Halo Pak Yatno,

Kenapa beranggapan bahwa pembuat situs megalit (dipermukaan) meratakan puncak 
bukit dari batuan alamiah berupa bukit lidah lava berstruktur kekar kolom?

Apakah bapak melihat bukti ada singkapan kekar kolom alamiah dari tubuh 
lava-nya di (dekat) permukaan?  Data yang menunjang tubuh lava-nya sampai ke 
(dekat) permukaan apa?

 

Salam,

DHN

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of yustinus 
yuwono
Sent: 22 Nopember 2014 0:25
To: iagi-net
Subject: Re: [iagi-net] Megalit g padang

 

Rekan2,
Saya belum punya data absolut dating juga blm ada referensi tentang ini. Tapi 
pengalaman saya memberikan perkiraan berdasar kondisi morfologi serta tingkat 
pelapukan saya perkirakan umurnya Pliosen atau lebih tua.
Saya juga perkirakan bssalt bukan dari seamont ataupun mor, dari peta geologi 
regional lebih cenderung subduction related. Meskipun saya juga gk ada data 
kimianya, perkiraan saya cenderung berafinitas toleit. Perkiraan saya 
volkanisme yang bertanggung jwb adalah awal dari volkanisme Tersier di Busur 
Sunda ini. Suatu busur volkanik biasanya diawali produk toleit sebelum 
berkembang menjadi lebih alkali.

Memang pembuat situs ini adalah nenek moyang kita yg sangat cerdas, mereka 
sudah memahami prinsip engineering, yaitu memanfaatkan material yang ada, tidak 
perlu mengangkut jauh dr tempat lain. Hebatnya lagi dengan alat apa mereka 
menggali dan meratakan puncak bukit untuk membentuk 5 teras ini? Apakah sudah 
ada peralatan dari besi atau logam semacam cangkul atau sekop pada zamannya? 
Mohon pencerahan dr rekan2 arkeologi yg lebih berkompeten.
Salam,
YSY

