Selamat pagi,...


Mas Sugeng, saya sudah lama tidak di Lapindo, jadi kalau ngundang sebagai 
pertemanan aja yaah.



Ada beberapa hal menarik yang diangkat teman2 saat diskusi ISPG-IAGI rabu lalu 
(10/2) mengenai rencana pemboran di Sidoarjo, antara lain yang saya tangkap:

·        Sumur tersebut meskipun sumur pengembangan tapi merupakan sumur 
“taruhan”, kalau berhasil akan membuka peluang untuk pemboran lainnya di Jawa 
Timur dan daerah lainnya. Kekhawatiran masyarakat akan berkurang bila terbukti 
pemboran aman. Disaat pemboran sedang lesu di Indonesia, kegiatan pemboran 
seharusnya didorong dan diberi insentif.

·        Tantangan sosial lebih berat timbang tantangan teknis. Secara teknis, 
sumur2 pengembangan yang akan dibor berada diluar area terdampak dan tidak 
dipengaruhi oleh aktifitas LUSI karena selama ini lapangan tersebut 
berproduksi, ada data2 produksi, data2 tekanan formasi, data2 sumur offset dll. 
Sumur2 yang akan dibor relatif dangkal diatas zona overpressured pada BJP-1.

·        2 sumur relief wells dibor lebih dekat jaraknya dengan BJP-1 dan pusat 
semburan, tidak masalah saat pemboran dan dilakukan geomechanic study sebelum 
pemboran dan trajectory sumur menghindari patahan.

·        Meskipun ada blow out Macondo di Gulf of Mexico, kegiatan pemboran 
tetap diperbolehkan bahkan rebound beberapa tahun setelah bencana tersebut. 
Memang pada awalnya ada larangan dan moratorium untuk deep water drilling 
selama 6 bulan dan perubahan peraturan dan kebijakan.



Secara pribadi pendapat dan pertanyaan saya sbb: Seismic survey untuk mengambil 
data baru, sifatnya ”nice to have” atau “a must” sebelum pemboran bisa 
dilakukan? Tujuannya untuk delineasi dan pemboran Tanggulangin atau untuk LUSI? 
Kalau untuk LUSI, apakah energy yang dihasilkan dinamit atau vibroseismic cukup 
kuat dan tidak hilang terserap lumpur yang cukup tebal? Bila ternyata hasil 
seismic tidak bagus karena hal diatas, apakah artinya tidak boleh melakukan 
pemboran? Disisi lain, PSCnya akan berakhir di tahun 2020, perusahaan harus 
tetap survive dan berproduksi. Butuh waktu untuk persiapan, survey seismic, 
processing dan interpretasi sebelum pemboran (bila ini urutan yang diwajibkan). 
Bila demikian investasi yang dilakukan belum tentu bisa balik, akan ada 
unrecovered dan depreciated sunk cost. Apa ada yang mau investasi tapi tidak 
balik modal? Apa perusahaan akan dibiarkan pailit? Bila demikian, hutang dan 
kewajiban bisa jadi tidak akan terbayarkan. Ini pendapat saya probadi lhoo.



Salam,

Bambang





-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Sugeng 
Hartono - [email protected]
Sent: Sunday, February 14, 2016 4:35 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] Re: [PP-IAGI] - Laporan Rapat Lapindo Brantas (4 Feb 
2016)



Selamat pagi :)



Selama ini saya hanya mengikuti lewat diskusi milis ini, tidak pernah terlibat 
langsung. Melihat bahwa pada sumur BJP-1 ternyata formasi Kujung sekian ratus 
feet lebih dalam dari prognosis, saya rasa program dilakukan seismik akan 
bermanfaat.

Kalau akan dilakukan pemboran lagi, saya (dan pak Made) siap mendaftar jadi wsg 
dan operation geologist...kami masih cukup sehat untuk begadang jaga pemboran. 
Sokur Mas Bambang Istadi berkenan mengundang kami.



