Halo Pak Kartiko,

Sy sudah lihat dan baca juga buku itu.  Pak Ali Akbar tidak pernah
mendiskusikan perihal buku itu dengan saya sampai sudah terbitnya.   Secara
umum buku itu menceritakan di seputar penelitian Gn.Padang dengan menarik,
cukup informatif dan komprehensif, terutama untuk kalangan arkeolog dan
umum.  Namun, terusterang saya agak menyesalkan karena memuat cukup banyak
gambar-gambar dan keterangan data survey geofisika-geologi tanpa
mendiskusikannya terlebih dahulu.  Data geologi-geofisika itu status di
dunia ilmiahnya masih in-progress, unpublished.  Mempublikasikan di buku
cetak resmi dengan sembarangan akan mengurangi nilai ilmiahnya bahkan bisa
menjadi malapetaka apabila nanti paper ilmiah benerannya di submit ke
Journal Internasional, apalagi yang kelas satu karena biasanya mereka sangat
ketat terhadap materials yang sudah dipublikasikan di mana saja.
Memperlihatkan pada umum gambar-gambar penampang geofisika tanpa keterangan
teknis-ilmiah dan diskusi yang cukup pun tidak ada gunanya selain hanya
memperlihatkan bahwa data itu beneran ada.   Tentu juga banyak distorsi pada
keterangannya yang menyangkut survey dan data geologi-geofisika karena bukan
keteranggan langsung dari pelakunya. Sebetulnya dari tujuan dan esensi buku
tersebut, dia bisa menceritakan perihal survey geologi-geofisikanya tanpa
harus terlalu teknis dan memperlihatkan gambar-gambar.  Tapi sudah
terlanjur, tidak apa-apa, Pak Ali juga bermaksud baik,hanya tidak familiar
dengan etika dan kebiasaan di dunia ilmiah earth sciences; lagian sebagian
gambar-gambar itu sebelumnya juga sudah tersebar kemana-mana di internet.
Ini memang sikon penelitian yang lain dari yang lain; sebuah proses
penelitian ilmiah yang menjadi public domain, mudah2an tidak membuat
rintangan sulit ketika nanti kami membuat publikasi ilmiahnya di Jurnal.
Apapun nanti sudah konsekwensinya, dan esensi dari penelitian ini tidak
semata untuk kepentingan dan prestasi ilmiah individual  tapi berkaitan
dengan kepentingan publik dan berbagai tujuan baik lainnya.  Demikian Pak
pandangan saya.

 

Sebagai info menarik juga bagaimana "strict"nya dunia ilmiah, dalam Buku
Plato Tidak bohong... yang saya buat,  saya menceritakan perihal endapan
tsunami Pra-2004 di Aceh yaitu yang terjadi tahu 1390 dan 1450 M (dalam
kaitannya dengan hilangnya Kerajaan Samudra Pasai).  Saya memperlihatkan
endapan itu dengan foto saya sendiri, namun umur carbon datingnya saya
katakan hasil dari Tim Prof. Kerry Sieh dari  EOS, Singapore (yang belum
di-publish resmi di Jurnal).  Saya juga ada menyertakan satu foto beliau dan
saya ketika penelitian di Mentawai.  Akibatnya, setelah Pak Kerry lihat Buku
Plato ... itu dia marah besar...  Sebetulnya saya sudah menduga dia bisa
tidak senang karena etika umum sekecil apapun kita mau mempublish sesuatu
yang berhubungan dengan (hasil) peneliti lain harus ada komunikasi dulu.
Waktu itu publikasi buku terburu-buru sehingga saya tidak sempat.  Saya
tidak menduga beliau bukan hanya tidak senang tapi murka!  Dan saya lebih
paham serta minta maaf setelah beliau menjelaskan kenapa murka...

 

Salam,

Danny

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of kartiko
samodro
Sent: 04 Maret 2014 10:31
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] SBY serius akan memugar G Padang ,

 

Pak Danny

 

Saya saat jalan jalan di gramedia,  sempat melihat dan  baca buku Misteri
Gunung Padang tulisan dari Pak Ali Akbar...

 

Apakah Pak Danny mengetahui tentang penerbitan buku tersebut ? Dan bagaimana
menurut Pak Danny terhadap pendapat yang ditulis di buku tersebut ? Apakah
sejalan dengan pemikiran Pak Danny ?

