Bercocok Tanam di Lahan Gambut Sumber: Republika
Sejauh ini, masyarakat setempat paham lahan gambut dengan ketebalan di atas tiga meter tidak cocok untuk ditanami. Meski begitu, tanaman tertentu, seperti pohon galam, tumih, meranti, dan ramin bisa tumbuh di sana. ''Tetapi, pada umumnya petani memanfaatkan lahan bergambut yang di bawahnya terdapat aluvial,'' ungkap Burhanudin Isa, bupati Kapuas, Kalimantan Tengah. Dibjo Sartono, programme director Wetlands International Indonesia Programme, menegaskan padi tidak cocok ditanam di lahan gambut. Sebagai gantinya, masyarakat setempat bisa menanam tumbuhan lain. ''Kebun cabai masyarakat Jambi merupakan contoh sukses bertani di lahan gambut,'' ujarnya. Selain cabai, Dibjo menyebutkan masih ada beberapa tanaman produktif lain yang dapat tumbuh subur di tanah gambut. Rotan, meranti rawa, ramin, kayu putih, jagung, kacang tanah, dan kedelai sudah terbukti tahan hidup di rawa gambut. ''Selain itu, untuk menghindari penggundulan di lahan gambut, pohon jelutung (Dyera costulata) yang menghasilkan getah untuk permen karet dan bahan kosmetik bisa ditanam,'' paparnya. Mengenal gambut Gambut terbentuk dari akumulasi bahan organik yang berasal dari sisa-sisa jaringan vegetasi alami pada masa lampau. Gambut biasanya terbentuk di daerah cekungan di belakang tanggul sungai yang selalu jenuh air. Di sana, proses dekomposi berjalan sangat lambat karena drainasenya terhambat. Lahan gambut berperan penting dalam tata air kawasan. Ia bersifat seperti spon penyerap kelebihan air di musim hujan hingga dapat mencegah banjir. Sementara itu, di musim kemarau, air yang dimilikinya akan terlepas secara perlahan. Sejumlah satwa langka, seperti buaya senyulong dan harimau sumatra, menjadikan lahan gambut sebagai tempat berlindung. Lahan gambut juga berperan penting bagi seisi alam dalam kapasitasnya sebagai penyimpan karbon. Gangguan fungsi yang satu ini dapat menyebabkan lepasnya karbon ke atmosfer dan mendorong laju perubahan iklim. Kerusakan gambut antara lain dipicu oleh kegiatan penebangan liar, pembukaan lahan untuk pertanian, industri, dan pemukiman. Pembuatan parit atau kanal juga merupakan kegiatan yang kerap merusak lahan gambut. Aktivitas tadi berdampak pada pengeringan gambut, amblasnya lahan, dan intrusi air laut. Kondisi tersebut membuat lahan gambut mudah terbakar di musim kemarau dan tidak dapat menampung air di musim hujan. -- _______________________________________________ Find what you are looking for with the Lycos Yellow Pages http://r.lycos.com/r/yp_emailfooter/http://yellowpages.lycos.com/default.asp?SRC=lycos10 ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/S8XolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> IASA homepage: http://welcomte.to/iasa_japan or http://www.geocities.com/iasa_japan/iasa.html Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/iasa/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
