INILAH.COM, Jakarta – Perang smartphone makin keras setelah Motorola merilis Android yang diperkirakan menjadi platform terbesar kedua di 2012. Analis menyebut korban pertamanya: BlackBerry.
Handset Motorola Droid bisa menjadi penantang berat bagi Apple, Nokia maupun BlackBerry Research in Motion (RIM). "Orang-orang tertarik dengan ponsel Android karena berbeda dan trendi. Droid merupakan hal baru dalam telepon," kata analis Rob Enderle dari Enderle Group di Silicon Valley. Chief Executive Google Eric Schmidt baru-baru ini menyatakan pasar ponsel pintar berada di titik puncak dari sebuah "ledakan" perangkat Android. Perusahaan periset pasar Gartner setuju dengan Google dan meramalkan setidaknya akan ada 40 model ponsel Android dalam setahun. Android akan menjadi tempat platform ponsel terbesar kedua pada akhir 2012. "Dalam beberapa tahun, Android akan menjadi ponsel pintar paling popular kedua dan bertarung neck-to-neck dengan Apple," kata analis Gartner, Van Baker. Produsen HTC dari Taiwan merupakan yang pertama meluncurkan telepon berbasis Android ke pasar akhir tahun lalu. Sementara Apple iPhone telah menjadi perangkat yang didambakan sejak diperkenalkan pada awal 2007. Namun analis menyebut korban pertama Android adalah ponsel pintar BlackBerry yang dibuat oleh RIM yang berbasis Kanada. "Droid bukan pembunuh iPhone," kata Vice President Komputasi Mobile Gartner Ken Dulaney. "Tapi ini benar-benar serangan terhadap RIM. RIM kemungkinan akan kehilangan banyak bisnis," kata Baker yang menyatakan pelanggan akan terpikat pada handset Droid. Sebenarnya RIM telah meningkatkan kekuatannya dengan merilis smartphone Bold 9700 akhir bulan ini. "Bold 9700 luar biasa. Bagi mereka yang suka keyboard, Bold adalah nomor satu," kata Dulaney Perangkat BlackBerry lebih menarik kelas pengguna berbeda yang suka mengetik dan menuntut jaringan yang aman untuk mengurus bisnis atau hal-hal sensitif lainnya. "(Presiden AS Barack) Obama tidak akan menggunakan iPhone," kata Dulaney. "Tidak ada keamanan di iPhone, dan Android masih lemah dalam hal dukungan." Sementara Microsoft mungkin berakhir dengan menjadi korban keberhasilan Android. "Android menggantikan apa yang Microsoft inginkan, sistem operasi yang berlisensi untuk smartphone," kata Dulaney. Perusahaan riset Gartner meramalkan proyek Android akan menguasai 14,5% pangsa pasar pada 2012, berada di posisi kedua hanya di belakang Nokia dengan Symbian. Android memiliki kelebihan bebas dan terbuka untuk semua produsen handset, sedangkan Apple dan RIM terpaku pada sistem operasi mereka. Presiden dan pendiri Siteworx Tim McLaughlin pengembang aplikasi untuk komputer dan platform mobile memiliki pandangan berbeda. Dia mengatakan pasar telepon pintar akan menjadi pacuan antara dua kekuatan besar iPhone dan Android, dengan Android pemenangnya. "Dalam jangka panjang, Android akan menang," katanya. [mdr] http://inilah.com/berita/teknologi/2009/11/09/178245/android-siap-habisi-blackberry/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Google Groups "Indonesian Android Community [id-android]" group. To post to this group, send email to [email protected] To request to subscribe to this group: Click http://groups.google.com/group/id-android/ Choice Apply for Group Membership or Please visit the following page: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB or To send a message to the owner, visit the following page: http://groups.google.com/group/id-android/post?sendowner=1&hl=en-GB or [email protected] For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/id-android?hl=en?hl=en-GB To unsubscribe from this group, send email to [email protected] Indonesian Android Community on Facebook http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729 -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