Salam hangat dari Lebakbulus

Sugeng (geologist merdeka sejak 1 Jan,2016)

--------------------------------------------

On Fri, 2/12/16, rakhmadi avianto 
<[email protected]<mailto:[email protected]>> wrote:



Subject: Re: [iagi-net] Re: [PP-IAGI] - Laporan Rapat Lapindo Brantas (4 Feb 
2016)

To: [email protected]<mailto:[email protected]>

Date: Friday, February 12, 2016, 1:36 PM

 Benar

selali pak Yanto data seismik akan membantu banyak hal,  sehingga sebelum komit 
bikin sumur bikin estimasi hubungan  leak data tsb dg keadaan sub-surfacenya 
... cuman masalahnya  perusahhan kecil ...mana mau buang uang untuk alasan  
mitigasi bencana dan kepastian teknisnya bahwa iya minyak  itu kira2 dari 
struktur yg A B atau C.

Salam

KjA

------> Do not give up and do not ever look back and  tawakkal ilallah <------

 2016-02-11 13:45

GMT+07:00 Yanto R. Sumantri 
<[email protected]<mailto:[email protected]>>:



 Ben,

Tentu saja (kalau

secara tekno ekonomi  seismic survey itu dilaksanakan maka  catatan daerahnya 
tidak terbatas pada  LUSI saja.

Data yang

diungkapkan oleh KEN pada rapat tsb menyebutkan bahwa  terdapat "oil leak" yang 
tentu saja menandakan  adanya minyak di "sub surface". Artinya ada suatu  
prospek (???),   perlu pembuktian

 tentunya.

Seismic data yang

baru juga akan bisa menggambarkan posisi asal  "lumpur" dengan lebih tepat 
(Mungkin ???).  Jadi,  kalau ini dilaksanakan bukan hanya bersifat ilmiah, akan 
 tetapi ada juga "economic  value"nya.

si

Abah

    On Wednesday,

February 10, 2016 3:18 PM, Benyamin Sapiie 
<[email protected]<mailto:[email protected]>>

wrote:





  Secara umum saya

merasa aneh sekali masalah LAPINDO ini. Apa sebenarnya yang  diinginkan di 
capai dengan melakukan survey seismik baru  dalam kaitannya dengan sumur-2 
lapangan Tanggul  angin. Sumur2 ini aktif selama peristiwa LUSI terjadi,  
sehingga data engineering yang ada dapat mengatakan banyak  tentang subsurface 
yang terjadi disana. Selama pemboran yang  diajukan sebatas reservoir yang 
sekarang (shallow?), saya  pikir tidak perlu melakukan ini yang terpenting 
bahwa studi  detail untuk geomechanic and pore-pressure untuk memprediksi  
subsurface stress condition and juga wellbore stability  harus dilakukan dengan 
detail dan komprihensif, Hal ini agar  ada perencanaan risk dan juga safety 
plan apabila terjadi  ketidakstabilan (simulasi optimum dari well bore plan and 
 tracjectory). Apabila dirasa tidak perlu (karena bukan

komitmen) dan tidak akan memberikan penambahan reserve atau  produksi yang 
signifikan ya sebaiknya jangan di  bor.  Kalaupun  seismik survey ini lebih 
diutamakan utk LUSI, ya akan baik  hanya untuk sebuah pembelajaran saintifik, 
toh tidak akan  dibor lagi dilokasi ini.  Salam,  Ben Sapiie

 2016-02-09 14:36 GMT+07:00 S. (Daru)

Prihatmoko <[email protected]<mailto:[email protected]>>:

Bu Shinta,

Terima kasih

laporannya....

Langkah selanjutnya apakah IAGI

perlu membuat statemen, misalnya utk memperkuat lagi apa yg  sudah disampaikan 
di rapat minggu lalu tsb. Poin-poin nya  bisa ditambah atau diolah lg jika 
perlu. Monggo rekan2  migas.....

Salam,DaruSent

from my mobile device

On Feb 9,

2016, at 09:24, Shinta Damayanti 
<[email protected]<mailto:[email protected]>>

wrote:





















Pak Ketua IAGI dan

rekan-rekan Board PP IAGI,





Maaf

terlambat….

