Pak Ong 
Empat hal yang diketengahkan oleh Bapak memang faktual dan sangat berpengaruh 
untuk perkembangan indusstri dan bisnis di Inonesia dimasa mendatang.Iming2 
akan ada satu kota Balikpapan yang merupakan mimipnya pak Ramli diramu dengan 
akan adanya perkembangan ekonomi di Indonesia Timur merupakan obat mujarab yang 
dipakai oleh RR dalam mempengaruhi Presiden JKW.
Sebenarnya dalam kondisi harga minyak seperti sekarang plus kondisi pasar  LNG 
yang sangat ketat PENGHIANATAN ataskomitmen perundangan dalam mengatur KKKS 
agak sulit untuk menebak arah kemana Proyek Masela ini.
Yang jelas "KEPASTIAN HUKUM" sebagai salah satu syarat utk menarik investasi LN 
/ DN telah ternoda dengan alasan yang sangat politis yaitu demi memberikan 
kesejahteraan kepada masyarakat Indonesia Timur suatu alasan yang benar dan 
masuk akal. 
Pertanyaannya  adalah : Apakah utk memberikan "porsi lebih" kepada masyarakat 
Indonesia Timur kita harus "jalir jangji" dan melanggar suatu Keputusan 
Pemerintah cq MenESDM sesuai  UU/Peraturan mengenai KKKS yang berlaku ?
Apakah tidak ada jalan lain utk memberikan porsi lebih kepada Daerah Penghasil 
?Saya kira ada celahnya yaitu dengan melakukan perubahan/penambahan persentase 
atas porsi/bagian daerah menurut UU yg berlaku saatini walaupun lolasi berada 
diluar laut satu propinsi , jadi merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.  
Mekanismenya kan bisa melalui PERPRES pengganti UU.
Dengan demikian kita tidak perlu mendapat cap sebagai  Bangsa yang mudah 
melupakan janji, dan menjadi bangsa Indonesia yang mulutnya bisa dipercaya.
Maaf , dalam kasus ini ada benarnya sinayalemen pihak oposisi bahwa leadership 
pak JKW terbukti kurang kuat.
si Abah




 

    On Wednesday, March 30, 2016 9:59 AM, Ong Han Ling <[email protected]> 
wrote:
 

 #yiv2075624829 -- filtered {font-family:Helvetica;panose-1:2 11 6 4 2 2 2 2 2 
4;}#yiv2075624829 filtered {panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;}#yiv2075624829 
filtered {font-family:Calibri;panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;}#yiv2075624829 
filtered {font-family:Tahoma;panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4;}#yiv2075624829 
p.yiv2075624829MsoNormal, #yiv2075624829 li.yiv2075624829MsoNormal, 
#yiv2075624829 div.yiv2075624829MsoNormal 
{margin:0in;margin-bottom:.0001pt;font-size:12.0pt;}#yiv2075624829 a:link, 
#yiv2075624829 span.yiv2075624829MsoHyperlink 
{color:blue;text-decoration:underline;}#yiv2075624829 a:visited, #yiv2075624829 
span.yiv2075624829MsoHyperlinkFollowed 
{color:purple;text-decoration:underline;}#yiv2075624829 
p.yiv2075624829MsoAcetate, #yiv2075624829 li.yiv2075624829MsoAcetate, 
#yiv2075624829 div.yiv2075624829MsoAcetate 
{margin:0in;margin-bottom:.0001pt;font-size:8.0pt;}#yiv2075624829 
span.yiv2075624829BalloonTextChar {}#yiv2075624829 
span.yiv2075624829EmailStyle19 {color:#1F497D;}#yiv2075624829 
.yiv2075624829MsoChpDefault {font-size:10.0pt;}#yiv2075624829 filtered 
{margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;}#yiv2075624829 div.yiv2075624829Section1 
{}#yiv2075624829 Teman-teman IAGI,    Proyek Kilang LNG Masela masih terbang, 
bahkan terbangnyasekarang tanpa arah.    Tulisan Sdr. Salis Aprilian sangat 
comprehensive. Beliaumenguasai tahap-tahap pengembangan suatu LNG.     Menurut 
saya pembahasan yang cukup lama antara Menteri ESDM danBapak Rizal Ramli telah 
mengambil waktu dan energy semua pihak tanpa banyakmanfaatnya.     Yang saat 
ini berperan adalah keekonomian proyek. Harga minyakanjlok sampai 70%. Modal 
untuk migas menjadi sangat terbatas. Tidak ada gunanyadebat darat atau laut 
tanpa mengikutsertakan pendana. Dengan modal yang"scarce" saat ini dan 
banjirnya proyek LNG didunia, saya perkirakanINPEX tidak akan memberikan 
prioritas untuk Masela.     Hal ke-2 adalah kepercayaan. Penanam modal menjadi 
was-was kalauPemerintah begitu saja bisa membalik. Kalau Pemerintah bisa begitu 
sajamemutuskan sepihak, penanam modal pasti akan bertanya.  Apakah hal ini 
tidakakan terjadi lagi kelak kalau Pemerintahan ganti?    Hal ke-3, Indonesia 
terkenal sangat lelet dalam pengambilankeputusan. Hal ini karena Indonesia 
tidak ikut menanamkan modalnya hingga tidakmemikirikan cost of funds. INPEX 
menemukan Masela bersamaan dengan lapangan gasIchthys di offshore Western 
/Australia sekitar tahun 2000. Besarnya cadangangas similar. Pengelola sama, 
INPEX. Tetapi FID (Final Investment Decision)lapangan Ichthys telah disetujui 
tahun 2011/2012 dan pembangunan telah dimulaisejak FID disetujui.          Hal 
ke-4, untuk proyek raksasa seperti Masela, risiko kesalahanbesar sekali. Proyek 
raksasa LNG Gorgon  biayanya naik sampai 100% dari biayasemula. Banyak 
pemgeluaran tidak terduga dalam pengolahan frontier area.  Proyeksimana yang 
lebih murah tidak banyak berarti.    Hal ke-5. Kewibawaan ESDM dan SKKMIGAS 
yang membawahi MIGASmenjadi pertanyaan.     Menurut saya untuk Masela kita 
telah mundur dan kembali kesquare one. Arah tidak menentu. Banyak studi harus 
dilakukan temasuk terumbukarang yang dikwatirkan Ibu Parvita. Hal seperti fauna 
dan flora yang kitaanggap sepele bisa mengagalkan proyek raksasa seperti 
Masela.     Salam,    HL Ong        From: 
[email protected][mailto:[email protected]] On Behalf Of Parvita Siregar
Sent: Tuesday, March 29, 2016 1:36 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] Fw: Proyek Kilang LNG Masela akhirnyamen"darat"juga    
Selamat siang,     Kalau di darat, di mana ya lokasinya?  Apakah dikepulauan 
Tanimbar?  Sayang kalau di sana karena karangnya bagus.      Parvita

