Vote untuk nyang ini....gaya tulisannya seolah2 membawa kita menikmati menu yg ada di Acer LE.......hmmmm, moga menang om
Salam, Ca'Fa™ On Jul 17, 2010 6:12 AM, "Handini Suwarno" <[email protected]> wrote: My First Experience with Acer Liquid E Berawal dari kesan pertama yang sulit untuk dirumuskan, susah untuk diejawantahkan, sedikit mendadak, dan terakhir karena keabsahan tangan Tuhan yang mengatur segala sesuatunya, saya terpilih menjadi salah satu pemenang dari 20 undangan VIP di JCC 14 Juli yang lalu yang berhak untuk menghadiri launching pertama kali smartphone Liquid E, handphone smart ber-OS Android pabrikan Acer. Hmm… inilah pertama kalinya dalam sejarah persilatan dunia smartphone saya yakin bahwa Acer Liquid E adalah soulmate saya Ternyata, selidik punya selidik, yang datang di launchingnya Acer Liquid E ini terdiri dari berbagai macam profesi lho... Ada wartawan, blogger yang merangkap penulis—yg selama ini hanya saya kenal lewat tulisan-tulisannya tapi mendadak saya berkenalan langsung dan bertukar kartu nama cihuuuuuy! , beberapa vendor telekomunikasi, wakil dari operator terkemuka di tanah air, anggota dari milis id- [email protected], dan lain-lain yg tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Seperti janji pihak Acer pada undangan, di sela-sela acara, kami para undangan diberikan kesempatan untuk mencoba performa Acer Liquid E secara bergilir. Saya langsung heboh ketika salah satu audiens yg duduk di sebelah saya menawarkan untuk menjajal kehandalan Liquid E. Pasalnya inilah pertamakalinya saya menjajal smartphone keluaran Acer, karena sebelumnya saya tidak pernah memiliki handphone keluaran Acer, selain karena Liquid E ini adalah produk smartphone pertama yang akan hadir di Indonesia. Jadi wajar saja ketika saya langsung menyambar Liquid E dari peserta undangan di sebelah saya, bak harimau tidak makan sebulan, bak kucing bertemu ikan :D 1. Pertama-tama saya langsung mengamati desainnya yang ciamik juga gaya, agak nge-per juga karena dilihat dari desain, Liquid E ini kayaknya cocok banget buat businessman, tapi alhasil saya yg masih mahasiswa pun dibuat terkagum-kagum dengan kasing hitam elegan nan menawan yang menempel di sekujur body Acer Liquid E, anehnya body-nya yg mengkilap ternyata nyaman di pegang alias nggak licin, padahal kalo menurut pengalaman saya pribadi (jujur saya udah pernah mencoba hampir semua handphone dari berbagai vendor, body dari beberapa handphone yang saya miliki terkesan kurang ramah karena licin jika dipegang dan cepat kotor jika kita tidak membungkusnya dengan kasing-kasing yang saat ini sedang booming di pasaran dengan berbagai jenis dan aneka warna). Sumpah, saya mulai tertarik dengannya 2. Ketika mata saya sudah mengalihkan pandangan ke area layar, saya kembali berdecak : “Ini gila! Layarnya 3.5 WVGA. Mantap! gede, resolusi warnanya juga siip, nggak bikin mata bosen dan pegel. Pokoknya keren abis!” secara tidak disengaja saya malah kembali membanding-bandingkan dengan ponsel-ponsel saya terdahulu. Saya bisa main game kayak di Nintendo kalo kayak gini! nintendo kalah malah, soalnya udah bisa main game 3G terus Gak perlu lagi main pake joystick syalalalalalalala 3. Tema yang futuristik, artistik, dan mewah. Selagi memperhatikan layar, maka sempat gak sempat mata saya ikut memperhatikan temanya yang artistik, keren abis, warnanya bener-bener pas dan bergradasi. Serasa berada di negeri sejuta warna karena latar tema kotak-kotak kecil berwarna mejikuhibiniu berpendar-pendar dari satu sudut ke sudut lain. Sumpah, saya mulai mengaguminya… 4. Ringan, enak di saku. Konsep Liquid E, yakni : Pocket your world, dan saya menyetujuinya. Kirain saya bakal berat, tapi ternyata malah lebih ringan dari bobot handphone yg saat ini sedang saya gunakan *garuk-garuk kepala* bobot Liquid E Cuma 135g, sedangkan hp saya saat ini 189g ccckk…ccckk…ccckkk… ini smartphone canggih banget deh… 5. Ketika jari-jari saya menyentuh layarnya, responnya cepat dan oke. Selain itu, ikon-ikon yang tersembul di layar dengan menyentuh tombol menu (yg disiasati oleh ikon kotak-kotak kecil) berjajar dengan sangat manis menghiasi layar yg super lega itu 6. Saya menyentuh suatu ikon, yap! fitur yang paling saya sukai, saya mencoba fitur messagingnya. Dan ketika baru mencoba untuk menulis sesuatu, saya kembali terperangah dengan hadirnya dua karakter berbeda. Ada karakter latin dan karakter Chinese (Hanyu Pinyin) yg muncul bersamaan. Selain itu, karakter China (hanyu pinyin) yg muncul juga telah diprediksi karakter mana saja yg sering muncul seperti wo=saya, ni=kamu, nin=anda, wo men= kita, ni men =kalian, ta men=mereka, dll. Alhasil kita bisa menuliskan karakter latin yg dpt kita campur dengan karakter Mandarin tanpa mengatur settingan dahulu. Oh God! Oh God! Saya benar-benar surprise dengan fitur ini karena saya yg sekarang sedang mengikuti kuliah pilihan bahasa China merasa tertolong begitu mengetahui hal ini. Jiu rang wo ai ni Liquid E, Wo zhen zhen de hen ai ni Acer Liquid E! ^,^ (Biarkan saya mencintaimu Liquid E, jangan tolak saya karena saya sangat-sangat cinta kamu Acer Liquid E!) ^,^ 7. Selain dapat mengakses beberapa karakter sekaligus (selain Latin dan China juga terdapat beberapa karakter huruf Jepang, Korea, dll) , ternyata Acer Liquid E ini juga bisa menyimpan email (push-email) dari Gmail, Hotmail, Yahoo! mail hingga 10 akun. Pikiran nyeleneh saya tiba- tiba muncul untuk mendaftarkan enam buah email yg saya miliki. Saya tiba-tiba kepikiran pulau komodo yg mesti di vote tiap 1 email untuk menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia yg baru di www.new7wonders.com. Saya terobsesi dengan itu, tapi saya mengurungkan niat karena takut yg lain gak kebagian menjajal performa Liquid E ini, bisa-bisa diantara undangan yg hadir bakal ada yg mengerutkan kening dan mengerucutkan bibir karena Liquid E-nya gak pindah-pindah dari tangan saya. Sumpah, saya sudah tergila-gila dengan Liquid E ini… 8. Ini dia nih, fitur wokeh yg mesti dicoba. Penasaran dengan angka 5 Mega Pixels yg terdapat di belakang body, akhirnya saya menekan ikon kamera, dan taraaaa… saya shock dengan penampakan yg terdapat di layar. Bukan, bukan karena ada penampakan sesosok makhluk gaib berambut panjang, bermuka hancur, atau makhluk gundul bermata merah. Bukan itu, tapi karena ketajaman kamera serta kemampuan auto-fokus yg terdapat di kamera ini. Beberapa kali saya membidik gambar, menjepretnya, membidik kembali, menjepretnya lagi, kemudian melihat hasil jepretan-jepretan dadakan saya. Saya merasa shock lantaran hasilnya maksi, warnanya pun sama dengan warna objek aslinya. Dan layaknya kamera digital professional, terdapatnya tombol shortcut di sisi body turut membantu kita-kita (tanpa harus mengakses fitur ini lewat menu pilihan) agar tidak kehilangan moment untuk mengambil gambar menarik dadakan yg tiba-tiba hadir di hadapan kita. Eeeerrrrr…. Saya bertambah geregetan tiap kali mengetahui satu demi satu kehandalannya :O 9. Acer Liquid E is optimized for watching movies in high-definition 720p quality, streaming YouTube videos at very high speed via Wi-Fi and HSDPA 7,2Mbps. Alamaaak…. Mana video yg kita lihat bisa dimundurin, dimajuin tanpa berhenti-berhenti Karena loading yg ekstra ngebut… balap gan! 10. Tiba-tiba saya ingat bahwa smartphone ini berbasis OS teranyar, yakni Android. Dengan Android Éclair 2.1 yg bisa diupgrade Froyo. Sebelumnya saya cuma tau handphone berplatform java, atau ber-OS- Symbian. Saya udah pernah utak-atik kedua jenis handphone, oh salah… saya udah pernah ngutak-atik