fyi................ Rekan-rekan *MGEI-ers* yang kami banggakan . .
Mulai bulan ini, setiap minggu pertama bulan berjalan anda akan selalu menerima satu email dari kami Ketua dan Sekjen MGEI periode 2014-2016 tentang catatan kami atas hal-hal yang terjadi pada periode satu atau beberapa bulan sebelumnya dan apa yang akan atau direncanakan pada bulan berjalan atau berikutnya. Edisi pertama ini agak panjang karena merangkum banyak hal namun untuk selanjutnya kami akan buat lebih ringkas. Tahun 2015 telah memasuki bulan keempat dan setiap dari kita sedang menjadi saksi atas keterpurukan bidang pertambangan di tanah air dan dunia. Setitik harapan di beberapa minggu pada awal tahun sempat muncul yaitu naiknya harga komoditas emas pada level di atas USD1,200 per troy oz, namun itu tidak berlangsung lama hingga kemudian kembali berada dibawah USD 1,200 per troy ounce lagi. Trend yang sama masih diperlihatkan oleh komoditas lain. Beberapa analis membuat analisa, prediksi dll, ada yang optimistis dan ada pula yang pesimistis; namun yang jelas seperti hal-hal lain yang makin sulit diprediksi akhir-akhir ini, emas dan komoditas tambang lainnya pun demikian. Salah satu analis yang mungkin bisa memberikan referensi cukup imbang dan postif yang mencoba melihat apa yang sudah, sedang dan akan terjadi khususnya di dunia eksplorasi adalah minex consulting yang bebasis di Australia. Anda bisa mengakses beberapa paperdan presentasi tentang hasil studi mereka melalui: www.minexconsulting.com Hiruk pikuk masalah kebijakan larangan ekspor bahan mentah dengan segala dinamikanya di dalam negeripun seperti seolah tidak peduli dengan apa yang sedang terjadi di luar sana; masih tetap terjadi tarik ulur yang argumen-argumen dari pihak-pihak yang berkepentingan dimana tidak lagi hanya masalah keekonomisan dasar pijakannya tapi sudah (dan selalu) ditarik dan diulur ke ranah politik. Fraser Institute telah merilis hasil survey mereka yang bisa didownload secara gratis: http://www.fraserinstitute.org/research-news/display.aspx?id=22259 <https://www.linkedin.com/redirect?url=http://www.fraserinstitute.org/research-news/display.aspx?id%3D22259&urlhash=bI68&_t=tracking_anet> . Kita bisa saja tidak setuju atas hasil-hasil yang ditampilkan tetapi pesannya adalah; persepsi dunia luar yang diwakili oleh kalangan eksekuitif perusahaan-perusahan multi nasional adalah sangat negatif sebagai cerminan dari apa yang saat ini sedang terjadi di dalam negeri. Bagaimana MGEI menyikapi hal ini? Adakah sesuatu yang sudah, sedang atau akan lakukan? Sebuah pertanyaan yang tidak mudah untuk dijawab karena jawaban apapun selalu ada konsekuensinya. MGEI berusaha untuk tetap berdiri tegak, kritis namun tetap non partisan sambil selalu berusaha menata diri kedalam dan tetap secara aktif selalu mencoba melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi anggota dan *stake holder-*nya. Ini tercermin pada masih dan bahkan makin banyak dan beragamnya kegiatan MGEI pada kondisi seperti ini. MGEI bersama-sama dengan IAGI baik itu secara kelompok maupun individu selalu melakukan pertemuan-pertemuan, diskusi, memberikan masukan kadang juga kritikan kepada pihak-pihak perumus kebijakan dan pengambil keputusan terkait demi menjadi lebih baiknya kondisi yang ada. Bahwa hal ini akan sulit dan memiliki daya gedor yang kecil terhadap ‘tembok besar yang kadang berwajah ketidakpedulian, kebuntuan bahkan keputusasaan (karena kekurangpahaman?), tapi kami yakin bisa dan akan tetap konsisten melakukannya. Sementara ke dalam, kami terus berusaha berbenah. Tidak lama lagi insya Allah f*ormat* dan *content website* MGEI yang baru akan diluncurkan demikian juga penataan system data base baik itu untuk keanggotaan MGEI maupun CPI sedang dilakukan. Kita akan lihat dan jika perlu kritisi bersama atas hasilnya nanti. MGEI yang memegang mandat dari IAGI baru saja menyelesaikan verifikasi CPI periode kuartal pertama tahun 2015. Tercatat 15 orang mengikuti verifikasi dan 10 dinyatakan lolos. Saat ini jumlah CPI kita adalah 68 orang. Verifikasi kali ini mencatat sejarah baru dengan dilakukannya proses tersebut dengan cara teleconference terhadap 3 calon CPI yang berdomisili di Australia. MGEI bekerja sama dengan BEI (Bursa Efek Indonesia) akan mengadakan semacam *workshop *tentang pengenalan pasar modal bagi geologist sebagai tindak lanjut MoU antara BEI dg IAGI/MGEI-PERHAPI yang telah ditandatangani sebelumnya tentang rencana adopsi KCMI compliant untuk pelaporan perusahaan tambang yang listing di BEI.