Pak Andri
Apakah temuan BIF di lokasi2 tersebut sudah dianggap memiliki nilai ekonomis
?Saya masih ingat pada awal thn 1900- an , beberapa kawan melakukan survei utk
mencari cadangan besi di Kalimantan (kerjasama dengan Rusia).Saya lupa siapa2
nya ,mungkin masih ada yang ingat ?
si Abah
On Friday, December 11, 2015 7:55 AM, "Biro Media dan IT - IAGI -
[email protected]" <[email protected]> wrote:
Krakatau Steel vs Banded Iron Formation (Andri SS Mubandrio - ITB) Siapa yg
tdk tahu KS? Pabrik besi baja yang terdapat di Cilegon Banten ini telah
beroperasi dan memasok kebutuhan baja untuk industri mesin, automotif dan
konstruksi di Indonesia lebih dari setengah abad.Namun tahukah Anda dari mana
bijih besi atau iron ore didatangkan? Adakah di suplai dari tambang besi di
Nusantara?Ternyata walau Krakatau Steel telah berproduksi lebih dr 50 th,
hampir 100% Fe-ore diimpor dari luar negri! Kita memang punya tambang pasir
besi di Cilacap, namun dari kadar dan cadangan yg rendah tidak layak utk pabrik
baja. Kadar Fe utk industri baja adlh antr 65-70% dalam bentuk lumps ore atau
pelet. KS mengimpor dalam bentuk olahan setengah jadi yg dinamakan pig iron (yg
ini tidak haram ) yg mengandung karbon 3,5-4,5%.Lantas mengapa KS hrs dibangun
sementara material Bijih Besi (BB) harus diimpor?Inilah kebijakan ekonomi bagi
semua negara yg mau maju dalam industri harus mempunyai pabrik besi! Baja
adalah tulang punggung pembangunan! Harus diakui bahwa besi ada dalam kehidupan
sehari hari kita, mulai dari konstruksi utama rumah, paku, sendok, alat dapur,
alat pertukangan, tiang listrik, mobil, sepeda, hp, komputer tdk bisa lepas
dari besi! Peralatan Besi sdh ada sejak dinasti Zhou 1122-256 BC.Mengapa impor?
Karena memang endapan BB yg kadar dan cadangan yg layak utk baja tidak ada di
bumi pertiwi ini! BB yg layak sebagian besar dipasok dari endapan BIF atau
Banded Iron Formation. BIF merupakan endapan campuran antara sedimenter dan
hidrotermal...mirip VMS, namun umurnya sangat tua yi. 2-1 M yl atau
Arhean-Proterosoik!! Inilah yg menyebabkan peluang BIF kecil di Indonesia! 70%
BB dunia dipasok dari BIF spt yg tdpt Superior Lake Amrik, Hamersley di Perth
Ausie, Mauritania Afrika, Minas Gerais Brazil, Goa India dsb. Mineralisasi BB
jenis ini digolongkan juga sbg Archean Style Mineralization (ASM). Walau di
Indonesia umur batuan umumnya Kenosoikum dg sedikit Meso dan Paleosoikum, 10 th
yl saya dan Pak Kristian Tabri secara kebetulan menemukan BB yg tekstur dan
strukturnya mirip BIF dan ASM di Tanggamus Lampung.Temuan ini merupakan kejutan
bagi kami yg kemudian ditulis dipublikasikan pertama kali di Geoaplika 2006.
Tulisan ini kemudian kami kemas dg lebih baik lalu dipublikasikan di proseding
PIT bersama IAGI-IATMI-HAGI di BALI 2007. Sejak 8 th yl diposting di
itb.acedemia.edu, publikasi BIF perdana di Indonesia ini, sudah ada seratusan
pembaca dari berbagai negara di lima benua yg mengunduh situs ini.Info terkini
dari tim scientist Royal Holloway yg dipimpin Prof Robert Hall, bahwa telah
ditemukan jejak Arhean Indonesia melalui mineral zirkon. Setelah BIF
diTanggamus di temukan, bbrp mineralisasi BB ala ASM ditemukan di Subullusalam
Aceh, Kendawangan Kalbar dan Timor. Tektonik Indonesia mungkin saja dibangun dr
puzzle mozaic yg terdiri dari kerak kontinen dan samudra, termasuk fragmen
fragmen Arhean.
---------------
Biro Media dan IT - IAGI
[email protected]
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use
of
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use
of
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------