Rekan-rekan ysh: 

Setelah menunggu sekitar tiga tahun  atas kesediaan mas Daru untuk maju sebagai 
calon (kuat) Ketum IAGI, alhamdulillah akhirnya tahun ini hal itu terjadi juga.

Mencermati visi, misi dan program kerja yang disampaikan beliau, menurut saya;  
Semua runut, komprehensif, aktual sekaligus visioner namun tetap terukur dan 
sangat 'doable'. Itu semua tak terlepas dari faktor seorang Sukmandaru; 
kapasitas, pengalaman dan capaian beliau dalam berorganisasi dan karir 
profesionalnya saya yakin sebagian besar dari masyarakat geologi di Indonesia 
sudah tahu sehingga tidak perlu dielaborasi satu persatu di sini.  Namun satu 
hal yang mungkin belum diketahui oleh sebagian orang adalah;  luar biasa 
besarnya support  yang telah, sedang dan akan selalu diberikan kepada beliau 
ketika memimpin sebuah organisasi oleh orang-orang yang saya tahu betul bahwa 
kawan-kawan ini (dan anda semua nantinya)  sangat 'militan dan profesional' 
dalam hal memegang komitmen untuk 'get things done'. 

Oleh karena itu jika dirunut ke belakang, bukanlah sebuah kebetulan atau 
sesuatu yang mengherankan jika tim yang pernah dibangun dan dipimpin oleh mas 
Daru selalulah sebuah tim yang sangat kuat dan solid dengan capain-capaian yang 
tidak perlu diragukan lagi . . dan saya yakin itu akan terjadi LAGI bahkan 
LEBIH untuk IAGI kali ini  . . . Apalagi dengan dukungan ANDA kali ini . .

Saya memilih SP untuk IAGI yang lebih MEMBUMI, bagaimana dengan ANDA?

Salam,
Budi Stj

Nb: sebagai bahan referensi saya tautkan email beliau tentang visi, misi dan 
program kerjanya.
--------------------------------------------------------
On 22 Agt 2014, at 18.35, "'S. (Daru) Prihatmoko' [email protected] 
[economicgeology]" <[email protected]> wrote:

 
Rekan-rekan MGEI ysh, 

Seperti kita ketahui, KPU IAGI 2014-2017 sdh mengumumkan hasil verifikasi calon 
Ketum IAGI, dan Alhamdulillah, saya dinyatakan lolos bersama 3 calon yg lain. 
Kepada rekan-rekan yang telah mendukung saya untuk pencalonan ini, saya 
menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya.  

Untuk lebih mengenalkan kepada rekan-rekan semua, bersama ini saya ringkaskan 
pandangan saya ttg IAGI sebagai induk organisasi MGEI (sebagian pernah saya 
posting di milist ini). Sejalan dengan perkembangan bangsa dan negara 
Indonesia, peranan ilmu kebumian dan ahli geologi telah dan akan semakin 
meningkat dalam tiga bidang utama aplikasi geologi yakni pengelolaan sumberdaya 
kebumian, mitigasi bencana geologi dan konservasi lingkungan/ alam. Di 3 bidang 
ini sebagian besar ahli geologi Indonesia berkecimpung, dan terkait erat dengan 
IAGI. 



Seperti halnya yang terjadi di negara lain, arah pembangunan suatu bangsa dan 
negara secara umum akan menuju kepada pemberdayaan dan pelibatan komponen 
nasional (termasuk tenaga ahli) untuk sebesar-besarnya kepentingan bangsa dan 
negara tersebut, tak terkecuali Indonesia. Di tengah tarik ulur berbagai 
kepentingan seperti di antaranya nasional vs asing, ekstraksi (manfaat ekonomi) 
vs konservasi, dan juga situasi politik praktis dalam negeri akhir-akhir ini, 
IAGI sebagai organisasi yang telah berumur lebih dari 64 tahun tengah 
mendapatkan tantangannya untuk berperan lebih besar lagi dalam pembangunan 
bangsa dan negara Indonesia. Siapapun pengurusnya, untuk 3 tahun ke depan, IAGI 
harus mampu menjawab tantangan utama yakni “berperan dan bermanfaat lebih besar 
lagi untuk Indonesia”. Sehingga, pada hemat saya, kepengurusan IAGI yang akan 
datang harus (lebih) mampu menjawab tantangan untuk “berperan dan bermanfaat 
lebih besar lagi bagi Indonesia”. Sederhananya kita memerlukan:  “IAGI yang 
LEBIH MEMBUMI”. 



Visi, misi dan program kerja kepengurusan IAGI yang saya (dan tim) siapkan, 
disusun dengan mempertimbangkan tantangan yang akan dihadapi IAGI 3 tahun ke 
depan tsb. 

