Sekedar menambahkan, Igloo versi 5 yang diinstall di Pakubuwono Library, sudah ditambahkan fitur Library Automation dengan bantuan MySQL. Jadi modul katalog tetap pakai ISIS, tetapi modul item, membership management dan circulation transaction support, pakai MySQL. Sedangkan di Jaringan Perpustakaan IAIN Jawa Timur, Igloo di desain untuk kegiatan Inter Library Loan. Lagi2 dengan menggabungkan Igloo dan MySQL. Insya Allah sekitar tgl 6-10 April saya dan Arie akan ke Surabaya untuk instalasi dan training.
Rencananya juga, Igloo yang sudah ditambahkan Library Automation juga akan dirilis OpenSource, tapi masih dalam tahap penyusunan dokumentasi, dll. Saya belum bisa kasih kepastian jadwal rilisnya, maklum kita2 masih full konsentrasi di on-going project (maklum kan mereka sudah bayar, tentu support nya beda.... hehehe....). Yang menarik, dari berbagai development yang kita lakukan, kita "tanpa sengaja" menghasilkan software baru. Misalnya karena seringnya pakai Igloo dan MySQL, kita bikin kumpulan "class" yang sering kita pakai supaya ketika menulis program bisa lebih cepat dan konsisten. Ada class untuk mengakses data isis (misalnya mengambil judul dari suatu record, dll), class untuk mengakses MySQL, class untuk membuat table dan form, dll. Berbagai class tersebut kita anggap sebagai development platform, distributable (bisa ditempelkan dengan mudah ke aplikasi manapun), dan kita kasih nama "Simbio". Simbio inspirasinya dari "Simbiosis Mutualisme", saling memanfaatkan dalam kebaikan :). Saya gak yakin bisa membikin itu semua kalau tidak ada bantuan dari Arie dan Yono, juga dukungan motivasi dari pengguna ISIS semua. That's the power of opensource! Kalau orang2 Perl bilang "There's more than one way to do it!", maka pengguna igloo bisa bilang "There's more than one way to use it!" :D Terima kasih Hendro @ JCLEC Akpol Semarang NB: 1. Kalau ada pertanyaan seputar Igloo, lebih baik ditanyain via milis ini. Kalau ada pertanyaan seputar igloo via jalur pribadi, silahkan kontak Mas Yono (wynerst at indo dot net dot id) atau Arie (dicarve at yahoo dot com). Mereka sekarang adalah penanggungjawab utama development Igloo. Lebih baik jangan ke saya, agak sulit dengan situasi kerja yang sekarang. 2. saya lagi diklat Basic Intelligence di semarang. Ternyata sebnarnya Intelligence itu librarianship banget! Intinya, ngumpulin, klasifikasi, diolah, ditulis kembali (repackaging), dan di sebarkan. Itu sebabnya di direktorat saya, yang dikirim orang2 dengan background Librarianship. Tapi memang kita2 kurang mampu memberikan nilai tambah pada informasi yang kita dapat. Itu yg harus kita perbaiki. very interesting to discuss! --- In [email protected], arie nugraha <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Untuk saat ini sudah 2 perpustakaan yang memakai IGLOO 5, yaitu IAIN Jawa Timur dan Pakubowono Residence Library. Keduanya tetapi untuk intranet lokal jadi ga bisa diliat di internet mas Bogi. > > Bogi Yuliyarso <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Contoh Igloo ver.5 yang perpustakaan mana aja yang sudah pake? mau lihat > dunk....tampilanya > > Salam, > Bogi -- Towards cyber libraries to support information society in Indonesia. Joining ICS-isis by sending mailto:[EMAIL PROTECTED] Visit ICS-Portal at http://digilib.binus.ac.id/ics/index.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ics-isis/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
