Sdr. Liamsi:
Ini lah yang namanya industri migas/energi sektor "non-rieel"
Masalahnya ada pepatah di industri migas: "all prospects are good until you drill!". Menguasai block migas atau geothermal itu mempunyai nilai dalam portfolio perusahaan, bahkan dapat diperjual belikan dengan harga berlipat kali. Jadi buat apa ngebor dengan risiko tinggi jeblok dan biaya mahal. Perusahaan apapun tujuannya cari duit, bukan cari minyak dan gasbumi. Demikianpun dengan PT Pertamina sekarang, yang diharapkan dari semua BUMN sekarang kan dividen yang besar. Migas dan batubara dalam pemikiran para ekonom kita kan cuman commercial commodity saja untuk menghasilkan duit untuk APBN, bukan sebagai sumberdaya energi.
Itu penjelasannya
Wassalam
RPK

----- Original Message ----- From: <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, October 02, 2013 9:46 AM
Subject: Re: [iagi-net] Kontraktor Production Sharing yang Tidak mau Ngebor


Cak Luth , ternyata fenomena ini juga menular di geothermal ,
banyak blok/WK yg terlantar setelah dilelang , problem nya
hampir sama setelah dibuka lebar lebar open tender WK .
Pertanyaannya  pembenahannya dimulai  dari mana ? apa   back to
basic lagi , setelah " Uji Coba " ini tidak berhasil

ISM


Dalam email pak YY (Yustinus Yuwono) yang lalu mengangkat
masalah K3S yg tak mau ngebor walau data seismik cukup
mengacu penjelasan pak Koesoemadinata.  Memang setelah
pergantian UU Migas 8/1971 dengan UU Migas 22/2001 terjadi
pergantian dapur pengadaan lahan migas baik melalui tender
maupun join study. Tak ada strategy yg jelas perusahaan
minyak mana yang menjadi target market. Akibatnya asal ada
perusahaan yang mau hayooo ikut tender/join study nantinya
dapat lahan. Kalau tak salah sekarang ada lebih dari 100
blok yang tak di-apa2kan oleh Operatornya karena si operator
perusahaan minyak-minyik (perusahaan yg tak jelas). Bahkan
ada 1 perusahaan minyak yang reputasinya gak terkenal
mendapat 16 blok di laut dalam, kalau komitmen pasti utk
ngebor 2 sumur, biaya 1 sumur diatas usd 100 juta, maka
perusahaan ini harus menyediakan dana diatas usd 3.2 milyar
(wouuw...) Untuk membor 32 sumur. Akibatnya yg ada sekarang
K3S lebih memperdagangkan lahan/blok dari pada
mengoperasikannya.

Kondisi sekarang makin parah karena dasar hukum
pengoperasian upstream migas tidak jelas: 1. Sejak MK
membubarkan bpmigas 13 Nov '12, seluruh pasal (19 pasal)
yang terkait kegiatan Hulu migas dibatalkan

2. Pengganti bpmigas harus dibentuk dengan UU (sampai
sekarang belum ada kabar lanjutan revisi UU Migas)

3. Untuk mengisi kekosongan, pengganti bpmigas bersifat
sementara harus masuk ke Pemerintah (amar putusan MK).
Karena unit pemerintah maka pimpinannya (Ka/Waka/Deputi)
mestinya diisi oleh PNS (bagaimana dengan Ka dan Deputi SKK
Migas?)

4. Skk Migas dibentuk berdasarkan peraturan presiden, gaji
pekerja dan pimpinan Skk Migas ditetapkan dengan Peraturan
Menteri ESDM. Sampai sekarang belum ada peraturan MESDM yg
mengatur ini. Dari audit BPK dinyatakan Anggaran Skk Migas
non APBN melanggar UU Keuangan, akibatnya belum ada
kejelasan Anggaran Skk Migas utk 2014 (kabarnya masuk APBN).


5. Di dalam Perpres, utk Skk Migas ada Dewan Pengawas, Ketua
Dewan Pengawas lapor/bertanggung jawab kepada MESDM. Baik
MESDM maupun Ketua Dewan Pengawas dijabat Jero Wacik,
sehingga Wacik lapor/bertanggung jawab ke Wacik (ada konflik
of interest.....kayak dagelan saja).

