>
> From: [email protected]
>
> MESDM mengajukan RUU Panas Bumi ke DPRRI. Apakah IAGI pernah diminta
> pendapat oleh Pemerintah tentang RUU Panas Bumi ?
>

Saya kurang tahu mengapa IAGI (ahli geologi) tidak "diundang" untuk
memberikan masukan dalam penyusunan.
Ada beberapa hal alasan/kemungkinanya :
- Karena tidak ada usaha secara aktif dari IAGI dalam menyuarakan
pengembangan geothermal.
- Sudah ada ahli geologi yang memberikan sumbangan pemikiran tetapi tidak
melalui IAGI, baik melalui instansinya maupun melalui organisasi lain (API
dll)
- Adanya (asumsinya) persoalan utama pengembangan geothermal bukan
permasalahan bawah permukaan.

*Barangkali memang IAGI kurang "keras" menyuarakan tentang geothermal.
*
Seandainya ada anggota IAGI yang menjadi aktifis Geothermal bersedia dan
ingin menyuarakan ide, pemikiran serta menyumbangkan tenaga dan waktunya
untuk pengembangan geothermal, tentunya PP-IAGI akan memfasilitasi hal ini
sesuai dengan kompetensi IAGI (sisi ilmiah, keilmuan kebumian). Ntah dalam
memberikan ceramah, workshop ataupun lunch talk, termasuk press release
tentunya PP-IAGI dengan senang hati akan memfasilitasinya.

Walaupun agak aneh dengan usaha sekedar press release, tetapi dalam
beberapa hal IAGI mulai didengar ketika membuat press release termasuk
dipanggil KPK, eh diundang KPK. Juga diundang berbagai instansi untuk
memberikan kontribusi pemikiran sebagai narasumber.

Saat ini saya hanya tahu sedikit sekali ahli geologi (anggota IAGI) yang
profesinya di bidang geothermal, sehingga seringkali mereka sangat sibuk
sekali dengan tugasnya. Dan akhirnya kesulitan menyempatkan dalam kegiatan
organisasi (termasuk menyuarakan ide dll). Dan tentunya kalau ini keterusan
akan menyulitkan profesi ahli geothermal itu sendiri.

Pak Aussie Gautama beberapa waktu lalu mengingatkan saya sebagai Ketua IAGI
untuk *mensosialisasikan profesi ahli geothermal* ini ke mahasiswa.
Tentusaja IAGI melalui FGMI dan SM-IAGI sudah melakukannya, dan ini harus
dilakukan terus menerus, bukan hanya sekedar "pernah" melakukan.

Usaha-usaha IAGI dalam pengembangan geothermal memang masih belum optimal,
potensi-potensi sumbangan (kontribusi) IAGI pada perkembangan profesi
maupun pengembangan industri geothermal memang harus diteruskan. Paling
tidak supaya "keberagaman" diskusi serta kegiatan IAGI mewakili semua
profesi. *["jangan hanya ribut kalau soal migas doank donk pakdhe"]*

Challenging !

Salam
Rovicky Dwi Putrohari
--
*"Tidak ada satu cara terbaik untuk menyelesaikan masalah bangsa. Tapi
pasti ada satu langkah kemajuan bila anda ikut serta memperbaikinya".*

----------------------------------------------------
Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)
The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition
Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

Kirim email ke