Rekan2 IAGI,
Saya dan beberapa rekan menyempatkan silahturahmi kekediaman pak Koesoemadinata
sabtu kemarin. Rumah di elevasi Bandung Utara menyuguhkan pemandangan kota
Bandung begitu turun dari mobil. Belum lagi udara segar yg terhirup pada setiap
tarikan nafas. Sungguh suasana yg luar biasa sebelum menapaki tangga rumah
bergaya modern minimalis.
Tercatat sebagai anggota IAGI no 13, pak Koesoema menyempatkan berbagi sejarah
terbentuknya IAGI. "Sejarah pembentukan IAGI dimulai dengan berlangsungnya
Pertemuan Ilmiah Geologi yg pertama di Bandung yg berlangsung dari tanggal 7 sd
12 Maret 1960", demikian ulasan Sejarah Pembentukan IAGI yg tertulis pada
majalahIAGI pertama. "Pantia Persiapan" mempelajari kemungkinan pembentukan
perhimpunan ahli geologi dan menentukan "Panitia Lima" yang diserahi tugas
mempercepat realisasi pembentukan perhimpunan. Sesuai namanya, "Panitia Lima"
teridiri dari 5 orang yaitu:
- Ismet, dari perusahaan minyak Indonesia
- J.A. Katili, dari Institut Teknologi Bandung
- Sartono, dari Institut Teknologi Bandung
- Djajadi Hadikusumo, dari jawatan geologi
- S. Sigit, dari jawatan geologi
IAGI adalah asosiasi science dan profesi. Menurut pak Koesoema, IAGI belum
berimbang sebagai asosiasi science nya. Profesi geologi sarat dengan evaluasi
dan interpretasi. IAGI harus menjadi lembaga yg mengatur kode etik interpretasi
dan evaluasi tsb, kaitannya jika akan dipublikasikan. IAGI juga harus berperan
terhadap informasi geologi yg tidak benar dan merugikan, bahkan menjurus ke
penipuan. Namun IAGI juga harus mampu membela usaha kriminalisasi evaluasi
teknis anggotanya.
Pak Koesoema melihat sudah saatnya IAGI memiliki standarisasi operasional untuk
Indonesia. SOP penghitungan cadangan salah satu yg dicontohkan. Sehingga
sertifikasi dan pendidikan profesi menjadi hal mutlak menjadi program IAGI,
mengingat profesi ahli geologi berkaitan langsung dengan savety dan investasi.
Mencontohkan seorang apoteker dan notaris, fresh graduate geologi perlu diberi
pembekalan mengenai industry yg akan digelutinya.
Terakhir sebelum berpamitan pulang, pak Koesoema berpesan agar IAGI tidak
MEMIHAK namun memberi edukasi.
Demikian sedikit sharing dari silahturahmi dengan salah satu anggota pertama
IAGI.
IAGI bagi Negeri, berkarya mendunia!
Salam,
Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Siapkan waktu PIT IAGI ke-43
Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition
JAKARTA,15-18 September 2014
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use
of
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------