tiga macem handphone, dari yang java, symbian, sampe hp yang nggak punya teknologi java apalagi symbian. Nah, untuk yg android besutan Acer ini saya baru coba sekarang, dan two thumbs up buat Acer Liquid E…. gak seperti smartphone ber-OS- Symbian yg acapkali lemot dan nge-hang, Liquid E ini lancar dan mulus, performanya stabil, dan fitur multitasking-nya bener2 ngebantu kita untuk melakukan berbagai macam kegiatan dalam satu waktu. Nge-fesbuk, dengerin musik, kirim sms… Hmmm… kayak kalo kita lewat jalan tol bebas hambatan gitulah, lancar… saya sempet mikir yg ditangan saya ini java karena nggak lemot lho… tapi bedanya java tentu aja gak bisa dioptimalkan untuk membuka dokumen doc, rtf, pdf, powerpoint, dsb, sedangkan Acer Liquid E with Android Éclair 2.1 ini semuanya bisa dibuka, diedit, pokoknya kereeeen! saya bisa ngedit skripsi tanpa notebook doong ;D 11. Dari berbagai artikel yg saya baca, Android 2.2 froyo kaya fitur. OS ini dilaporkan mengemas beberapa artileri berat. Diantara fitur yg diidukan bakal hadir adalah JIT compiler, tambahan RAM, tambahan Open GL ES 2.0, Flash 10.1, perbaikan masalah ‘crazy screen’, perbaikan masalah multi-touch, aktivasi warna trackball, dan pengaktifan radio FM. Ya! Dan Android Eclaire 2.1 yg terdapat di Acer Liquid E ternyata bisa diupgrade. Sip! Sip! Sip! Mengingat beberapa ponsel android yg lain kemungkinan tidak akan mendapatkan upgrade Froyo. 12. Selain ber-OS Android Éclair 2.1, Liquid E juga menggunakan CPU/ Modem Qualcomm Snapdragon 8250, 768 MHz. Ehem… Snap berarti Gertakan. Dragon berarti Naga. So, Snapdragon berarti Gertakan Sang Naga! OMG! Pantesan aja dari tadi ini smartphone performanya canggih gila, fiturnya oke punya, mirip naga yg merupakan hewan sakral gabungan ular dan singa, kendaraan para Dewa di dalam mithologi Cina. 13. Aiya… aiya… baterenya berjenis Lithium Pollymer 130 mAh. Dalam keadaan standby, mencapai 400 jam. Ini berarti bisa tahan 16 hari! Gak perlu sering nge-charge. Dan bisa ngebantu bumi kita keluar dari masalah global warmiiiiiiiiiiiiiing . Go Green! Go Green! Go Green! *lari-lari di bunderan HI sambil bawa spanduk* 14. Dan akhirnya saya mengerti penuh yg dikatakan Pak Husen Halim, Consumer Brand Manager Acer Group Indonesia bahwa Liquid E memiliki motto : Pocket Your World. Artinya tidak lebih dan tidak kurang karena berbagai macam kegiatan dapat kita lakukan di Liquid E yg ukurannya cukup di kantong ini. Kita bisa fesbukan, browsing mengenai keadaan lingkungan sekitar, mengunggah dan mengunduh konten-konten multimedia, berkirim-kabar dengan twitter, facebook, maupun jejaring sosial yg lain dengan teman-teman di berbagai belahan dunia, dengerin music, mengedit laporan, atau tugas, dll. Bagai dunia berada di dalam genggaman kita, dunia berada di saku kita dengan Acer Liquid E. 15. Nah, kembali saya mencoba kehandalan Liquid E di tangan saya ini… saya menyentuh lembut ikon biru dengan huruf ‘f’ ditengah-tengahnya dan memulai untuk mengaksesnya. Ketika disentuh, maka layar kembali ke halaman baru yg menampilkan nama akun dan password. Hmm… saya tertarik untuk mencoba wifi 802. 11 b/g yg terbenam di dalamnya. Tapi mengingat saat itu saya berada di lantai bawah tanah, saya jadi urung juga mencobanya lagian sebelah saya sudah melirik-lirik, saya jadi nggak enak hati karena udah hampir sepuluh menit lewat Liquid E ada di tangan saya hehehehe… Trimakasih banyak -- "Indonesian Android Community [id-android]" Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB Moderator: [email protected] ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729 -- "Indonesian Android Community [id-android]" Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB Moderator: [email protected] ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729
