Yg disetor itu Deviden atau Migas Bagiane Negara , Kalau dilihat di APBN Pendapatn Negara dari Migas itu sekitar 198 T ( 2012) atau sekitar 20 Milyar Dollar lbh ( Total APBN 1300 an T ). Lha kalau SDA Non Migas malah gur 18 T atau cuma 1,8 Milyar dollar ( Minerba , dll ). Kemudian dipakai untuk subsidi 225 T atau 37 Milyar Dollar , jadi malah nombok. Jadi penghasilan dari Migas dan Minerba kita itu cuma dihabiskan dijalan raya selama 9 bulan saja habis jadi CO2 diudara ISM
> SKK MIGAS setor berapa ... Dijumlah dengan setoran > pertamina, itu baru setara dengan membandingkan petronas. > > Rdp > > On Monday, March 4, 2013, nardipta pratama wrote: > >> Rekan2x IAGI yth, >> >> Selingan berita saja, dibawah ini saya kopas berita dari >> Detik.com tentang Sumbangan Petronas ke Malaysia >> * >> * >> * >> http://finance.detik.com/read/2013/03/04/163432/2185238/4/petronas-setor-ke-malaysia-rp-190-triliun-pertamina-ke-ri-cuma-rp-7-triliun?f9911033>> >> * >> * >> >> Jakarta *- Petronas pernah belajar jadi perusahaan minyak >> nasional (Nasional Oil Company/NOC) dari PT Pertamina >> (Persero). Tapi kini, Petronas mampu menyetor dana ke >> Malaysia hingga Rp 190 Triliun, jauh lebih tinggi daripada >> sumbangan Pertamina ke pemerintah Indonesia Rp 7,7 triliun. >> >> Sumbangan Petronas itu setara 40% Anggaran Pendapatan dan >> Belanja Negara (APBN) Malaysia. Bandingkan dengan setoran >> Pertamina yang hanya 1,6% dari total APBN Indonesia. >> >> Pengamat Ekonomi Energi dari Indonesia Center for Green >> Economy, Darmawan Prasodjo mengatakan pendapatan Pertamina >> tahun 2012 sekitar Rp 25,89 triliun namun yang disetorkan >> ke negara hanya sekitar 3,5% yakni Rp 7,7 triliun. >> >> "Pendapatannya terakhir saya dengar Rp 25 triliun, setor ke >> negara sekitar 3,5% atau 7,7 triliun," kata Darmawan ketika >> ditemui di City Plaza, Senin (4/3/2013). >> >> Jika dibandingkan dengan APBN Indonesia yang mencapai 1.500 >> triliun, sumbangan Pertamina ke APBN itu hanya sekitar >> 1,6%. >> >> "Coba lihat sekarang APBN Indonesia berapa? Sekitar 1.500 >> triliun, kalau segitu sumbangannya hanya 1,6% saja," >> ungkapnya. >> >> Bandingkan dengan Petronas yang sumbangan pendapatannya >> dari Petronas ke APBN Malaysia setahun mencapai US$ 20 >> miliar atau setara Rp 190 triliun. >> >> "Itu setara dengan 40% APBN nya Malaysia," ujarnya. >> >> Namun hampir 70% keuntungan yang didapat Petronas, >> diinvestasikan kembali ke Petronas untuk pengembangan >> perusahaan tersebut. >> >> "Namun 70% dari profit diinvestasikan kembali ke Petronas, >> bandingkan dengan Pertamina yang kurang dari 10% >> diinvestasikan kembali ke Pertamina," ungkapnya lagi. >> >> Menurut Darmawan, hal inilah yang harusnya dipahami oleh >> Pemerintah Indonesia dan Pertamina. >> >> "Jika ingin mendapat keuntungan besar dari NOC nya maka >> besarkan Pertamina, beri stimulus agar pertamina besar. >> Caranya ya 100% keuntungan Pertamina dibalikkan kembali ke >> Pertamina untuk investasi," ucap Darmawan. >> >> Darmawan mencontohkan, Pertamina mengakuisisi ConocoPhilips >> Algeria Ltd, anak perusahaan ConocoPhilips yang menguasai >> Blok 405a. Lewat akuisisi, produksi minyak Pertamina >> bertambah 23.000 barel per hari. >> >> "Sekarang status blok tersebut setelah diakusisi bagaimana? >> Dibiarkan dianggurin, kenapa? Ya karena gak ada dananya, >> Pertamina lobi sana sini ke Pemerintah tapi uangnya enggak >> cair, padahal untuk investasi butuh dana besar dan cepat," >> tandasnya. >> Selain itu, Pertamina menganggarkan belanja modal US$ 10 >> miliar untuk investasi 5-10 tahun ke depan, bandingkan >> dengan Petronas dengan belanja modal US$ 96 miliar. >> >> "Di industri hulu itu butuh capital yang sangat besar, >> kalau mau untung besar dan jadi perusahaan besar," kata >> Darmawan. >> >> Darmawan pun menyebut Pertamina belum memiliki modal dan >> manajemen yang mempuni untuk menjadi perusahaan minyak >> negara terbesar setara Thailand atau Petrobrasnya Brasil, >> atau bahkan Petronas dari Malaysia. >> >> "Pertamina kurang dari 10% profitnya diinvestasikan kembali >> ke Pertamina, bandingkan dengan Petronas yang 70% profitnya >> diinvestasikan kembali," ujar Darmawan. >> >> "Kalau dilihat belanja modal Pertamina, ini Pertamina >> kekurangan capital yang kronis, hal ini membuat manajemen >> Pertamina tidak punya ruang untuk merespon dinamika dan >> peluang pasar, sementara lain halnya dengan Pertonas yang >> sangat mampu merespons dinamika dan peluang pasar," tandas >> Darmawan. >> >> >> Salam hormat, >> >> Nardipta >> > > > -- > - Seorang manusia terlihat tinggi bila dia tidak merendahkan > yang lain - ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id

