Jakarta - Hadirnya teknologi Long Term Evolution (LTE) di Indonesia untuk jaringan seluler generasi keempat (4G) diharapkan bisa menjadi jawaban atas kebutuhan mobile broadband. Teknologi ini juga diyakini akan membuat tarif akses data semakin turun.
"Kebutuhan akan mobile broadband yang terus melonjak tinggi dalam beberapa tahun ke depan, sementara kapasitas jaringan yang ada akan diserap habis oleh pelanggan. Itu sebabnya dibutuhkan suatu teknologi yang dapat memberikan kecepatan dan kapasitas yang tinggi dengan cost per bit yang semakin murah," kata Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, usai peresmian uji coba LTE di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (21/6/2010). Sarwoto tak mengungkap angka pasti tentang penurunan tarif data dengan hadirnya LTE. "Itu sebabnya kami menggelar uji coba LTE ini supaya bisa sekalian menghitung penurunan tarif melalui perencanaan bisnis yang matang." Dalam uji coba LTE yang digelar bersama induk perusahaannya, Telkom, dan sejumlah mitra vendor seperti Huawei, Ericsson, dan Nokia Siemens Network (NSN), Telkomsel juga berharap bisa mendapat perhitungan yang matang soal peluang bisnis dan ekosistem perangkat sebelum mengimplementasikan teknologi ini secara komersial. Meski Menkominfo Tifatul Sembiring memproyeksikan LTE sudah bisa digelar mulai 2012 mendatang, namun Sarwoto berpendapat peluncuran layanan LTE secara komersialisasi akan sangat bergantung pada strategi dari masing-masing operator. "Saat ini kami rasa trafik dari mobile broadband masih bisa dibawa oleh teknologi HSPA+. Tapi tidak menutup kemungkinan di tahun-tahun mendatang LTE dibutuhkan jika HSPA+ sudah tidak mampu membawa trafik data secara efisien dan cost effective," ujarnya. Telkomsel sendiri mulai menggelar uji coba LTE serentak di tiga kota, Jakarta, Medan, dan Bali, secara terbatas. Untuk uji coba LTE di luar ruangan (outdoor), operator ini akan mengujinya di Garut, Jawa Barat. LTE sendiri diyakini bisa menyalurkan trafik data maksimal 170 Mbps (unduh/download) dan 70 Mbps (unggah/upload) dalam kondisi trafik normal (best effort). Layanan ini sudah dioperasikan secara komersial oleh operator luar seperti Telia Sonera, AT&T, Verizon, KDDI, NTT DoCoMo, CSL, dan Telenor. Sementara vendor jaringan yang menyatakan sudah siap menyediakan jaringan LTE adalah NSN, Ericsson, Huawei, Alcatel-Lucent, dan ZTE. ( rou / ash ) http://www.detikinet.com/read/2010/06/21/170034/1383059/328/tarif-data-semakin-murah-dengan-lte/?i991102105 -- Salam, Agus Hamonangan http://groups.google.com/group/id-android http://groups.google.com/group/id-gtug Gtalk : agus.hamonangan Follow : @agushamonangan E-mail : [email protected] -- "Indonesian Android Community [id-android]" Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB Moderator: [email protected] ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729