<[email protected]> wrote:
>
> Menarik Pak Yatno.
>
> Apakah ada dating umur dari lava basaltnya ?
>
> Apakah lava basalt itu berasosiasi dengan seamount atau mor ? atau ada 
> mekanisme lain ?
>
> Regards
>
> Kartiko
>
> 2014-11-13 17:17 GMT+07:00 yustinus yuwono 
> <[email protected]>:
>>
>> Rekans, berikut catatan singkat pengamatan saya saat eskursi yl.
>> 1. Melihat morfologi dan surface appearance g padang, tak pelak lagi g 
>> padang adalah sisa lidah lava basaltis yg di ekstrusikan in situ, dengan 
>> struktur dominan columnar jointed.
>> 2. Pelapukan kimia terlihat sangat intensif menghasilkan residual soil tipe 
>> lateritik yang cukup tebal berwarna kemerahan. Intensitas pelapukan beragam 
>> secara lateral maupun vertikal. Pelapukan kimia ini di beberapa tempat 
>> diikuti pelapukan mekanik membentuk fenomena spheroidal weathering.
>> 3. Di atas punggungan g padang yang membujur kurang lebih arah utara- 
>> selatan inilah dijumpai punden berundak yang terdiri dari 5 tingkatan teras 
>> yang di atasnya dijumpai kumpulan2 yang berkelompok dari batu kolom sisa 
>> pelapukan yang membentuk situs megalitik, sebagai bukti tak terbantahkan 
>> adanya sisa kebudayaan manusia purba yg hidup pada zamannya.
>> 4. Dari pengamatan geologi permukaan, kelompok batu kolom ini pasti tidak 
>> mengelompok sedemikian rupa secara alamiah, pasti disusun oleh orang2 yg 
>> hidup pada waktu itu, jadi pasti ada campur tangan manusia untuk keperluan 
>> ritual atau yg lain, teman2 arkeologi pasti lebih memahaminya. Bentukan 
>> teras berundak juga jelas bukan terbentuk secara alamiah karena ada 
>> keteraturan yg sangat tinggi mengikuti selera manusia dibandingkan selera 
>> alam.
>> 5. Dari deskripsi di atas, dapatlah dibuat rekonstruksi sederhana sbb:-) 
>> G Padang sebelum dibentuk situs, adalah sebuah singkapan lidah lava basaltik 
>> dengan ciri berstruktur kekar kolom yang mengalami pelapukan kimiawi sangat 
>> intensif diikuti pelapukan mekanik di beberapa bagian permukaan. Seperti 
>> lazimnya singkapan batuan aliran lava secara umum akan membentuk permukaan 
>> yang smooth bukan morfologi yang rough bila telah mengalami pelapukan 
>> apalagi cukup intensif. Jadi punggungan bukit yang smooth ini yang permukaan 
>> nya tersusun oleh residual soil lateritik dengan banyak sisa bongkah batu 
>> kolom bersembulan dari permukaan tanah dipilih oleh manusia purba untuk 
>> dibangun sebagai tempat pemujaan? Kenapa ada sisa batu kolom bersembulan? 
>> Itu mudah dijelaskan karena adanya erosi sehingga menyisakan batu2 kolom 
>> yang sudah terlepas satu sama lain karena pelapukan yang terjadi sebelumnya. 
>> Orang2 pada zaman itu lalu meratakan tanah membentuk 5 buah teras di masing2 
>> teras disusunlah batu2 kolom yang tadinya terserak tidak teratur. Pada saat 
>> mereka menggali tanah untuk membuat teras2 itu pasti mereka menemukan sisa 
>> batu kolom yang lebih banyak lagi di bawah permukaan tanah karena seluruh 
>> punggungan gunung ini memang semuanya batuan lava basalt. Semua batu2 kolom 
>> ini baik yang tadinya sudah ada di permukaan maupun temuan saat menggali 
>> lalu disusun dikelompokkan menurut keperluannya untuk membentuk situs 
>> seperti yang kita lihat sekarang.
>> Dengan penjelasan yang mudah2an logis secara geologis ini, tidak perlu lagi 
>> mencari darimana asal batu2 kolom itu??? Jadi batu2 ini tidak perlu diangkut 
>> dari tempat lain. Teknologi yang mereka pakai utk membuat situs hanyalah 
>> menggali dan meratakan tanah untuk membuat 5 teras serta menyusun batu2 
>> kolom yang mereka temukan di situ di masing2 teras, sesuai dengan kemampuan 
>> yang mereka miliki saat itu.
>> 6. Untuk komentar mengenai struktur budaya yang di bawah permukaan saya akan 
>> ulas lain kesempatan supaya cerita di atas permukasn nyambung dengan yang 
>> afa di sub-surface.
>> Trimakasih kepada semua yg terlibat dlm kepanitiaan eskursi sehingga lancar 
>> smua n slamat. Kepada rekan saya Imam Sudisun dan Ketum Daru saya sangat 
>> berterimakasih atas atensinya atas keselamatan daya, bahkan menyuruh 3 mhs 
>> utk selalu mendampingi saya spy tidak ada hal2 yg tidak diinginkan krn 
>> kondisi fisik saya yg mulai menurun dimakan usia.
>> Salam,
>> YSY
>>
>>
>> ----------------------------------------------------
>>
>> ----------------------------------------------------
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
>> ----------------------------------------------------
>> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>> ----------------------------------------------------
>> Subscribe: [email protected]
>> Unsubscribe: [email protected]
>> ----------------------------------------------------
>> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
>> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
>> In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
>> limited
>> to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
>> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the 
>> use of 
>> any information posted on IAGI mailing list.
>> ----------------------------------------------------
>>
>
>
> ----------------------------------------------------
>
> ----------------------------------------------------
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
> ----------------------------------------------------
> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> ----------------------------------------------------
> Subscribe: [email protected]
> Unsubscribe: [email protected]
> ----------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
> In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
> limited
> to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the 
> use of 
> any information posted on IAGI mailing list.
> ----------------------------------------------------
>


----------------------------------------------------

----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

=


----------------------------------------------------



----------------------------------------------------

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact

----------------------------------------------------

Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:

Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta

No. Rek: 123 0085005314

Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia

No. Rekening: 255-1088580

A/n: Shinta Damayanti

----------------------------------------------------

Subscribe: [email protected]

Unsubscribe: [email protected]

----------------------------------------------------

DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 

posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 

In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited

to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 

from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 

any information posted on IAGI mailing list.

----------------------------------------------------

Kirim email ke