*Workshop* ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pada bulan Maret kita telah mengukuhkan tiga SC MGEI baru; mereka adalah SC MGEI di USTJ (Universitas Sains dan Teknologi Jayapura), Universitas Ottow dan Geissler (keduanya di Papua) oleh salah satu Staff Khusus MGEI; pak Bambang Antoro-PT FI dan IST AKPRIND (Jogjakarta) oleh Sekjen MGEI. Dengan demikian kita sudah punya 7 (tujuh) SC MGEI. Tiga universitas terakhir dengan program studi geologi ini dari umur, ukuran dan reputasi belum setua, sebesar dan setinggi universitas-universitas besar lain di tanah air namun justru disitulah MGEI ingin menunjukkan bahwa kita memperlakukan dan memperhatikan semua rekan dari program studi geologi universitas-universitas di tanah air secara fair sepanjang semangat dan kemauan untuk berinteraksi dan berbagi itu ada dan kuat. Justru kami merasa perlu untuk secara lebih kuat mendorong dan membantu kawan-kawan disana guna mencapai sesuatu yang lebih dari yang telah dicapai sekarang; sebuah motivasi yang akan selalu kita jaga, kita pupuk dan sinergikan dengan program jurusan/program studi teknik geologi universitas yang menaungi mereka. Kegiatan pengukuhan SC MGEI tersebut dirangkai dengan program andalan kita; *MGEI Goes To Campus*, yang pada bulan Februari lalu juga dilaksanakan di ITSB oleh Ketua MGEI. Rangkaian kegiatan ini sangat selaras dengan misi kedua MGEI dari tiga misi utamanya. Kegiatan bulan April ini diawali dengan diadakannya acara Geostatistics Course yang membahas resource dan reserve untuk batubara dan diadakan di Bandung dengan instruktur: Dr. M Nur Heyawan. Kegiatan berikutnya adalah satu kegiatan lapangan yang yang oleh IAGI, MGEI diberi mandat untuk mengurusnya; Peringatan 200 tahun (1815-2015) meletusnya Gn Tambora. Kegiatan yang akan dilaksanakan tgl 11-14 April 2015 itu berupa diskusi teknis tentang kegunungapian dan pendakian ke Gn Tambora yang akan dipandu oleh pakar kegunungapian sekaligus dirangkai dengan perayaan ulang tahun IAGI yang ke 55 pada saat di puncaknya. Acara tahunan MGEI untuk tahun 2015 *(MGEI Annual Convention 2015) *yang selalu ditunggu-tunggu oleh para *die harder *organisasi ini dan juga oleh para peminat kegeologiekonomian secara umum juga telah mulai didiskusikan dan dirumuskan formatnya; acara ini rencananya akan dilakukan pada tagl 10-11 Oktober 2015 di Balikpapan yang secara tentatif akan bertajuk *“ Coal and Mineral Indonesia: Discovery to Resource Inventory”. * Sebagai penutup; kondisi dunia pertambangan boleh terpuruk dan itu hanyalah bagian dari sebuah rngkaian siklus pasang surut-nya dimana sebagian besar dari kita pernah mengalami dan menyaksikan . . oleh karena itu MGEI dengan keyakinan tinggi akan tetap berdiri tegak dan melangkah pasti dalam melakukan apa yang seharusnya dilakukan agar selalu mampu menjadi dan memberikan inspirasi bagi semua anggotanya. Selamat berakhir minggu, selamat merayakan hari Paskah bagi yang merayakan dan salam, Jakarta, April 2015: Ketua dan Sekjen MGEI *Zardi & STJ* Sec Sekretariat: Epicentrum - Rasuna Office Park JR - 03 JL. HR Rasuna Said Jakarta - 12960 Telp / Fax:02183786386 , Mobile:08121477010 *www.mgei-iagi.org <http://www.mgei-iagi.org/>* -- *benyamin sembiring* WebRep Overall rating ---------------------------------------------------- EKSKURSI 200 TAHUN ERUPSI TAMBORA & 55 TAHUN IAGI Bima, NTB tanggal 11-14 April 2015 http://www.iagi.or.id/event/200-years-of-tambora-eruption-iagi-55th-anniversary Registrasi: Email : [email protected] Telp : 085262076783 (Enrico Aritonang) ---------------------------------------------------- Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact ---------------------------------------------------- Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti ---------------------------------------------------- Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] ---------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ----------------------------------------------------

