Thanks Mas Kartiko untuk sharingnya.
Saya ini civil engineer yg merapat ke geologi geotek beberapa tahun terakhir.
Kebetulan, beberapa bulan ini sedang mencoba peruntungan di Offshore Geoteknik.
Saya senang sekali dengan dunia geologi. Oleh karena itu saya mohon petunjuknya
dr rekan rekan.
Di offshore geotek, sedikit berbeda. Karena lebih dominan ke soil mechanics.
Ya betul mas, geotek dibeberapa client besar masuk ke survey department.
Civil dan geologi itu bisa nyebrang kemana mana, tergantung passionnya.
Job is not passion , but career is our passion.
Kawan saya dari civil , masuk ke halliburton dan sekrg di pertamina hulu
.Menjadi well head supervisor.
Karir kita ditentukan apa yg kita sukai, cintai. Sehingga mudah mengerjakannya,
24 hours untuk bdg passion kt dan keluarga. I love monday.
Salam ,
Nardipta
Dibawah ini sharing tentang karir dan passion dari Muhammad Noer (HR manager
dari unilever Singapura)
Your Job Is Not Your Career ,bisa dibaca di blog:
MuhammadNoer.com atau MembacaCepat.com
Apakah Anda bahagia dengan pekerjaan Anda saat ini?
Apakah pekerjaan (job) Anda sama dengan karir yang ingin Anda jalani?
Apa sebenarnya passion yang Anda miliki?
Itulah tiga pertanyaan besar yang hendak dijawab oleh Rene Suhardono, seorang
career coach dalam bukunya Your Job Is Not Your Career.
Buku ini dengan menarik berusaha mengajak pembacanya untuk melakukan perenungan
ke dalam diri sendiri. Apa sebenarnya yang menjadi tugas hidup Anda?
Saya mengenal Rene dari presentasi beliau di TEDx Jakarta yang pernah diulas di
blog ini. Ketika mendapat kesempatan berbicara dalam forum TEDx Jakarta di
tahun 2011, saya sempat bertemu dan berkenalan sebentar dengan beliau.
Bekerja Untuk Mencari Makna
Kembali ke pertanyaan di awal, ada banyak jawaban jika ditanya mengapa kita
bekerja. Ada yang bekerja untuk mendapatkan penghasilan, ada yang bekerja untuk
mengisi waktu luang, ada yang bekerja demi keluarga, ada pula yang bekerja
untuk beribadah.
Lantas apakah Anda sudah bahagia dengan pekerjaan yang Anda jalani saat ini?
Sebagian orang mungkin menjawab ya, sebagian lain masih ragu-ragu, dan ada pula
yang mengatakan tidak.
Padahal sebuah pekerjaan yang baik akan membantu pelakunya untuk berkarya.
Karya yang positif buat perusahaan, masyarakat, bangsa dan agama. Sebuah
pekerjaan pada dasarnya untuk berkarya, untuk mencari makna, untuk memberikan
kontribusi ke alam semesta.
Your Job Is Not Your Career
Pernyataan “Your Job Is Not Your Career” menurut saya sangat menarik. Rene
menjelaskannya dengan sederhana namun filosofis.
Pekerjaan adalah milik perusahaan, terkait sebuah jabatan, tugas, tanggung
jawab tertentu. Pekerjaan bisa hilang, berubah, dan berganti.
Adapun karir adalah rangkaian dari pekerjaan yang akan Anda jalani. Karir
adalah rangkaian kehidupan profesional Anda. Karir adalah milik Anda. Tidak
peduli di manapun Anda bekerja dan apapun pekerjaan yang Anda jalani saat ini.
Mengapa harus dibedakan antara pekerjaan dan karir?
Jawabnya sederhana. Jika Anda mengetahui dengan baik karir apa yang ingin Anda
kembangkan, kontribusi yang ingin Anda berikan, maka Anda bisa menata dan
merancang pekerjaan-pekerjaan yang membawa Anda ke karir idaman tersebut.
Karir bukanlah bagaimana caranya agar saya bisa menjadi manager dalam 3 tahun.
Atau bagaimana caranya mencapai level direktur sebelum berusia 40 tahun. Karir
adalah sebuah perenungan mendalam mengenali diri Anda sendiri apa sebenarnya
passion Anda. Pada bidang apa Anda bisa berkontribusi secara maksimal.
Temukan Passion Anda
Untuk itu, setiap orang perlu menemukan passion-nya. Sesuatu yang Anda sukai,
cintai dan mudah mengerjakannya. Passion tidak selalu sesuatu yang Anda sudah
menguasainya saat ini. Passion adalah sesuatu yang membuat Anda begitu
bersemangat melakukannya. Sesuatu yang jika Anda mengerjakannya Anda akan
merasa tidak sedang bekerja.