6. Dalam UU No. 38/2008 (mengatur Kementrian), bahwa Menteri
tidak boleh merangkap jabatan di lembaga yang Anggaran
Lembaga ini di danai dengan uang negara (Skk Migas didanai
dengan keuangan negara, maka jabatan Ketua Dewan Pengawas
tak boleh dirangkap oleh MESDM)

7. Posisi Skk Migas terhadap KKKS maupun KKS: waktu
pergantian dari UU 8/1971 ke UU 22/2001, ada amandemen PSC
yg tadinya kata Pertamina diganti BPMIGAS. Dengan keberadaan
Skk Migas belum pernah dibuat amandemen PSC terhadap
keberadaan Skk Migas dalam PSC (kontraktor PSC bekerja atas
dasar kontrak/PSC, sedangkan Skk Migas tak tertulis dalam
kontrak/PSC). Maka tak ada dasar hukumnya Skk Migas
memberikan persetujuan dalam operasional PSC.

Ya itulah yang kudu segera dibenahi. Walaupun 2013
dinyatakan tahun ngebor/banyak ngebor tetapi yang terjadi
sebaliknya (lain yang gatal lain yang digaruk) Kumaha Koh
Liamsi ?


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: yustinus yuwono <[email protected]>
Sender: <[email protected]>
Date: Tue, 1 Oct 2013 15:34:49
To: iagi-net<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] Basement di Sumatra: jarak dekat
tapi berbeda?
Vita & Shofie yang baik,

Th 2012 dan bulan Maret 2013 yl saya adakan kursus basement
reservoir di
Yogya dan Bandung, peminat gk begitu banyak,
sekitar 20 org, bahkan
kebanyakan para junior geologist.
Dalam kursus tersebut saya diskusikan
mengenai basement
prospect dari sudut petrologi (Petrology Assessment). Nah
dari diskusi yang dibuka Vita ini, kebanyakan yang angkat
bicara adalah
temen2 geotektonik. Saya yang hardrocker coba
saharing di sini (mau gak mau
kalo bicara basement harus
mengajak petrologist, tak iyo?):
Pengalaman saya studi basement di South Sumatra Basin
(SSB):
1. Dari studi sekitar 60 sumur yang menembus basement (atau
dianggap
basement), saya kelompokkan himpunan batuannya
secara  sederhana (merujuk
ke arah kepentingan ekonomi
praktis) dalam 4 kelompok: Kelompok granitoid,
kelompok
volkanik, kelompok metamorf non karbonat, dan kelompok
metamorf
karbonat (marble).
2. Urutan yang paling prospek berturut- turut : Granitoid,
Metamorf
karbonat, Volkanics, dan terakhir metamorf non
karbonat.
3. Porosity dalam basement saya bagi menjadi tiga:1.
fracturing by
tectonics, 2. fracturing by hydrothermal, dan
3. porosity dari proses
surficial weathering.
4. Pengamatan dari data empiris dan experimental, fracturing
dari tektonik
hanya menghasilkan max 6%. Sedangkan
fracturing dari hidrotermal bisa
mencapai 100%!!!!!!
(contoh di zona Loss of Drilling Fluid di Lap
Geotermal).
Nah bila anda punya granit basement yang ekonomis dengan
porosity mencapai 30%-40% (contoh Vietnam, India), saya
lebih mudah
menjelaskan bahwa porosity tsb disumbang oleh
hydraulic fracturing dari
hydrothermal fluid (pre rifting
process). Tectonic fracturing yang sangat
kecil itu
peranannya penting untuk "membuka porosity by hydrothermal
yang
sering tidak bersambung satu sama lain, selain itu
karena sifatnya yang
lebih regional, tectonic fracturing
juga bertindak sebagai channel way
untuk migrasi HC supaya
bisa masuk ke basement. Jadi menurut saya, tectonic
fracturing bukanlah "rumah" bagi HC, rumah sebenarnya dari
HC adalah
hydrothermally altered zone.
5. Untuk "weathered" type porosity, saya skeptis. Karena:
zona weathered
yang tipis ini, kalau "tenggelam" dan
posisinya persis menempati bagian
atas dari actual basement
pasti sudah diagenesis berat akibat overburden
yang bisa
ribuan meter tebalnya dari sedimentary sequences di atas
basement, hasilnya akan menjadi tight, logis to?, meskipun
mungkin masih
mampu menyimpan porosity aslinya. Apalagi
zona weathered ini pasti banyak
lempung (kaolinit dan
monmorilonit yang berubah menjadi illit, hal ini
makin
mengurangi porositas.
6. Membicarakan weathered zone ini, kita sudah diskusi
panjang di milis ini
ketika kita membicarakan "granite
wash" masih ingat ya Vita?
7. Pengalaman saya di Tambang Timah Bangka (gak usah jauh-2
ke Vietnam kalo
mau mempelajari weathering proses dari
granitoid, di Bangka- Belitung
banyak open pit besar-2 yang
mudah kita pelajari). Di Bangka itu granit
wash ini
tebalnya max tidak lebih dari 40-50 m saja. Nah kalo anda
punya
produktif basement yang tebalnya sampai 100m ya
mustahil kalo dari
weathering. Kalo saya amati produk
pelapukan granit di Bangka, kebanyakan
warnanya kemerahan
karena oksida besi yang berasal dari pelapukan
pyrite-chalcopyrite (sulfida), dan mafic mineral.Bagi saya
mudah saja
meng-identifikasi, bila anda punya cutting yang
diperkirakan weathered
granite ini masih mengandung sedikit
mineral sulfida (pyrite, ccp) pasti
cutting anda bukan
weathered granite atau granite wash, tetapi adalah
altered
granite. Ingat, min sulfida adalah metastable pada kondisi
atmosfere, mudah berubah menjadi iron oxide.
Sharing nya rada panjang, maaf kalo mengganggu.
Salam,
YSY


