Sent from IBM Verse

   Ben Sapiie --- Re: [iagi-net] Balas: Re: [iagi-net] 
-batuan-aneh-di-geopark-ciletuh --- 
    From:"Ben Sapiie" <[email protected]>To:[email protected]:Tue, Jul 
19, 2016 20:14Subject:Re: [iagi-net] Balas: Re: [iagi-net] 
-batuan-aneh-di-geopark-ciletuh
  
    Ya .. Mungkin saha,  Tapi saya sih lebih cenderung hasil produk Dari proses 
natural, Kalau lihat Dari fotonya saja..  Mungkin karena saya kurang 
berimajinasi tinggi Seperti DH Dan many Okim ... 😄😄😄
    Sent from my iPhone
    On Jul 19, 2016, at 1:23 PM, danny.hilman <[email protected]> wrote:
  
  
       Naaah, sekarang saya sependapat dengan Mang Okim.  Benarkan bukan 
mushroom rocks....
       Tapi yg meneliti harusnya tim geologi juga, khususnya utk melacak 
kemungkinan keberadaan "source rocks"nya (dan umurnya) yg kemungkinan besar 
tertimbun di bawah tanah.  Jadi mungkin perlu di geo-scanning.  Tim arkeologi 
biasanya cuma ngandelin pacul aja....malah ada yg galinya pake ceruk dan tusuk 
gigi...nanti engga ketemu2 :-)
       
       
       
           Sent from my Samsung Galaxy smartphone.
          
           -------- Original message --------
          From: Sujatmiko <[email protected]> 
          Date: 7/19/16 12:41 PM (GMT+07:00) 
          To: [email protected], "'R. P. Koesoemadinata'" 
<[email protected]> 
          Subject: RE: [iagi-net] Balas: Re: [iagi-net] 
-batuan-aneh-di-geopark-ciletuh 
          
      
   
   Yth. Rekan-rekan IAGI, 
     
   Mengenai batuan aneh di Geopark Ciletuh, yang pertama kali mengekspos 
gambarnya di FB  adalah Dr. Igan S. Sutawidjaja.  Waktu itu mang Okim 
menyarankan kepada beliau  untuk meneliti daerah sekitarnya mengingat bentuknya 
yang menurut mang Okim tidak wajar sebagai produk alamiah ( “residual 
boulders”). Beliau menjelaskan bahwa batuan aneh tersebut berserakan sebagai 
produk longsoran.  
     
   Beberapa hari yang lalu, Dr. Igan memberikan konfirmasi bahwa 3 contoh 
batuan aneh yang beliau ambil untuk diperiksa di Museum Geologi adalah batuan 
masif  basalt.  Dengan demikian maka mang Okim lebih yakin lagi bahwa batuan 
aneh tersebut kemungkinan besar bukan produk erosi  air atau windblown boulders 
 dan sejenisnya, melainkan produk budaya. Semoga saja tim arkeologi  yang konon 
akan  diminta untuk meneliti batuan aneh tersebut  di lapangan dapat segera 
menyimpulkannya.  Dan seandainya batuan tersebut merupakan produk budaya, maka 
nilai Ciletuh sebagai  Geopark tentulah akan lebih hebring --- ta’ iya. 
     
   Wassalam, 
     
   Mang Okim 
     
     
    
    From:



The information contained in this communication is intended solely for the use 
of the individual or entity to whom it is addressed and others authorized to 
receive it. It may contain confidential or legally privileged information. If 
you are not the intended recipient you are hereby notified that any disclosure, 
copying, distribution or taking any action in reliance on the contents of this 
information is strictly prohibited and may be unlawful. If you have received 
this communication in error, please notify us immediately by responding to this 
email and then delete it from your system. CNOOC is neither liable for the 
proper and complete transmission of the information contained in this 
communication nor for any delay in its receipt.

----------------------------------------------------



Geosea XIV and 45TH IAGI Annual Convention 2016

Bandung , October 10-13 2016

for further information please visit our website at 
http://geosea2016.iagi.or.id or email to [email protected]



----------------------------------------------------



Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:

Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI)

No. Rek: 123 0085005314

Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti)

No. Rekening: 255-1088580



----------------------------------------------------

Subscribe: [email protected]

Unsubscribe: [email protected]

----------------------------------------------------

DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 

posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 

In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited

to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 

from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 

any information posted on IAGI mailing list.

Kirim email ke