 

Visi:

 

IAGI lebih dirasakan manfaatnya oleh seluruh pemangku kepentingan kegeologian 
(ekstraksi, konservasi dan mitigasi)

 

Misi:

 

1.     PROFESIONALISME: Meningkatkan dan menjaga profesionalisme ahli geologi 
Indonesia

2.     PENDIDIKAN GEOLOGI: Berperan aktif membantu pengembangan dan peningkatan 
kualitas pendidikan geologi Indonesia

3.     NARASUMBER KEGEOLOGIAN: Berperan aktif menjadi narasumber handal dan 
obyektif bidang kegeologian, meliputi (a) pengembangan potensi dan pengelolaan 
sumberdaya kebumian yang bertanggung jawab, (b) konservasi lingkungan, serta 
(c) mitigasi bencana geologi

4.     SOSIALISASI GEOLOGI: Sosialisasi geologi berkesinambungan ke semua 
pemangku kepentingan

 

Program Kerja Utama:

  

PROFESIONALISME

1.     Sertifikasi ahli geologi berdasar bidang kompetensi (geologi teknik, 
geohidrologi, migas (?) - seperti yang telah sukses dilaksanakan di bidang 
minerba oleh MGEI (bersama PERHAPI);  melalui Sistem Competent Person Indonesia 
dan Kode KCMI – yang akan dilanjutkan membawa IAGI/ MGEI menjadi RPO 
(Recognized Profesional Organization) di tingkat internasional

2.     Seminar, workshop, kursus dan “field trip” ilmiah untuk para anggota

 

PENDIDIKAN GEOLOGI 

3.     Reaktifasi KNPGI (Komite Nasional Pendidikan Geologi Indonesia), salah 
satunya untuk mengatasi kesenjangan kualitas lulusan geologi dari berbagai 
perguruan tinggi Indonesia

4.     Kuliah tamu oleh praktisi ahli geologi ke perguruan tinggi untuk 
membantu pendidikan geologi Indonesia (“IAGI goes to campus”)

5.     Kerja sama ilmiah/ keilmuan dengan institusi lain seperti pemerintah, 
perguruan tinggi, dan organisasi profesi internasional

6.     Reaktifasi publikasi geologi Indonesia (Majalah Geologi Indonesia) 

 

NARASUMBER KEGEOLOGIAN

7.     Berperan aktif menjadi narasumber kegeologian: memberikan masukan 
perihal kebijakan publik (ke pemerintah/ DPR) serta isu-isu terkait dengan 
kegeologian, di antaranya pengelolaan energi (migas, panas bumi, batubara) dan 
bahan tambang, serta penanganan kebencanaan dan konservasi lingkungan

 

SOSIALISASI GEOLOGI

8.     Sosialisasi geologi berkesinambungan tentang isu-isu geologi dan 
kehidupan sehari-hari kepada stakeholder geologi yang relevan (guru-guru 
sekolah, kelompok pecinta alam, wartawan, pelaku pasar modal, dll)

9.     Konferensi berskala nasional dan internasional (bekerja sama dengan 
organisasi profesi lain) di antaranya “KAIKNAS” (Konferensi Asosiasi Ilmu 
Kebumian Nasional) tahun 2015,  “GEOSEA” (Geology of SE Asia) tahun 2016, serta 
Peringatan 200 tahun letusan Tambora, 2015

 

ORGANISASI

10.  Konsolidasi internal organisasi dan mendorong keaktifan anak-anak 
organisasi IAGI (MGEI, FOSI, ISPG, MAPEGI, FGMI)


5 hari lalu kita merayakan HUT kemerdekaan negeri tercinta, dan kita melihat 
serta mendengar (bahkan saya merasakan langsung di lingkungan perumahan saya, 
di antara tetangga RT….), merebaknya (kembali) semangat nasionalisme dalam 
perayaan dan pesta kemerdekaan tersebut.  Semoga ini merupakan pertanda bagus 
ke arah mana bangsa dan negara ini akan bergerak………dimana IAGI-MGEI dapat 
berperan serta di dalamnya. 

Saya sangat mengharapkan masukan, ide-ide brilian, saran dari rekan-rekan MGEI, 
untuk kebaikan dan kemajuan induk organisasi kita (IAGI), dan tentunya dukungan 
serta kerja samanya seandainya nantinya saya mendapatkan amanah untuk mengelola 
kepengurusan IAGI 2014-2017, seperti halnya dukungan rekan-rekan semua selama 
ini kepada MGEI.

Salam akhir pekan,
Daru
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Kirim email ke