2013/10/1 kamsul hidayat <[email protected]>

Mbak Vita dan rekan2 IAGI ysh;

Mbak Vita apa kabar nih? kayaknya sejak 1992 nggak pernah
jumpa muka, he
he..
Sy baru baca materi dari mbak Vita di bawah:) ingin ikut
nimbrung discuss
dari sudut pandang seorang hardrocker :)
mungkin Paleozic basements Sumatra
merupakan satu kesatuan
geologic setting dengan basements yang ada di
Semenanjung
Malaya, terutama pada bagian2 basement yg di kalangan
hardrocker disebut sebagai 1) Western Tin Belt
(Siluro-Devonian deep marine
sedimentary rocks "Tethyan
origin" dan Triassic Sn-W granite batholith)  2)
Central
Gold Belt (Permo-Triassic continental shelf "fore arc"
sequences yg
di intrusi oleh Early Jurassic Plutons
granite-syenit dan terahir dipotong
oleh dike
diorit/tonalie). Di tempat saya, Penjom dan sekitarnya
"Central
Gold Belts" , basements ini tersusun atas
perselingan batulanau-pasir
tufaan, calcareous sandstone,
carbonaceous shale dan sedikit limestone yang
dipotong
oleh dyke dan sill tonalite. Batuan2 sedimen dan beku yang
berbeda
umur ini (sedimen imur "Permo Trias" batuan beku
umur "Trias") bisa
ditemukan secara bersamaan pada satu
singkapan atau open pit.

Yang menarik, basements ini dipotong oleh thrust fault
berarah NE (35 deg)
pada zaman Early Jurassic, di mana
sesar besar ini memproduksi "milled
rocks" dan alterasi
graphite, hancuran batuan & karbon ini naik ke atas
"upwelling" mengikuti rekahan bidang sesar, dan membentuk
zona impermeable.
Zona ini menjadi semacap perangkap
(lithocap) dari fluida hydrothermal yang
naik ke permukaan
sehingga diendapkan urat2 kuarsa yang mengandung logam2
berharga. Apakah sesar N35E ini menerus sampai ke Sumatra?
thus, zona
lithocaps nya  menjadi perangkap hidrokarbon
"oil dan gas" di sana?