Bersama ini saya

laporkan catatan terkait Rapat Pembahasan Aspek Teknis dan  Sosial Rencana 
Pemboran Pengembangan Lapangan  Tanggulangin.



Rapat yang dipimpin

langsung oleh pak Ditjen, pada dasarnya untuk menampung  semua masukan dari 
segala aspek untuk menjadi bahan  pertimbangan pak mentri.



Rapat diawali dengan

pemaparan dari

Lapindo Brantas terkait evaluasi teknis usulan  sumur Tanggulangin-6 dan 
Tanggulangin-10. Baik evaluasi  sub-surface, maupun evaluasi pasca bencana LUSI.

 -

Lapindo

menyampaikan, pasca bencana LUSI, secara continuous  dilakukan monitoring 
terhadap profile produksi sumur  Tanggulangin-1, Tanggulangin-2 dan

  Tanggulangin-5. Berdasarkan profile produksi ke-3 sumur  tsb, tidak 
dijumpainya adanya influx atau pengaruh dari luar  reservoir, dalam hal ini 
LUSI.

-

Berdasarkan korelasi bawah

permukaan dan komparasi fossil sumur Banjarpanji-1 dan  fossil LUSI, 
diinterpretasikan lumpur berasal dari Formasi  Kalibeng

  di interval 4000-6000 ft.

 -

Usulan

sumur Tanggulangin-6 dan Tanggulangin-10 memiliki target  zona F dengan 
kedalaman sumur hanya sampai 3000  ft



SKK Migas

menyampaikan:

-

POD

Lapangan Tanggulangin disetujui tanpa ada penambahan sumur  baru

-

Usulan

sumur pengembangan tambahan membutuhkan persetujuan  POFD

-

Sumur

tambahan dapat dilaksanakan hanya setelah POFD  disetujui

-

Proses

persetujuan usulan sumur baru, secara teknis dan anggaran

(AFE) dilakukan dari 2011 sampai 2014, dimana berdasarkan  evaluasi teknis 
sub-surface

  dan design sumur tidak dijumpai alasan untuk tidak  menyetujuinya

-

proses

evaluasi POFD dilakukan dari 2011, dimana evaluasi static  dan dynamic model 
reservoirnya membuktikan dibutuhkannya  tambahan sumur pengembangan

-

(catatan: SKK Migas sangat

memahami akan adanya aspek social yg kemungkinan menolak  project di sekitar 
LUSI. Namun karena kewenangan SKK Migas  hanya

  seputar teknis, tidak mungkin melakukan penolakan jika  tidak melalui aspek 
teknis. Harapan SKK Migas, kalau ada  penolakan akan terangkum pada proses UKL/ 
UPL dan evaluasi  social ekonomi yang menjadi Bagian dari POFD

tsb)

-

Perijinan lingkungan untuk POFD

mendapat persetujuan di tingkat

kabupaten

-

Tahap

terakhir proses POFD adalah evaluasi social ekonomi. Karena  sudah menjadi 
issue nasional, proses POFD tidak ditangani  lagi di level divisi Pengkajian,

  namun dinaikan ke pimpinan SKK

Migas



KEN:

-

Meminta

adanya survey seismic baru di area lumpur yang menjadi cost  recovery

-

Pada

site visit bulan Januari 2016, dijumpai adanya oil leak,  dimana hal ini harus 
bisa dijelaskan secara  sub-surface



IAGI:

-

Pengambilan data sub-surface baru

setelah musibah sangat dibutuhkan dalam evaluasi  sub-surface

-

Survey

seismic menjadi salah satu pilihan, sekalipun metodanya  masih perlu dievaluasi 
kembali mengingat penggunaan dinamit  bukan pilihan.



SKK Migas divisi

Eksplorasi:

-

Belum

pernah ada kegiatan Eksplorasi pasca musibah LUSI di area II  (area LUSI).

