Lho, di petanya Decker et al 2009 yg dilampirkan tadi bukannya keliatan dhe
strike slip memanjang sampai tapalkuda Banda arc?


2013/4/23 Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>

>  Tiko
>
>  Untuk patahan yg memotong Papua memang secara morfologipun juga terlihat
> lineament-nya. Namun saya tidak menyangka kalau sampai memotong "tapalkuda"
> Banda Arc. Selama ini tapal kuda Banda Arc selalu dilihat sebagai satu
> kesatuan genesa. Sehingga pendekatan eksplorasi mineral maupun eksplorasi
> migas selalu menggunakan analogi antara Banda Arc Utara dengan Banda Arc
> Selatan.
>   Ini memang menjadi kompliasi mungkin disebabkan karena adanya dua atau
> lebih periode genesa tektonik yang saling tumpang tindih. Periode drifting
> Australian Plate (Mezo-Paleozoic) dan periode "plate crusting and locking",
> bertubrukan dan saling mengunci (Cenozoic). Tectonic recent dengan
> pengukuran GPS memang mungkin merekam remnant-remnant struktur lama, namun
> perlu hati-hati ketika mencoba untuk rekonstruksi. Karena menurut saya
> tectonic overprintingnya sangat 'severe'. satu dengan yang lain bisa saling
> 'overshadow'.
>
>  Banda Arc sudah harus ditinjau ulang tectonicnya. Peta Tektonik Indonesia
> 2008 ini sudah harus kita revisit dan kita review ulang. Ini tidak hanya
> untuk eksplorasi migas, eksplorasi mineral bijih tentunya juga perlu
> ditinjau ulang. Pak Daru, Mas Adi Maryono, Kang Imung ?
>
>  Salam
>  RDP
>
>
>
> 2013/4/22 astyka pamumpuni <[email protected]>
>
>> Pak Rovicky,
>> Interpretasi sesar yang NE-SW tersebut dikarenakan banyaknya gempa dengan
>> mekanisme fokal yang strike-slip (thn 1938 yg cukup besar 5.?) di tenggara
>> teluk cenderawasih-batas utara aru trough-hingga ke pusat gempa di utara
>> Sumlaki. namun demikian dari penampang kegempaan distribusi kegempaan
>> cenderung miring bukan vertikal (sebagaima biasanya sesar
>> strike-slip/wrench fault) (terlampir)
>>
>> sesar dengan arah NE-SW tersebut oleh beberapa penulis dipikirkan sebagai
>> solusi evolusi kepala burung. salah satunya adalah pigram dan panggabean
>> 1987 (cmiiw) (terlampir)
>>
>> Data GPS menunjukkan bahwa kepala burung bergerak relatif ke SW (terhadap
>> Australia)(terlampir). Namun demikian posisi statiun GPS Aru, Bandaniera,
>> Tual dan Saumlaki tidak menunjukkan adanya sesar strike-slip yang berarah
>> NE-SW (cmiiw). Kemungkinan pergerakan ke arah SW di akomodasi oleh sesar
>> E-W (Terera Aiduna), Sesar-sesar naik di Seram fold thrust belt dan Aru
>> trough.
>>
>>
>> salam,
>> Astyka.P
>>
>>
>>
>> 2013/4/20 Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
>>
>>> Dalam laporan gempa di Saumlaki, Banda Arc dari USGS yg baru saja saya
>>> terima, saya mendapati gempa ini diperkirakan oleh USGS akibat patahan yang
>>> "memotong" Band Arc.
>>> Baru kali ini saya melihat patahan yang memotong Banda Arc ini. Adakah
>>> yang tahu paper atau artikel yang menjelaskan keberadaan patahan ini ?
>>>
>>> Saya melihat Banda Arc ini harus di"revisit". Banyak data-data baru,
>>> seismic baru dan seismicity baru yang memungkinkan kita untuk melihat
>>> sejarah pembentukan dan potensi SDA sepanjang Banda Arc. Barangkali saja
>>> Metalogeny sepanjang Banda Arc ini juga menyimpan perbedaan antara "North
>>> Banda Arc" dan "South Banda Arc".
>>>
>>> Salam ngulik
>>>
>>> RDP
>>>
>>> link to USGS
>>> http://earthquake.usgs.gov/earthquakes/eventpage/usb000gcgu#summary
>>>
>>> <http://earthquake.usgs.gov/earthquakes/eventpage/usb000gcgu#summary>--
>>> *"**Good idea is important key to success, "working on it" will make it
>>> real."*
>>>
>>
>>
>
>
> --
> *"**Good idea is important key to success, "working on it" will make it
> real."*
>

Kirim email ke