Pakde AH, mungkin bisa kita dicarikan inpo di negeri lain bagaimano? Kalau saya cenderung ditampung dalam satu wadah saja. Ada wujud kebersamaan dalam suka dan duka. Dan lagi, toh distribusi fee/komisi khan bisa berdasarkan berapa yg download, berapa kali on line, berapa lama on line, dll relatip mudah diperhitungkan. Sedang untuk yg terkait dgn provider, standarnya minimal sesuai dengan praktik bisnis yg berlaku, kalau mungkin dengan ditambah dengan syarat yang lain, tapi tambahan ini tentunya tidak terkait langsung dengan financial, lebih banyak ke arah pengembangan, edukatip, dan social care... dll
√ SHIFT_android On 30 Jun 2010 07:13, "Budi Hartono" <[email protected]> wrote: Kalo menurut saya transparan bro. Diindo setau saya untuk transparan susah. Percuma kalo dela 30-70 pun kalau ga transparan :D Seprti almarhum mbak surip di iming2 dengan ringtones udah mencapai digit milyar. Tapi begitu pass away anaknya dapet 100jt aja kaga kayanya... Kan jadi kasus tuch ujung2nya kan cuman janji dan janji Kalo memang ga bisa perorangan munkin bisa dibentuk lembaga perorangan yang memfasilitasi daripada programmer di rugikan dan ujung2nya malas bikin aplikasi lagi Maju terus komunitas indonesia :D -- *************************************** www.MiniDarkStore.com -- For your fashion life style *************************************** ym: minidarkstore -----Original Message----- From: Agus Hamonangan <[email protected]> Sender: id-andr...@googlegr... -- "Indonesian Android Community [id-android]" Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB Moderator: [email protected] ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729