On Saturday, 26 March 2016, Yanto R. Sumantri 
<[email protected]>wrote: Rekan IAGI       Setelah 
gonjang ganjing sekian lamaakhirnya pak JKW memutuskan untuk menetapkan lokasi 
Kilang LNG dibangundidarat.Dimana persis nya belum diputuskan ,karena SKK Migas 
dan SHELL/INPEXdiperintahkan untuk merubah POD -nya. Lapanagan  Masela yang 
merupakanlapangan sangat besar (lebih luas dari luas wilayah DKI) dan mmpunyai 
cadangangas  10.5 TCF ( dari perkiraan awal "hanya" 7.5 TCF)jelas 
adalahanugerah utk NKRI.    Beberapa pengamat memperkirakan bahwakilang LNG ini 
akan memerlukan waktu  sepuluh tahun untuk mulaiberproduksi.       Harapan atau 
pernyataan RR yangmengharapkan akan ada Balikpapan ke - 2 di lokasi Kilang LNG 
nanti tentunyasangat diharapkan    akan terwujud . Syaratnya adalah munculnya 
lapanganlapangan minyak/gas disekitar lokasiKilang LNG Masela .    Waktu 
sepuluh tahun sebelum produksi pertamamungkin sangat cukup untuk memulai 
eksplorasi region sekitar Masela. Siapa yangakan melakukannya ?    KKKS ? 
Rasanya dalam kondisi harga crude   seperti     saat ini sangat sulit 
untukmelakukan penawaran blok baru , jadi oleh Pemerintah  ???    Ya ,mengapa 
tidak.    Saat ini biaya biaya survei mungkinrelatif lebih rendah , jadi saat 
yang menguntungkan untuk melakukan survei.    Apa benar pandangan saya itu , 
sayamohon koreksi , KEN mungkin punya pandangan dan rencana ? Bagaimana ADB ?   
    si Abah    
----------------------------------------------------

Geosea XIV and 45TH IAGI Annual Convention 2016
Bandung , October 10-13 2016
for further information please visit our website at 
http://geosea2016.iagi.or.idor email to [email protected]

----------------------------------------------------

Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI)
No. Rek: 123 0085005314
Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti)
No. Rekening: 255-1088580

----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but 
notlimited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the 
useof 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

Geosea XIV and 45TH IAGI Annual Convention 2016
Bandung , October 10-13 2016
for further information please visit our website at 
http://geosea2016.iagi.or.id or emailto [email protected]

----------------------------------------------------

Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI)
No. Rek: 123 0085005314
Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti)
No. Rekening: 255-1088580

----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but 
notlimited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the 
useof 
any information posted on IAGI mailing list. 
----------------------------------------------------

Geosea XIV and 45TH IAGI Annual Convention 2016
Bandung , October 10-13 2016
for further information please visit our website at 
http://geosea2016.iagi.or.id or email to [email protected]

----------------------------------------------------

Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI)
No. Rek: 123 0085005314
Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti)
No. Rekening: 255-1088580

----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 
any information posted on IAGI mailing list.




----------------------------------------------------



Geosea XIV and 45TH IAGI Annual Convention 2016

Bandung , October 10-13 2016

for further information please visit our website at 
http://geosea2016.iagi.or.id or email to [email protected]



----------------------------------------------------



Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:

Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI)

No. Rek: 123 0085005314

Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti)

No. Rekening: 255-1088580



----------------------------------------------------

Subscribe: [email protected]

Unsubscribe: [email protected]

----------------------------------------------------

DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 

posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 

In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited

to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 

from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 

any information posted on IAGI mailing list.

Kirim email ke