Menemukan passion adalah sebuah langkah untuk membangun karir pribadi Anda.
Bidang yang akan Anda jalani dengan sungguh-sungguh dengan berkarya yang
terbaik. Bisa jadi bukanlah sesuatu yang akan membuat Anda terkenal atau kaya
raya. Namun, Anda bisa menjadi diri sendiri, dan membuat sesuatu yang memang
Anda-lah ahlinya. Pada akhirnya kebutuhan akan penghasilan buat keluarga pun
akan dengan sendirinya terpenuhi.
Jujur Pada Diri Sendiri
Untuk menemukan passion tersebuat memang tidak mudah. Namun juga tidak terlalu
sulit. Anda harus menanggalkan kriteria sukses yang dibangun orang lain. Anda
harus mengubah kriteria berhasil yang ditetapkan oleh lingkungan. Anda harus
jujur pada diri sendiri.
Anda harus bertanya, apa sebenarnya minat saya?
Apa bidang yang saya sukai?
Mengapa saya menyukai bidang tersebut?
Apa sebenarnya yang ingin selalu saya lakukan setiap hari?
Apa yang ingin saya kontribusikan?
Selama Anda jujur, jawabannya sebenarnya ada di dalam diri Anda sendiri. Dengan
mengetahui passion, maka menjadi sebuah langkah untuk menjalani karir yang
dilandasi pengetahuan diri Anda. Apa karya yang hendak Anda jalani. Apa yang
ingin Anda kontribusikan buat perusahaan, keluarga, dan masyarakat.
Anda akan menjadi pribadi yang sukses karena memilih bidang yang tepat dengan
diri Anda. Bidang yang menjadi kekuatan Anda. Bidang di mana Anda bisa
berkontribusi secara maksimal dan memberikan manfaat bagi semua.
Selamat bereksplorasi. Selamat berintrospeksi.
Jangan lupa berbagi pandangan lewat kolom komentar.
Anda mendapatkan email ini karena mendaftar di blog
MuhammadNoer.com atau MembacaCepat.com
131 Serangoon Avenue 3, #02-16, Chiltern Park Condominium, Singapore 556112
Salam hormat,
Nardipta
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: kartiko samodro <[email protected]>
Sender: <[email protected]>
Date: Tue, 12 Mar 2013 07:54:47
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] Geosantis Geoteknik
Mas saya dulu minat geotek juga waktu kuliah...walau sekarang bekerja di
migas lebih sebagai petroleum geologist.
Sebenarnya geotek itu diperlukan di industri mana saja yang berhubungan
dengan bumi, baik bangunan sipil, onshore , offshore tambang atau migas.
Kalau di tempat saya bekerja team geotek masuk ke dalam grup survey dan
topography. Pada saat kita hendak mengebor , teman teman topo akan
melakukan site survey yg terdiri dari survey batimetri,meta ocean,
geoteknikal dan geophysical survey di sekitar lokasi sumur yang akan kita
bor. Dari data data itu kita sbg petroleum geologist akan melihat bersama
dengan rekan geologist dari topography untuk menjawab pertanyaan apakah
lokasi sumur yang akan kita bor pada posisi yang aman , kalau tidak apakah
kita perlu pindahkan,kalau kita pindahkan apakah masih bisa mencapai target
kita dsb. Jadi survey geotek adalah hal yang sangat penting di dunia migas.
On Mar 11, 2013 11:57 PM, <[email protected]> wrote:
> Dear Rekan 2x IAGI dan FGMI,
>
> Perkenalkan nama saya Nardipta, saya bekerja sebagai Geotechnical
> engineer. Saya berminat pada 2 bidang ini yaitu civil geotech dan geology
> geotech.
>
> Memang ada irisan ke oil and gas juga.
>
> Yang ingin saya tanyakan pada FGMI adalah apakah ada divisi geotechnic di
> Forum Geosantis Muda Indonesia.?jika ada apa saja aktivitas divisi
> geoteknya.
>
> Kebetulan Geotech yg saya pelajari untuk onshore, memang menyertakan basic
> geologi didalamnya dan mempelajari struktur geologi yg memungkinkan failure
> or observe bidang perlemahan untuk struktur Dam, jembatan, stockpile, jalan
> raya, slope stability pada pit,etc.
>
> Yang ingin saya tanyakan adlah jika ada seminar geosantis seperti beberapa
> wktu lampau, walau geotech tidak disebut. Apakah materi yg di sampaikan
> dapat dimanfaatkan orang geotek?
>
> Di australia, tampaknya geotech dgn background geologist banyak di
> butuhkan pada underground tunneling mining. Apakah di Indonesia banyak
> geologist yg berminat dgn geotech?
>
> Mohon advisenya.
>
> Salam hormat,
>
> Nardipta
> Powered by Telkomsel BlackBerry®