 

ps : Banyak foto  Mas Andang yang dijadikan model profesional geologist yang
bekerja di penelitian gunung Padang  :-)


Regards

 

Kartiko

2014-03-03 23:09 GMT+07:00 Danny Hilman Natawidjaja
<[email protected]>:

Dalam seminar kemarin saya memberikan perbandingan kasus yang  serupa, yaitu
Situs Gobekli Tepe di Turki.  Lapisan bangunan paling tuan yang sudah
tergali umurnya 11.600 tahun lalu. Katanya masih ada lapisan yang lebih tua
lagi yang belum tergali.  Bangunan 11.600 tahun lalu ini DITIMBUN secara
sengaja pada masa sekitar 9600 tahun lalu.  Untuk apa dibangun dan kenapa
ditimbun sampai sekarang masih misteri.  Gunung Padang bukan teka-teki
mudah.  Mungkin harus bertahap dalam menguraikan teka-tekinya. Diteliti
lebih lanjut  lapis per lapis struktur fisik dan umurnya.  Syukur-syukur
bisa menemukan sesuatu yang memberikan informasi tentang lembaran sejarah
peradaban yang hilang...

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Bandono
Salim
Sent: 03 Maret 2014 19:28
To: Iagi
Subject: RE: [iagi-net] SBY serius akan memugar G Padang ,

 

Tumpang tindih lokasi peribadatan sampai sekarang juga masih ada. Islam,
Hindu,  dijumpai Kudus; Hindu, Budha pernah kulihat di Bali; tetapi semua
masih dalam skala tahun.
Sejarah Pompei yang tertimbun 6-7mtr hasil erupsi Vesuvius ditemukan tidak
sengaja. Dalam hitungan abad.
Jadi saya anggap sangat hebat penerus pembangunan GP yang berbeda waktunya
dlm hitungan ributaun.
Juga lapisan 1 dan 2 apalagi lapisan 3, tebalnya tanah penutup sudah dapat
menghilangkan jejak bekas bangunan peribadatan.
Peralatan/perhitungan apa astronomi atau kalender apa yang digunakan?

Kalau tanah penutup diambil dari sekitar dan pembangungannya dalam skala
abad, juga sulit diterima.

Ini fikiran gampang saja krn hanya melihat contoh di Jawa Bali.
Salam geol geologi.

