Bener ndak perlu eksplorasi, yang beli sedikit(?) Ndak perlu ambil minyak mentah, beli saja dari luar. Mending 100% importir sajalah. Untung bumn besar, cadangan tidak berkurang. Cerdik sekali koh liam ini. Saluut. Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: <[email protected]> Sender: <[email protected]> Date: Wed, 19 Jun 2013 20:05:17 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [iagi-net] BBM Naik Cad Minyak bertambah. Wah kayaknya untuk menaikan cadangan minyak lbh gampang dg menaikan harga BBM daripada melakukan ekplorasi......... ISM Harga BBM Naik, Umur Cadangan Minyak RI Bertambah Jadi 38 Tahun Ramdhania El Hida - detikfinance Rabu, 19/06/2013 14:53 WIB Foto: dok.detikFinance Jakarta - Kenaikan harga BBM subsidi menurut pemerintah sudah sangat diperlukan, untuk memperbaiki pola konsumsi di Indonesia. Tanpa kenaikan harga, maka masyarakat akan boros sehingga mempercepat habisnya cadangan minyak Indonesia. "Kalau tanpa kebijakan kenaikan BBM, konsumsi BBM rata-rata naik 10 persen, jadi diperkirakan cadangan minyak Indonesia habis 20 tahun," ujar Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawaty saat ditemui di Auditorium kantor pusat Ditjen Bea Cukai, Jalan Ahmad Yani, Jakarta, Rabu (19/6/2013). Menurut Anny, jika konsumsi BBM subsidi masyarakat dapat ditahan, maka cadangan minyak dapat dijaga hingga 38 tahun. "Kalau pola konsumsi bisa mulai dikendalikan cadangannya bisa sampai 30-38 tahun, sehingga bisa ada penambahan 10-18 tahun," tegasnya. Anny menambahkan, pola konsumsi BBM meningkat karena harga minyak di Indonesia sangat murah. Setiap tahunnya, jumlah kendaraan meningkat sehingga kebutuhan BBM turut meningkat. Belum lagi ditambah dengan adanya penyelundupan. "Kalau harga murah cenderung kita tidak berhemat, smuggling (penyelundupan). Produksi motor hampir 10 juta unit roda dua, tahun lalu, mobil 800 ribu ternyata produksinya 1,2 juta mobil, tahun ini diperkirakan bisa 1,5 juta," paparnya. Padahal, Indonesia tidak memiliki cadangan minyak yang banyak jika dibandingkan negara pemilik cadangan minyak lainnya. Anny menyebutkan beberpaa negara dengan cadangan minyak besar. Contohnya Venezuela yang memiliki cadangan minyak 297,6 miliar barel dengan jumlah penduduk 29,3 juta, Saudi Arabia memiliki jumlah cadangan 267,9 miliar barel dengan jumlah penduduk 28,1 juta, China memiliki 25,6 miliar barel dengan jumlah penduduk 1,334 miliar. Sementara Indonesia memiliki cadangan minyak 4 miliar barel dengan jumlah penduduk 242,3 juta, Malaysia memiliki cadangan 4 miliar barel dengan jumlah penduduk 28,9 juta, dan Brunei memiliki cadangan 1,1 miliar barel dengan jumalh penduduk 0,4 juta. "Jadi wajar kalau di negara yang cadangan minyaknya banyak harganya murah, tapi kalau kita, cadangannya 4 miliar barel jumlah penduduknya banyak, harusnya tidak seperti sekarang," ujar Anny. ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id

