Kalo mau nyelam, saya siap mendampingi..

Salam,

WPN
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: <[email protected]>
Date: Sat, 26 Jan 2013 10:14:27 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] Re: di Madura:  Aneh, Tiba-Tiba Muncul Pulau Karang
Curiganya mud-volcano spt banyak terjadi di perairan Indonesia Timur, muncul 
pulau tapi tak berumur lama krn bahannya lepas2, ambyar digempur gelombang.....
. 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Bandono Salim" <[email protected]>
Sender: <[email protected]>
Date: Sat, 26 Jan 2013 10:08:27 
To: Iagi<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] Re: di Madura:  Aneh, Tiba-Tiba Muncul Pulau Karang
Apa tidak ada foto?
Apa bukan sesar naik?
Di surabaya banyak penyelam loh, mungkin bisa diminta ke POSSI surabayA kirim 
penyelam?
Salam. Atau AITBGK yang dapat nyelam?
Salam.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Franciscus B Sinartio <[email protected]>
Sender: <[email protected]>
Date: Sat, 26 Jan 2013 01:05:02 
To: [email protected]<[email protected]>; 
iagi<[email protected]>; Forum Himpunan Ahli Geofisika 
Indonesia<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [iagi-net] Re: di Madura:  Aneh, Tiba-Tiba Muncul Pulau Karang
ini ada tambahan berita di merdeka.com

http://id.berita.yahoo.com/pulau-karang-tiba-tiba-muncul-di-tengah-laut-002917666.html



Pulau karang tiba-tiba muncul di tengah laut MaduraMerdeka.com – Kam, 24 Jan 
2013


MERDEKA.COM,
Pulau karang sepanjang 50 meter di tengah laut, tiba-tiba muncul di pesisir 
yang berada di Desa Labuhan, Kec Sepuluh, Bangkalan, Madura, Jawa Timur. 
Fenomena kemunculan gundukan karang setinggi sekitar tiga meter ini, diyakini 
masyarakat sekitar sebagai tanda akan terjadinya bencana.
Menurut warga sekitar, sebelum cuaca ekstrem melanda Laut Jawa, pulau baru di 
tengah laut yang terdiri dari puluhan batu karang dengan ukuran besar dan 
ribuan lebih karang berukuran kecil itu, tidak pernah ada. 
"Karang-karang dengan ukuran dan bentuk yang tidak lazim (tidak seperti yang 
biasa dilihat warga di bibir pantai) itu, muncul awal Januari lalu," kata Nur 
Afiah, warga Desa Labuhan, Rabu (23/1).
Awalnya, penduduk sekitar mengira cuma kumpulan pasir di tengah laut yang 
terdorong oleh ombak besar. "Tapi lama-lama tambah membesar, membentuk seperti 
kapal raksasa yang terdampar. Karena penasaran, penduduk akhirnya mendekat dan 
ternyata ada banyak karang. Bentuknya aneh-aneh, ada yang seperti tengkorak 
manusia, ada yang berbentuk lempengan dan karang yang kecil-kecil seperti 
tulang belulang."
Fenomena alam ini, dikhawatirkan sebagai pertanda akan terjadinya petaka di 
kawasan sekitar. "Terus terang saja, kami, warga di sini kaget dan takut, 
soalnya batu berukuran besar ini sebelumnya tidak ada, tapi kenapa kok 
tiba-tiba bermunculan, jangan-jangan ini isyarat sesuatu," sahut Firman (35), 
warga Desa Labuhan yang lain.
Meski demikian, misteri kemunculan pulau karang yang secara tiba-tiba ini, 
belum bisa dibuktikan secara pasti kalau nantinya akan terjadinya bencana. 
Hanya saja, kekhawatiran dan berbagai opini tetap muncul di desa setempat.
Beberapa di antaranya, menganggap kalau Desa Labuhan akan segera tenggelam 
disapu air laut. Ada juga yang berpikir, untuk selalu waspada saja, karena 
bencana apapun bakal terjadi dengan munculnya pulau karang tersebut. 
"Bentuk bencana itu, kita ya nggak tahu. Hanya saja kita patut waspada dan 
selalu istighfar, itu saja," kata Nur Afiah lagi, menimpali ucapan Firman.
Kendati memunculkan kekhawatiran dan spekulasi bernuansa mistis, warga sekitar 
tetap memanfaatkan keanehan pulau karang tersebut sebagai obyek wisata baru. 
Para nelayan di Desa Labuhan-pun, memanfaatkan perahunya untuk mengantar 
wisatawan lokal melihat dari dekat keunikan batu karang di pulau karang 
tersebut.
Cukup Rp 4 ribu per kepala, bisa mengobati rasa penasaran warga. Tak hanya 
warga di Pulau Madura yang berbondong-bondong ingin menyaksikan sendiri pulau 
karang itu, warga dari Surabaya, Sidoarjo, Gersik pun tak mau ketinggalan ingin 
menyaksikan fenomena alam tersebut.Sumber: Merdeka.com