"Bandono Salim" <[email protected]> menulis:
>
> Data carbon datingnya bukan dari gerabah.  Kalau tidak salah dari sisa
tetumbuhan. Lebih baik tanya ke DH saja.
> Salam.
>
> Pada 3 Mar 2014 14:25, "Awang Harun Satyana" <[email protected]>
menulis:
>
>> "All prospects look good until drilled."
>>
>>  
>>
>> Saya sepaham dengan pendapat Pak Koesoema.
>>
>>  
>>
>> Pak Mino, teman-teman oil company pun sangat ilmiah dan datanya memadai,
termasuk melakukan berbagai modeling, saat mengusulkan suatu bor eksplorasi
atas suatu prospek. Mereka juga meyakini (dalam tingkat keyakinan yang
berbeda-beda) bahwa prospeknya mengandung minyak. Ketika sumur dibor,
ternyata gagal, bor lagi, gagal lagi. Ternyata prospek yang kelihatannya
begitu bagus itu tak mengandung migas.
>>
>>  
>>
>> Saat ini, selama belum kasat mata bahwa ada bangunan besar dan sangat
maju pada zamannya di dalam Gunung Padang itu, bangunan besar di dalam
Gunung Padang itu hanyalah prospek, semaju apa pun modeling geofisika
menggunakan geolistrik atau tomografi atasnya.  Bahkan untuk Gunung Padang
dua atau tiga sumur uji yang telah dibor pun belum cukup untuk membuktikan
bahwa ada bangunan besar di dalamnya. Data umur berdasarkan metode karbon-14
itu yang menghasilkan umur sangat tua, belum tentu berasal dari sampel
artefak yang ditembus oleh sumur, bukan?
>>
>>  
>>
>> Maka sekarang bila telah dirasa cukup semua penelitian geofisika dan
geologi atas Gunung Padang itu, mulailah memikirkan melakukan pemugaran
(tanpa merusak situs megalitik yang sudah ada) dan tunjukkan bahwa bangunan
di dalam Gunung Padang itu benar-benar ada, bahwa tak hanya bilah2 megalitik
yang ditemukan di sekeliling gunung ini.
>>
>>  
>>
>> Sederhananya, tunjukkanlah bahwa ada bangunan seperti kita sekarang bisa
melihat Borobudur berdiri di atas tanah. Bila hanya berdasarkan data
geofisika dan bor, lalu paritan arkeologi yang belum optimal, sudah
menyimpulkan ada bangunan besar, sangat maju, sangat tua, pusat peradaban
dunia, hm.itu terlalu terburu2. Hanya bangunan besar yang kasat mata berdiri
di atas tanah yang akan membuat percaya, bukan data2 geofisika, bor, atau
buku2 sebagus apa pun analisis atas data itu, sebagus apa pun buku itu
ditulis. Bedakan antara data dan fakta.
>>
>>  
>>
>> Salam,
>> Awang
>>
>>  
>>
>> From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
[email protected]
>> Sent: Monday, March 03, 2014 12:25 PM
>> To: [email protected]
>> Subject: Re: [iagi-net] SBY serius akan memugar G Padang ,
>>
>>  
>>
>> Memang reseachnya sangat mengagumkan, tetapi secara implisit teori
piramida sudah tdak muncul, tetapi bukit G. Padang itu alami, (volcanic neck
barangkali) hanya saja bangunan di puncak dan lereng bagian atasnya telah
disusun oleh columnar jointed batuan beku. Jadi lebih luas dan lebih dalam
daripada bangunan megalithik yg sebelumnya sudah diketemukan. Masalah apakah
itu mencerminkan peradaban yg tinggi masih "debatable" karena yg
didefinisikan peradaban harus ada bukti adanya sistem pemerintahan,
perniagaan dan differensiasi pekerjaan. Bukti2 ini belum diketemukan, bahkan
diketemukannya artefakpun belum dilaporkan.
>> RPK
>>
>> Powered by Telkomsel BlackBerryR
>>
>> ________________________________
>>
>> From: "Ben Sapiie" <[email protected]>
>>
>> Sender: <[email protected]>
>>
>> Date: Mon, 3 Mar 2014 05:06:14 +0000
>>
>> To: <[email protected]>
>>
>> ReplyTo: [email protected]
>>
>> Subject: Re: [iagi-net] SBY serius akan memugar G Padang ,
>>
>>  
>>
>> Saya pertama kali mendengarkan presentasi DH di kampus ITB minggu lalu.
Menurut saya dia memberikan sebuah argumen scientific yang baik dan jelas
serta berdasarkan data yang cukup banyak dan tertata dengan baik. Walaupun
interpretasinya masih mungkin bisa dipedebatkan (spt halnya dalam eksplorasi
migas) terutama permasalahan umur dan materials yang digunakan utk
menentukan umur. Dari hasil penelitian dijelaskan object geologi alami dan
situs buatan manusianya.. Saya pikirr ini sudah cukup kuat agumennya dari
hasil metoda geofisik dan pemboran (dilakukan. ADB). 
>>
>> Sehingga saya pikir ini saatnya bagi yang berminat utk ikut membantu
meneliti atau mengambil data sebelum SBY memugar lokasi tersebut. Agar
semuanya menjadi matang dan jelas yg disertai pendapat2 yang lain baik yang
mendukung atau berbeda hasil selama dengan metoda kuantitatif yang sama.
Saya yakin DH dan team akan bersedia menshare hasil penelitiannya dengan
para peminat geo-arkeologi (sebuah konsep ilmu yang menarik juga). 
>>
>> Salam, 
>>
>> BS
>>
>> Powered by Telkomsel BlackBerryR
>>
>> ________________________________
>>
>> From: [email protected]
>>
>> Sender: <[email protected]>
>>
>> Date: Mon, 3 Mar 2014 04:51:41 +0000
>>
>> To: <[email protected]>
>>
>> ReplyTo: [email protected]
>>
>> Subject: Re: [iagi-net] SBY serius akan memugar G Padang ,
>>
>>  
>>
>> Dari presentasi Danny Hilman tg 28 Februari di kampus ITB, ternyata
istilah maupun gambar pyramid sdh sama sekali tidak muncul lagi. 
>> Wassalam
>> RPK
>>
>> Powered by Telkomsel BlackBerryR
>>
>> ________________________________
