2010/8/29 Johan Huang <[email protected]>:
> Emang sih, kernel untuk OS Linux itu sudah dirancang untuk jalan di platform
> PC base, dimana khusus untuk x86 punya lingkungan.

utter bullshit. saya terlibat develop embedded linux system non x86,
jadi linux sudah bukan lagi khusus untuk x86.

> Sedangkan Android untuk
> processor kecil. Tapi itu juga diambil dari kernel yang sama dan compile
> ulang untuk bahasa dan fasilitas si processor itu. Berdasarkan pengalaman
> gua yang sering compile ulang kernel untuk berbagai macam mesin, saya
> mengatakan kernelnya tetap sama, karena system management task nya, power,
> dan juga dispatcher masih menggunakan routine yang sama, yaitu dari nenek
> moyangnya.... LINUX 1.0

no, itu sudah bukan "persis sama". berbasis linux, benar, tapi persis
sama, adalah salah sama sekali. makanya saya bilang umur android yang
2 tahun ini masih terus evolving, sementara linux kernel yang buatan
linus torvald sudah 19 tahun, itu termasuk faktor kontribusi
kestabilannya.

> Untuk Mac sih emang beda, dia bukan Linux, tapi dia diambil dari BSD OS,
> dimana lebih dekat kepada si Tuan aslinya, yaitu UNIX. Tapi sekali lagi,
> kemiripan dalam keluarga *NIX membuat OS tersebut terkenal stabilitas dan
> fleksibelnya.

saya tetap tidak melihat apa hubungannya dengan linux.

> Untuk kasus kamu yang butuh reboot, aku pernah koq... Gara-gara install satu
> aplikasi yang membuat bentrok ke fungsi radionya, sehingga aku harus memilih
> reboot ketimbang troubleshoot satu persatu.

sementara anda klaim sebelumnya tidak perlu reboot. mana yang benar?

> Yang menjadikan perbandingan aku untuk mengatakan gak perlu reboot adalah
> dengan produknya si mikocok yang selalu suka nampilkan pelem blue di layar,
> gak itu HP maupun PC. bikin sebel yak?

almost all of my windows 7 installation can go on 3 months without
reboot. seems you're out of touch with the OS you're talking about.

> Tapi kalau keluarga *NIX, lebih stabil. Saya berani bilang begitu karena
> saya sudah ngerasakan sendiri product2 nya. Contoh paling sederhana.... Ai
> pong. Walaupun gua sangat benci GUI nya. Tapi namanya Ai pong dan ai pod,
> itu bikin salut. Sangat jarang ditemukan HANG sampai kudu reboot device nya.

itu bukan linux. linux bukan unix, bukan keluarga unix. apa point anda?

> Oh ya, ngomong soal OS yang gak perlu reboot... Controller satelit yang
> terpasang di angkasa kita... Bayangkan klo tiap pagi sang engineer mesti
> reboot seluruh system di satelit. Nunggu mereka boot up aja, si satelit
> keburu kabur dari orbitnya.... So, begitulah stabilnya keluarga NIX,
> termasuk android.

sudah mulai nyasar ke mana2. anda terpaku pada software, sementara
ketika anda bicara satelit (ya, saya juga kerja di perusahaan yang
mengendalikan beberapa satelit), hardware-nya bukan PC biasa. sama
seperti kelas server ataupun mainframe jaman dulu, mereka sengaja
dibuat supaya tidak mudah crash, beda dengan pc/mac yang diproduksi
dengan biaya serendah mungkin. tapi tetap saya tidak melihat point
anda ini berhubungan dengan linux.

-- 
http://ryosaeba.wordpress.com/2010/08/16/membedah-artikel-jiplakan-di-koran-anak-indonesia/

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
Peraturan Jual dan Kloteran ID-Android  http://goo.gl/azW7
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

Kirim email ke