-

SKK

Migas mengarahkan kegiatan Eksplorasi ke area III dan IV  dalam rangka 
meminimalkan resiko  social



IATMI:

-

Dalam

pengeboran, lumpur bukan masalah melainkan  Pressure

-

Casign

design secara benar dengan titik aman terhadap buble  terdekat dg usulan sumur, 
bukan terhadap sumur

Banjarpanji-1

-

Lakukan

geo-mechanic, dimana jika berdasarkan data baru (seismic

baru) akan sangat membantu



HAGI:

-

Pada

dasarnya sependapat dg KEN untuk meminta dilakukannya survey  seismic baru

-

Bukti2

yg ada, telah terjadi deformasi

-

Data

seismic baru tentunya juga berguna dalam perhitungan pore  pressure



ITB:

-

Men-challenge design sumur untuk

di evaluasi menggunakan hasil studi Flow Design  Sumur



KLH:

-

Karena

forecast produksi yang kecil, tidak termasuk kategori AMDAL

dan cukup UKL/ UPL

-

Mengusulkan ke mentri, karena

status social dan pernah ada musibah untuk menjadi wajib

AMDAL (belum direspons mentri)



Prov

JaTim:

-

Gubernur menghentikan sementara

pekerjaan persiapan lokasi sumur, untuk evaluasi lebih

lanjut

-

Evaluasi oleh ITS, sekalipun belum

dimulai karena masih pembahasan siapa yg

membiayai

-

Pemulihan trauma tidak mudah.

Penambahan keekonomian berapa? Apakah sebanding dengan

dampak social?



Kabupaten

Sidoarjo:

-

Pada

dasarnya masyarakat Sidoarjo mendukung kegiatan

migas

-

Ijin

lingkungan tingak kabupaten

disetujui

-

Proses

lanjut ke tingkat provinsi

-

Sosialisasi sudah sering dilakukan

terhadap masyarakat dan media

local

-

Protes

dan Keberatan terhadap project muncul dari masyarakat yang

TIDAK mengalami langsung bencana dan media

Jakarta





Sebagai penutup,

LAPINDO mengharapkan kegiatan ini dapat dilanjutkan,

mengingat sebagai industri, LAPINDO harus memiliki revenue

sampai akhir kontrak tahun 2020.

  Secara teknis LAPINDO akan selalu berkoordinasi dengan

berbagai pihak guna memastikan kegiatan yang dilakukan

aman.



Demikian

disampaikan.



Salam,







 <image003.png>

 Shinta

Damayanti

 Divisi

Eksplorasi / Dinas

Keteknikan Geologi

dan Geofisika

 Gedung

Wisma Mulia Lantai 23

 Jl. Gatot

Subroto No.42, Jakarta 12710

 Telp

 :

 (+62-21)

29241607

 EXT

:

 3230

 Fax

 :

 (+62-21)

29249999





 Website

 :

 www.skkmigas.go.id<http://www.skkmigas.go.id>



















 Informasi yang terkandung di dalam dokumen ini mungkin

mengandung informasi rahasia dan untuk kalangan terbatas,

dan hanya ditujukan kepada individu (-individu) atau badan

(-badan) yang namanya tersebut diatas. Jika anda bukan

penerima dokumen yang dimaksud,

  dengan ini anda diingatkan bahwa setiap tindakan

pengungkapan, penyalinan, pendistribusian atau penggunaan

informasi dalam dokumen ini secara tidak sah adalah

perbuatan yang terlarang.







 (The information contained in this electronic message may be

privileged and confidential, and is intended only for the

individual(s) or entity(ies) named above. If you are not the

intended recipient, you are placed on notice that any

unauthorized disclosure,

  copying, distribution, or use of the contents of this

electronic message is prohibited)

















 ----------------------------------------------------









 Geosea XIV and 45TH IAGI Annual Convention 2016



 Bandung , October 10-13 2016



 for further information please visit our website at 
http://geosea2016.iagi.or.id

or email to 
[email protected]<mailto:[email protected]>









 ----------------------------------------------------









 Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,-

(mahasiswa)



 Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:



 Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI)



 No. Rek: 123 0085005314



 Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti)



 No. Rekening: 255-1088580









 ----------------------------------------------------



 Subscribe: [email protected]<mailto:[email protected]>



 Unsubscribe: 
[email protected]<mailto:[email protected]>



 ----------------------------------------------------



 DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to

information





 posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or

others.





