Sebelumnya saya minta maaf kalau sebenarnya ini adalah post kedua saya untuk
Smart Handheld Liquid Competition ini.
Sesuai aturan, ngga apa-apa kan kalau post dua buah review... :)
Pada entry kali ini saya hanya memfokuskan pada kemampuan kamera dan browser
Acer Liquid E.


*5.0 Megapixels of Fun, Plus Comfortable Browsing Experience*
====

Acer Liquid E adalah sebuah hand held Android baru keluaran Acer yang
tergolong high-end. Sebelumnya saya sudah pernah melihat dan sedikit
mengutak-atik hand held ini ketika teman saya berkunjung. Namun, dipenuhi
rasa penasaran serta gejolak gairah muda yang meluap-luap, saya putuskan
untuk mendatangi acara akbar ICS 2010 di JCC. (Juga agar saya punya bahan
untuk mengikuti Smart Handheld “Liquid” Competition… hehehe)

Setelah mengalami perjalanan panjang, sampailah saya di gerbang JCC dengan
baju lecek dan keringat membasahi badan. Tujuan pertama saya sudah jelas:
booth Acer Liquid E. Sebelum itu saya mengeringkan badan dulu di toilet,
karena ngga enakan kalau ketemu sama SPGnya dalam keadaan basah kuyub karena
keringat. Salah-salah nanti mereka kabur, karena takut diajak main di
kubangan.

Saya kemudian mendatangi booth Acer Liquid E dan segera mengenali hand held
yang sedang dilihat-lihat oleh para pengunjung. Sesegera mungkin saya
mengulurkan tangan saya untuk meraih satu buah unit yang tergeletak tak
berdosa. Tetapi… ternyata saya kalah cepat dengan seorang anak yang
kelihatannya masih duduk di bangku SMP. Ia mulai mengutak-atik hand held
tersebut dengan asyiknya. Saya yang tidak sabaran kemudian memberikan
pandangan dengan aura membunuh. Setelah akhirnya Ia selesai menggunakannya,
mungkin karena ketakutan, tiba giliran saya untuk mencobanya.

At laaaaaast! Akhirnya hand held yang saya idam-idamkan pun berada di
tangan. Wah, live wallpaper Android Éclair ini sedang memunculkan gambar
permukaan air, sehingga membuat nama “Liquid” semakin tepat untuk
disandangkan pada hand held ini.

Saya langsung membuka kuncinya dan langsung mencari carousel widget yang
berada di layar home screen paling kiri. Carousel ini berfungsi untuk
menampilkan thumbnail album art untuk lagu-lagu mp3, video, serta foto yang
ada di dalam memori handheld ini.

Saat saya mencapai carousel tersebut, saya dikagetkan dengan foto-foto di
dalamnya yang agak “nakal”. Wow! Ini pasti kerjaan iseng orang-orang sebelum
saya. Masa SPGnya pada difotoin. Eh tapi ngga apa-apa kan kalau saya
“pura-pura” ngga sengaja ngebuka foto itu… Ehehehe… *ketawa nakal*

Saat saya melihat foto-foto yang ada, saya terkesima. Bukan terkesima oleh
model yang difoto, melainkan terkesima oleh detail foto yang dihasilkan oleh
kamera 5MP milik Acer Liquid E ini. Gambarnya pun tidak pecah walaupun saya
zoom. Bahkan sebuah tulisan kecil yang berada jauh dari booth terlihat jelas
dan tidak berbayang. Kualitas kamera yang high-end ini benar-benar memuaskan
hati saya.

Tapi tunggu dulu, saya pun kemudian penasaran ingin mencoba langsung
kemampuan kamera ini. Langsunglah saya buka aplikasi kameranya tanpa pikir
panjang. Saya (juga) memotret mbak-mbak SPG yang sedang asyik menjelaskan
fitur hand held Acer Liquid E ini kepada para pengunjung.

Walaupun badan objek bergerak-gerak kesana kemari, hasil jepretan pertama
saya ini ternyata sangat memuaskan. Awalnya saya mengira hasil fotonya akan
berbayang, tetapi ternyata tidak. Kemampuan kamera 5MP ini menghasilkan
gambar yang tajam, halus, dan tidak berbayang.

Kemudian saya memotret para pengunjung yang berlalu-lalang. Alhasil, foto
yang tercipta agak sedikit terlambat. Untuk melakukan fokus terhadap objek
fotonya, ternyata kamera hand held ini membutuhkan waktu beberapa saat.
Selain itu, ternyata kamera Acer Liquid E ini belum dilengkapi dengan flash.
Walaupun demikian, bagi saya kualitas kamera hand held ini sudah sangat
mencukupi kebutuhan.

Setelah puas iseng memotret orang-orang, saya keluar dari aplikasi kamera
dan membuka aplikasi perekam video. Segera saya tekan tombol untuk merekam
dan kemudian saya menyorot keramaian di sekitar booth Acer Liquid E.
Hasilnya luar biasa. Pada video yang dihasilkan tidak terlihat kotak-kotak
pixel yang tidak beraturan. Gerakan berjalan para pengunjung terekam dengan
baik tanpa lagging atau bahkan patah-patah. Seakan melihat langsung tanpa
menggunakan kamera.

Karena penasaran dengan browsernya, saya kembali ke home screen dan beralih
ke carousel lainnya yang berada di home screen paling kanan. Carousel ini
berguna untuk menampilkan short-cut untuk menuju website-website favorit.
Saya meng-klik carousel tersebut untuk browsing ke beberapa website, seperti
Google, Kaskus, dan GameSpot.

Dengan kualitas browser yang sudah mendukung multi-touch, saya bisa
melakukan “pinching zoom” untuk zoom-in dan zoom-out. Fitur ini, dilengkapi
dengan layar yang luas, membuat web browsing terasa sangat nyaman. Walaupun
kecepatan internet ketika saya mencobanya terasa kurang maksimal, saya
sempat merasakan betapa mudahnya browsing pada Acer Liquid E ini.

Dengan Éclair 2.1 bawaannya, Acer Liquid E memiliki potensi besar untuk
menjadi hand held favorit pengguna Android. Apalagi dukungan kamera serta
layar 800x480-nya yang lebar pasti akan menarik minat banyak kalangan
pecinta multimedia.

Acer telah memasuki persaingan smart phone dengan persenjataan yang kuat.
Dengan gebrakannya yaitu Acer Liquid E, patut kita tunggu senjata-senjata
baru apa saja yang nantinya akan dikeluarkan setelah ini.


-- 
sent from the other galaxy!

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

Kirim email ke