kabar kelut 4: mari kita urus sapi-sapi kita

belum ada yang terlanjur. termasuk bagi warga babadan kab. kediri yang
memiliki lebih dari 1000 sapi. yang masalah adalah kesempatan untuk
mengurus sapi tersebut tidak diberi. babadan tidak sendiri. ada babadan-
babadan lain. bagaimana sebaiknya?

refleksi dari merapi. warga  memilih tempat yang memungkinkan sapinya dapat
dipelihara. memang perlu waktu untuk itu. melakukan evakuasi mandiri dengan
"mengajak" rojo koyonya memang bukan hal sederhana. tapi ternyata bisa
dilakukan.

malam kemarin warga berhasil bersama-sama menyelamatkan diri. alhamdulillah
semua selamat. nah. setelah menginap dan mengendap semalam... saat ini
rasanya waktu yang pas untuk memikirkan sapi-sapi kita sebelum sapi itu
kurus, stress dan mati. kita tahu kemampuan bertahan peliharaan kita pun
bermacam2. warga yang lebih mengerti sebaiknya yang harus dilakukan.

pemerintah tentu mampu memfasilitasi warga agar dapat mengelola piaraan itu
dengan efektif. perlu diingat bahwa ganti rugi bukan satu2 cara dan rasanya
bukan yang paling disuka warga. ')

urusan mengelola peliharan ini sering terjadi beda pendapat antara warga
dan perangkat pemerintah. apa yang dipirkan dan dilakukan warga untuk
mengelola peliharaan sering dipandang sebelah mata oleh perangkat
pemerintah. bahkan dianggap sesuatu yang "gila". padahal hewan peliharaan
itu adalah penghidupannya. tempat menggantungkan kehidupan dan masa
depannya. karena sangat wajar bila warga sangat menyayangi hewan peliharaan
dan rojokoyonya. sesuatu yang tidak dapt dibayangkan oleh para menikmat
gaji. tapi.. bolehlah disamakan kecemasan warga atas hewannya mirip dengan
kecemasan kalau kehilangan pekerjaan... sehingga kebanyakan melakukan
tindakan abs, asal bapak senang. asal atasan senang.

kembali ke rojokoyo tersebut... gimana sebaiknya? kuncinya satu. jangan
lepas tangan. mari kita urus bersama2. fasilitasi masyarakat untuk
mengurus. kalau tidak mampu.. jangan halangi masyarakat yang berkeinginan
untuk mengurus. nah.. kawan-kawan kami mencoba memulai menemani dan
membantu warga mengelola rojo koyonya.. . anda berminat turut serta? (et
paripurno, +62818260162)

------------------------------------------------------------
posko bersama peduli erupsi g. kelut
jangkar kelut-kappala indonesia-psmb upn veteran.
kontak pengelolan relawan dan bantuan [email protected]

ET Paripurno
+62818260162
[email protected]
www.geohazard.blog.com

----------------------------------------------------
Siapkan waktu PIT IAGI ke-43
Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition
JAKARTA,15-18 September 2014
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

Kirim email ke