Ndak gitu, yang muda lebih baik.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: <[email protected]>
Date: Mon, 28 Jan 2013 06:13:24 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] Re: di Madura: Aneh, Tiba-Tiba Muncul Pulau Karang
Lho, jangan kaget, om Bandono itu 'kan juga penyelam handal, cuma mungkin nggak 
enak aja mau menonjolkan dirinya sendiri, he..he..

Salam,
Syaiful

Sent from my deep heart

On Jan 27, 2013, at 7:02 AM, "ok.taufik" <[email protected]> wrote:

> Penyelam geologist banyak di IAGI diantaranya Parvita Siregar, Aris Nugraha, 
> Tiur Alda dll, Cak Ipul juga sering pakai baju selam belakangan ini :)
> Powered by Geologist never died just stoned®
> From: [email protected]
> Sender: <[email protected]>
> Date: Sat, 26 Jan 2013 23:11:12 +0000
> To: IAGI<[email protected]>
> ReplyTo: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net] Re: di Madura: Aneh, Tiba-Tiba Muncul Pulau Karang
> 
> Ada teman seangatan saya di geologi saat isi sebagai dosen di Kelautan Undip, 
> namanya Hariadi, pernah sbg ketua HMTG. Selain itu Hariadi juga mengajar 
> nyelam di Akpol
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> From: "Bandono Salim" <[email protected]>
> Sender: <[email protected]>
> Date: Sat, 26 Jan 2013 14:42:49 +0000
> To: Iagi<[email protected]>
> ReplyTo: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net] Re: di Madura: Aneh, Tiba-Tiba Muncul Pulau Karang
> 
> Wildan itu geologist penyelam di jkty juga banyak, di Sby aku tdk tau.
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> From: nyoto - ke-el <[email protected]>
> Sender: <[email protected]>
> Date: Sat, 26 Jan 2013 18:29:34 +0800
> To: <[email protected]>
> ReplyTo: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net] Re: di Madura: Aneh, Tiba-Tiba Muncul Pulau Karang
> 
> Yg diperlukan geologist penyelam, kalau cuman penyelam aja malah tambah 
> bingung nanti, gak bisa menerangkan apa yg kira2 telah terjadi ....
> 
> wass,
> nyoto
> 
>  
> 
> 2013/1/26 Bandono Salim <[email protected]>
>> Apa tidak ada foto?
>> Apa bukan sesar naik?
>> Di surabaya banyak penyelam loh, mungkin bisa diminta ke POSSI surabayA 
>> kirim penyelam?
>> Salam. Atau AITBGK yang dapat nyelam?
>> Salam.
>> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>> From: Franciscus B Sinartio <[email protected]>
>> Sender: <[email protected]>
>> Date: Sat, 26 Jan 2013 01:05:02 -0800 (PST)
>> To: [email protected]<[email protected]>; 
>> iagi<[email protected]>; Forum Himpunan Ahli Geofisika 
>> Indonesia<[email protected]>
>> ReplyTo: [email protected]
>> Subject: [iagi-net] Re: di Madura: Aneh, Tiba-Tiba Muncul Pulau Karang
>> 
>> ini ada tambahan berita di merdeka.com
>> 
>> http://id.berita.yahoo.com/pulau-karang-tiba-tiba-muncul-di-tengah-laut-002917666.html
>> 
>> 
>> Pulau karang tiba-tiba muncul di tengah laut Madura
>> Merdeka.com – Kam, 24 Jan 2013
>> 
>> MERDEKA.COM,
>> Pulau karang sepanjang 50 meter di tengah laut, tiba-tiba muncul di pesisir 
>> yang berada di Desa Labuhan, Kec Sepuluh, Bangkalan, Madura, Jawa Timur. 
>> Fenomena kemunculan gundukan karang setinggi sekitar tiga meter ini, 
>> diyakini masyarakat sekitar sebagai tanda akan terjadinya bencana.
>> Menurut warga sekitar, sebelum cuaca ekstrem melanda Laut Jawa, pulau baru 
>> di tengah laut yang terdiri dari puluhan batu karang dengan ukuran besar dan 
>> ribuan lebih karang berukuran kecil itu, tidak pernah ada. 
>> "Karang-karang dengan ukuran dan bentuk yang tidak lazim (tidak seperti yang 
>> biasa dilihat warga di bibir pantai) itu, muncul awal Januari lalu," kata 
>> Nur Afiah, warga Desa Labuhan, Rabu (23/1).
>> Awalnya, penduduk sekitar mengira cuma kumpulan pasir di tengah laut yang 
>> terdorong oleh ombak besar. "Tapi lama-lama tambah membesar, membentuk 
>> seperti kapal raksasa yang terdampar. Karena penasaran, penduduk akhirnya 
>> mendekat dan ternyata ada banyak karang. Bentuknya aneh-aneh, ada yang 
>> seperti tengkorak manusia, ada yang berbentuk lempengan dan karang yang 
>> kecil-kecil seperti tulang belulang."
>> Fenomena alam ini, dikhawatirkan sebagai pertanda akan terjadinya petaka di 
>> kawasan sekitar. "Terus terang saja, kami, warga di sini kaget dan takut, 
>> soalnya batu berukuran besar ini sebelumnya tidak ada, tapi kenapa kok 
>> tiba-tiba bermunculan, jangan-jangan ini isyarat sesuatu," sahut Firman 
>> (35), warga Desa Labuhan yang lain.
>> Meski demikian, misteri kemunculan pulau karang yang secara tiba-tiba ini, 
>> belum bisa dibuktikan secara pasti kalau nantinya akan terjadinya bencana. 
>> Hanya saja, kekhawatiran dan berbagai opini tetap muncul di desa setempat.
>> Beberapa di antaranya, menganggap kalau Desa Labuhan akan segera tenggelam 
>> disapu air laut. Ada juga yang berpikir, untuk selalu waspada saja, karena 
>> bencana apapun bakal terjadi dengan munculnya pulau karang tersebut. 
>> "Bentuk bencana itu, kita ya nggak tahu. Hanya saja kita patut waspada dan 
>> selalu istighfar, itu saja," kata Nur Afiah lagi, menimpali ucapan Firman.
>> Kendati memunculkan kekhawatiran dan spekulasi bernuansa mistis, warga 
>> sekitar tetap memanfaatkan keanehan pulau karang tersebut sebagai obyek 
>> wisata baru. Para nelayan di Desa Labuhan-pun, memanfaatkan perahunya untuk 
>> mengantar wisatawan lokal melihat dari dekat keunikan batu karang di pulau 
>> karang tersebut.
>> Cukup Rp 4 ribu per kepala, bisa mengobati rasa penasaran warga. Tak hanya 
>> warga di Pulau Madura yang berbondong-bondong ingin menyaksikan sendiri 
>> pulau karang itu, warga dari Surabaya, Sidoarjo, Gersik pun tak mau 
>> ketinggalan ingin menyaksikan fenomena alam tersebut.
>> Sumber: Merdeka.com
>> 
>> From: Franciscus B Sinartio <[email protected]

Kirim email ke