>>
>> From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
>>
>> Sender: <[email protected]>
>>
>> Date: Mon, 3 Mar 2014 11:14:12 +0700
>>
>> To: IAGI<[email protected]>
>>
>> ReplyTo: [email protected]
>>
>> Subject: [iagi-net] SBY serius akan memugar G Padang ,
>>
>>  
>>
>> FYI dibawah ini twit SBY ttg hal itu :
>>
>> Beberapa hari lalu, saya meninjau Situs Gunung Padang di Cianjur. Diduga
situs ini merupakan bangunan prasejarah "terbesar" di dunia. *SBY*
>> Sejak tahun 2011, saya mendapatkan laporan ttg penelitian situs Gn.
Padang ini oleh para peneliti & pakar unggulan Indonesia. *SBY*
>> Secara ilmiah, bukan klenik, didapat gambaran ttg misteri situs tsb.
Penelitian ini perlu dituntaskan utk menguak sejarah masa silam. *SBY*
>> Hasil penelitian selama ini menggambarkan, diduga usia situs ini amat
tua, lbh tua dr piramida Mesir & besarnya 9 kali Candi Borobudur *SBY*
>> Jika semua perkiraan ini benar, perlu dilakukan pemugaran situs tsb,
sebagaimana pemugaran Candi Borobudur dulu. *SBY*
>> Pemerintah, baik pusat maupun Jabar, perlu berikan dukungan thdp
penelitian & insya Allah pemugaran situs budaya Gn. Padang ini. *SBY*
>> Jk pemugaran tlh dilakukan & misteri "kebesaran" Indonesia masa silam
dihadirkan, situs ini akan jadi obyek wisata & penelitian dunia. *SBY*
>> Selalu ada pro & kontra. Mari berikan ruang & dukungan pd para peneiliti
yg dg gigih & kerja keras ingin sumbang sesuatu utk negerinya *SBY*
>>
>> Salam
>>
>> RDP
>>
>> --
>>
>> "Saya akan mengikuti pemimpin yang menebar sikap optimis, bukan yang
menguak fakta negatip yang merusak semangat  !".
>>
>>
>> ----------------------------------------------------
>> Siapkan waktu PIT IAGI ke-43
>> Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition
>> JAKARTA,15-18 September 2014
>> ----------------------------------------------------
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id <http://iagi.or.id/> 
>> Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
>> ----------------------------------------------------
>> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>> ----------------------------------------------------
>> Subscribe: [email protected]
>> Unsubscribe: [email protected]
>> ----------------------------------------------------
>> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
>> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
>> In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but
not limited
>> to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
resulting 
>> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with
the use of 
>> any information posted on IAGI mailing list.
>> ----------------------------------------------------
>>
>>
>> ----------------------------------------------------
>> Siapkan waktu PIT IAGI ke-43
>> Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition
>> JAKARTA,15-18 September 2014
>> ----------------------------------------------------
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id <http://iagi.or.id/> 
>> Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
>> ----------------------------------------------------
>> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>> ----------------------------------------------------
>> Subscribe: [email protected]
>> Unsubscribe: [email protected]
>> ----------------------------------------------------
>> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
>> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
>> In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but
not limited
>> to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
resulting 
>> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with
the use of 
>> any information posted on IAGI mailing list.
>> ----------------------------------------------------
>>


----------------------------------------------------
Siapkan waktu PIT IAGI ke-43
Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition
JAKARTA,15-18 September 2014
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id <http://iagi.or.id/> 
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
use of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

=


----------------------------------------------------
Siapkan waktu PIT IAGI ke-43
Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition
JAKARTA,15-18 September 2014
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id <http://iagi.or.id/> 
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
use of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------



----------------------------------------------------
Siapkan waktu PIT IAGI ke-43
Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition
JAKARTA,15-18 September 2014
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
use of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

=


----------------------------------------------------
Siapkan waktu PIT IAGI ke-43
Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition
JAKARTA,15-18 September 2014
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

Kirim email ke