bukan kaga asing
tapi malah rada 'mundur'
di indonesia malah sistem kontrak ga bisa karena 'ngeyel' rate di sini
terlalu tinggi.
lha...yg pake cc & ngeyel aja udah banyak :p
hehehe
no offence to anyone :p


2010/1/6 Agus Hamonangan <[email protected]>

> *Jakarta* - Google akhirnya resmi membuka tabir untuk ponselnya, Nexus
> One. Di luar produk ponsel itu sendiri, Google mengumumkan suatu hal yang
> disebut-sebut akan mengubah industri ponsel di Amerika Serikat.
>
> Hal itu adalah situs http://www.google.com/phone yang menjadi pusat
> penjualan online untuk Nexus One. Nah, yang 'revolusioner' dari toko online
> itu adalah Google menjual ponselnya tanpa bundling dari operator.
>
> Revolusioner? Bagi industri ponsel di AS, hal itu memang revolusioner. Lain
> halnya bagi publik di Indonesia yang memang sudah terbiasa untuk membeli
> ponsel 'kosong' lalu memilih sendiri operator mana yang akan digunakan.
>
> "Jika pelanggan berbondong-bondong beralih ke toko online Google seperti
> mereka menyerbu iPhone beberapa tahun lalu, bakal makin banyak operator yang
> terpaksa ikut (dengan caranya Google) atau kehilangan calon pelanggan,"
> sebut sebuah analisa di situs Ars Technica yang dikutip *detikINET*, Rabu
> (6/1/2010).
>
> Jika hal itu yang terjadi, lanjut analisa tersebut, maka operator akan
> terpaksa bersaing untuk hal-hal yang diinginkan oleh pelanggannya yaitu
> harga dan kualitas. "Jika operator bersaing dalam hal harga dan kualitas,
> harga akan turun dan kualitas akan naik," sebut tulisan itu.
>
> Pengguna ponsel di Indonesia tentu sudah tak asing dengan 'revolusi' yang
> sedang diusung oleh Google. Justru di Indonesia sedang mulai 'demam'
> perangkat-perangkat bundling gara-gara larisnya Blackberry yang dijual via
> operator.
>
> Di satu sisi sistem distribusi via operator bisa menghadirkan produk yang
> terkesan murah di awalnya. Contohnya harga iPhone 3G yang di AS bisa
> mencapai kisaran USD 99 (sekitar Rp 925.000) dengan 'jeratan' dua tahun
> berlangganan AT&T dan syarat-syarat lainnya.
>
> Namun di sisi lain, kendali penuh di tangan operator justru berpotensi
> menimbulkan hal-hal 'kurang baik' karena persaingan antar operator menjadi
> siapa yang bisa menghadirkan ponsel yang paling menarik bagi pelanggan bukan
> soal harga dan kualitas layanan.
>
> Jika ponsel Nexus One-nya Google di AS akan menghadirkan sebuah revolusi
> yang mengacak-acak tatanan industri telekomunikasi, di Indonesia ponsel itu
> hanya akan jadi satu lagi Smartphone yang tersedia di pasaran.
>
>
> * ( wsh / wsh ) *
>
>
> http://www.detikinet.com/read/2010/01/06/102438/1272463/317/jika-sukses-ponsel-google-bakal-jadikan-as-seperti-indonesia
>
>
>
-- 
=========================
Google Groups "Indonesian Android Community [id-android]" group.

To post to this group, send email to [email protected]

To request to subscribe to this group:

Click  http://groups.google.com/group/id-android/  
          Choice Apply for Group Membership

or 

 Please visit the following page:
 http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  

To send a message to the owner, visit the following page:

 http://groups.google.com/group/id-android/post?sendowner=1&hl=en-GB    or  
 
    [email protected]

For more options, visit this group at
http://groups.google.com/group/id-android?hl=en?hl=en-GB

To unsubscribe from this group, send email to
[email protected]

Indonesian Android Community on Facebook

http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

=========================

Kirim email ke