Saya kok jadi miris dan sedih, hanya satu objek studi (padahal masih buaanyak 
keilmuan geologi yang masih perlu di bahas dan didiskusikan di indonesia 
ini)..namun diskusi dan perdebatan ilmiah tentang geologi gunung padang oleh 
para ahlinya saja bisa tidak selesai dengan kesepakatan solusi ilmiah untuk 
pembelajaran dan kemajuan ilmu geologi di masa depan. Malah jadi saling tuduh 
dan saling curiga tanpa ada solusi.
Bagaimana para geologiawan muda bisa muncul dengan segala ketertarikan dalam 
diskusi dan penelitian ilmiah untuk mengembangkan IAGI agar semakin maju 
kedepannya..kalau para ahlinya saja seperti ini.
Padahal hasil kedua analisa ilmiahnya saja kalau menurut saya pribadi sangat 
menarik untuk dipelajari lebih lanjut. Lalu memang tidak ada lagi kemungkinan 
yang lain? Jangan2 memang kedua hasil analisa itu benar adanya dan keduanya 
terjadi di cakupan area studi. Kenapa tidak bisa selalu open mind untuk 
persoalan tersebut? Malah dengan begitu akan membuat semua penelitian semakin 
menarik untuk di pelajari, karena dengan ketertarikan dan kepenasaranan ilmu 
itu dapat berkembang. Kalau semua tetap "keukeuh" dan percaya saja bumi itu 
datar...pasti gak akan ada hasil penelitian yang membuktikan bahwa bumi itu 
bulat. Tapi kan tidak juga serta merta yg mengemukakan bumi datar juga 100% 
salah atau bodoh bahkan bejat karena itu pun hasil dari suatu penelitian 
seharusnya.

Apakah ada yang suka berfikir kenapa di milist IAGI ini yang muncul hanya nama2 
itu saja dalam berbagai kesempatan dari puluhan ribu member IAGI? Kenapa nama2 
baru, nama2 geologiawan muda sangaat jarang aktif berdiskusi dan mengemukakan 
pendapatnya di milist ini? Bagaimana ilmu geologi di Indonesia ini bisa 
berkembang secara terbuka kalau begitu? Bagaimana bisa ada kaderisasi kalau 
semua masih saja tertutup dan terkotak-kotak?

Karena ini masih dalam suasana idul adha..saya ingin mengucapkan selamat idul 
adha untuk semua yang merayakan dan mohon maaf lahir bathin.


Salam,

Budi ardiyana
Geologiawan muda yang belum ahli dan masih tidak punya pengalaman
(Sayang sebenarnya banyak geologiawan muda yang pintar2 namun tidak pernah 
muncul di IAGI ini untuk berdiskusi dan mengemukakan pendapatnya)


Sent from my Samsung Galaxy smartphone.

Kirim email ke