Sebagai ilustrasi, di bawah ini saya sertakan peta dan foto
singkapan
batuan2 basement pada open pit. Jika ingin lebih
jelas, singkapan batuan2
tersebut bisa dilihat di sini :)
sebagian dari batsement Paleozoic ini
sudah masuk
processing plant :) :)




Foto basements : sedimen diintrusi tonalite

Salam,
Kamsul Hidayat
Central Gold Belt-Semenanjung Malaysia
  ------------------------------
 *From:* "[email protected]" <[email protected]>
*To:* Iagi <[email protected]>
*Sent:* Wednesday, September 25, 2013 11:52 AM
*Subject:* Re: [iagi-net] Basement di Sumatra: jarak dekat
tapi berbeda?

Hehehe lupa pelajaran tektonik regional dari pak sekendar?
Powered by Telkomsel BlackBerry®
------------------------------
*From: * Parvita Siregar <[email protected]>
*Sender: * <[email protected]>
*Date: *Wed, 25 Sep 2013 02:54:40 +0000
*To: *[email protected]<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *[iagi-net] Basement di Sumatra: jarak dekat tapi
berbeda?

 Rekan-rekan IAGI-Net yang asik2,

Ini mungkin pertanyaan yang tidak terlalu cerdas, tetapi
saya kemarin2 ini
melihat data beberapa sumur di Sumatra
yang sampai ke basement.  Dan dalam
jarak yang lumayan
dekat, komposisi basementnya beda sekali: yang satu
marble, yang satu phyllite.  Sementara, saya yang lumayan
awam ini
berpikiran kalau di Sumatra itu, basementnya
mustinya granitic.  Ternyata
tidak musti begitu ya?

Mungkin ada yang mau memberikan pencerahan mengenai
basement?  Sekali2
jadi Hardrockerlah.(hidup metaaal).



*PARVITA SIREGAR** |* SENIOR GEOLOGIST | AWE (NORTHWEST
NATUNA) PTE LTD | AWE
LIMITED
 ------------------------------
 P +62 21 2934 2934  |  D EXT 107  |  F +62 21 780 3566  |
 M +62  811
996 616  |  E [email protected]
ARKADIA OFFICE PARK, TOWER F, 14TH FLOOR, JI. LET. JEND TB
SIMATUPANG KAV
88 JAKARTA  12520 INDONESIA

SYDNEY *|* NEW PLYMOUTH *|* PERTH *|* JAKARTA
*www.awexplore.com*
If you are not an intended recipient of this email, please
notify the
sender, delete it and do not read, act upon,
print, disclose, copy, retain
or redistribute it.


----------------------------------------------------
Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)
The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition
Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,-
(mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
information
posted on its mailing lists, whether posted by
IAGI or others.
In no event shall IAGI or its members be liable for any,
including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever,
resulting
from loss of use, data or profits, arising out of or in
connection with
the use of
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------




----------------------------------------------------
Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)
The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition
Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,-
(mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
information
posted on its mailing lists, whether posted by
IAGI or others.
In no event shall IAGI or its members be liable for any,
including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever,
resulting
from loss of use, data or profits, arising out of or in
connection with
the use of
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------



----------------------------------------------------

Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)

The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition

Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/

----------------------------------------------------

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact

----------------------------------------------------

Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,-
(mahasiswa)

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:

Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta

No. Rek: 123 0085005314

Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia

No. Rekening: 255-1088580

A/n: Shinta Damayanti

----------------------------------------------------

Subscribe: [email protected]

Unsubscribe: [email protected]

----------------------------------------------------

DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
information

posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or
others.

In no event shall IAGI or its members be liable for any,
including but not limited

to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever, resulting

from loss of use, data or profits, arising out of or in
connection with the use of

any information posted on IAGI mailing list.

----------------------------------------------------





___________________________________________________________
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id


----------------------------------------------------
Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)
The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition
Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

----------------------------------------------------
Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)
The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition
Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

Kirim email ke