 In no event shall IAGI or its members be liable for any,

including but not limited



 to direct or indirect damages, or damages of any kind

whatsoever, resulting





 from loss of use, data or profits, arising out of or in

connection with the use of





 any information posted on IAGI mailing list.













 ----------------------------------------------------









 Geosea XIV and 45TH IAGI Annual Convention 2016



 Bandung , October 10-13 2016



 for further information please visit our website at 
http://geosea2016.iagi.or.id

or email to 
[email protected]<mailto:[email protected]>









 ----------------------------------------------------









 Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,-

(mahasiswa)



 Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:



 Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI)



 No. Rek: 123 0085005314



 Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti)



 No. Rekening: 255-1088580









 ----------------------------------------------------



 Subscribe: [email protected]<mailto:[email protected]>



 Unsubscribe: 
[email protected]<mailto:[email protected]>



 ----------------------------------------------------



 DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to

information





 posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or

others.





 In no event shall IAGI or its members be liable for any,

including but not limited



 to direct or indirect damages, or damages of any kind

whatsoever, resulting





 from loss of use, data or profits, arising out of or in

connection with the use of





 any information posted on IAGI mailing list.













 ----------------------------------------------------









 Geosea XIV and 45TH IAGI Annual Convention 2016



 Bandung , October 10-13 2016



 for further information please visit our website at 
http://geosea2016.iagi.or.id

or email to 
[email protected]<mailto:[email protected]>









 ----------------------------------------------------









 Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,-

(mahasiswa)



 Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:



 Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI)



 No. Rek: 123 0085005314



 Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti)



 No. Rekening: 255-1088580









 ----------------------------------------------------



 Subscribe: [email protected]<mailto:[email protected]>



 Unsubscribe: 
[email protected]<mailto:[email protected]>



 ----------------------------------------------------



 DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to

information





 posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or

others.





 In no event shall IAGI or its members be liable for any,

including but not limited



 to direct or indirect damages, or damages of any kind

whatsoever, resulting





 from loss of use, data or profits, arising out of or in

connection with the use of





 any information posted on IAGI mailing list.













 ----------------------------------------------------









 Geosea XIV and 45TH IAGI Annual Convention 2016



 Bandung , October 10-13 2016



 for further information please visit our website at

http://geosea2016.iagi.or.id or email to

[email protected]<mailto:[email protected]>









 ----------------------------------------------------









 Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,-

(mahasiswa)



 Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:



 Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI)



 No. Rek: 123 0085005314



 Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti)



 No. Rekening: 255-1088580









 ----------------------------------------------------



 Subscribe: [email protected]<mailto:[email protected]>



 Unsubscribe: 
[email protected]<mailto:[email protected]>



 ----------------------------------------------------



 DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to

information





 posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or

others.





 In no event shall IAGI or its members be liable for any,

including but not limited



 to direct or indirect damages, or damages of any kind

whatsoever, resulting





 from loss of use, data or profits, arising out of or in

connection with the use of





 any information posted on IAGI mailing list.





----------------------------------------------------



Geosea XIV and 45TH IAGI Annual Convention 2016

Bandung , October 10-13 2016

for further information please visit our website at 
http://geosea2016.iagi.or.id or email to 
[email protected]<mailto:[email protected]>



----------------------------------------------------



Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:

Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI)

No. Rek: 123 0085005314

Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti)

No. Rekening: 255-1088580



----------------------------------------------------

Subscribe: [email protected]<mailto:[email protected]>

Unsubscribe: 
[email protected]<mailto:[email protected]>

----------------------------------------------------

DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information

posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.

In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited

to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting

from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of

any information posted on IAGI mailing list.

Kirim email ke