________________________________
 From: Franciscus B Sinartio <[email protected]>
To: iagi <[email protected]>; Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia 
<[email protected]>; Xcons batch-1 <[email protected]> 
Sent: Saturday, January 26, 2013 2:37 AM
Subject: di Madura:  Aneh, Tiba-Tiba Muncul Pulau Karang
 

http://www.maduraterkini.info/headline/aneh-tiba-tiba-muncul-pulau-karang.html




Aneh, Tiba-Tiba Muncul Pulau Karang
Submitted by admin on January 21, 2013 – 1:07 amNo Comment
BANGKALAN-Percaya atau tidak. Begitulah ketika melihat fenomena alam di 
perairan Desa Pelabuhan, Kecamatan Sepulu. Betapa tidak, secara tiba-tiba 
beberapa hari terakhir ini muncul gundukan batu karang menyerupai tangkis laut 
di perairan setempat. Padahal, sebelumnya lokasi pulau karang itu berupa laut 
lepas, se hingga banyak warga yang terkejut atas fenomena alam tersebut. Warga 
pun berbondong-bondong mendatangi tangkis laut yang seolah membentuk pulau 
tersendiri itu.
Menariknya, warga setempat langsung membuat julukan tersendiri, yakni Takat 
Emas. Kabar dari mulut ke mulut yang menyebar dengan cepat akhirnya menjadikan 
lokasi tersebut ramai pengunjung. Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos 
Radar Madura, munculnya tangkis laut berkisar satu minggu. Martain Masturi, 
warga setempat menuturkan, munculnya tangkis laut itu diketahui warga semenjak 
tiga hari lalu, tepatnya Jumat. Martain menambahkan, tumpukan karang itu 
berbentuk melingkar. Setiap hari gundukan karang itu semakin membesar.
”Semakin membesar tumpukannya, ketika air surut maka bentuk tangkis semakin 
kelihatan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Madura kemarin (20/1). Hal senada 
diungkapkan Munir, warga yang rela basah-basah melihat dari dekat. Dia 
menuturkan, pihaknya heran saja melihat gundukan karang yang membentuk pulau 
tersendiri. Kepala Desa Pelabuhan Supriadi menjelaskan, munculnya tangkis laut 
diperkirakan sudah satu pekan. Namun, warga baru mengetahuinya tiga hari yang 
lalu. Dikatakan, entah berasal dari kepercayaan atau tidak, sebelum ada tangkis 
laut itu di atasnya sering ada sinar, tapi kemudian hilang begitu saja. 
”Sesepuh-sesepuh Pelabuhan dulu menyebutnya Takat Emas, dekat bibir pantai 
banyak Buju’ (Mdr, tempat dikeramatkan),” pungkasnya. (radar)
-- 
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"XCons-I" group.
To post to this group, send email to [email protected].
To unsubscribe from this group, send email to 
[email protected].
Visit this group at http://groups.google.com/group/xcons-i?hl=en.
For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke