http://www.google.com/phone

*
*

*INILAH.COM, Jakarta - Selimut tabir handset Google akhirya dibuka. Nexus
One yang dibuat oleh HTC Taiwan sangat ramping, memiliki layar sentuh dan
menjalankan Google Android secara penuh.*

Perangkat tersebut akan dijual melalui situs Google dan oleh operator
T-Mobile di benua Amerika, Vodafone di Eropa dan Verizon di Amerika Serikat.

Harga yang ditawarkan Google adalah US$ 529 (Rp 5,1 juta) dan ditambah harga
kontrak dengan T-Mobile sebesar US$ 179 (Rp 1,7 juta). Google mengatakan
bahwa perangkatnya akan dijual sejak hari pertama diluncurkan.

Vice President untuk manajemen produk Mario Querioz menggambarkan peluncuran
tersebut sebagai gerbang menuju era baru evolusi Android.

Querioz mengatakan saat ini ada sekitar 20 ponsel berbasis Android yang
disediakan oleh 59 distributor di 48 negara. Pelepasan Nexus One ini dinilai
sebagai langkah maju Google dalam membantu orang mencari web dengan
menggunakan ponsel dibandingkan dengan mengetik di PC. Google mendapatkan
porsi pemasukan dengan menjual iklan yang berhubungan dengan berbagai daftar
situs.

Pada sambutan di markas besarnya, Google mengatakan Nexus adalah alat yang
mempertemukan titik konvergensi antara web dengan ponsel. Nexus merupakan
contoh segala kemungkinan yang dapat terjadi di dalam ponsel bergerak dengan
teknologi Android.

“Pengguna akan melihat perangkat ini bisa menembus batas dan segala
kemungkinan yang ada,” ujar Chief Executive HTC Peter Chou.

Analis Gartner Carolina Milanesi mengatakan poin penting penjualan handset
itu adalah bagaimana konsumen memilih penyedia jaringan yang mana. Setiap
orang dapat memutuskan menggunakan GSM yang dia inginkan.

“Pengguna membeli ponsel tersebut dan dapat memilih kartu SIM mana yang
ingin dimasukkan,” ujar Milanesi.

Juru Bicara Vodafone mengatakan bahwa mereka adalah operator pertama yang
membawa Google Phone ke Inggris, tetapi ditekankan tidak ada kesepakatan
eksklusif. Operator lain dapat segera mengajukan diri jika memang
menginginkan. Namun untuk beberapa minggu ini, hanya akan dipasarkan melalui
situs Google.

Gartner menilai posisi Android memang masih kalah dibandingkan yang lain.
Android hanya menguasai 3,5 % pangsa pasar ponsel pintar global, Nokia 39%
dan Apple 17%.

“Google Phone tidak terlalu berbeda dengan iPhone,” tulis Venture Capital
Fred Wilson dalam blognya. “Google Phone adalah bentuk kloning Android dari
iPhone.”

Google juga mengumumkan pada 5 Januari akan meluncurkan iklan ‘pay to call’
untuk ponsel tersebut. Layanan iklan ini sama halnya dengan ‘pay to click’
yang populer di banyak situs dan yang membentuk pendapatan besar pada
Google.[ito]


http://inilah.com/news/teknologi/2010/01/06/263101/google-akhirnya-merilis-ponsel-pintar/


-- 
Salam,

Agus Hamonangan
[email protected]
-- 
=========================
Google Groups "Indonesian Android Community [id-android]" group.

To post to this group, send email to [email protected]

To request to subscribe to this group:

Click  http://groups.google.com/group/id-android/  
          Choice Apply for Group Membership

or 

 Please visit the following page:
 http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  

To send a message to the owner, visit the following page:

 http://groups.google.com/group/id-android/post?sendowner=1&hl=en-GB    or  
 
    [email protected]

For more options, visit this group at
http://groups.google.com/group/id-android?hl=en?hl=en-GB

To unsubscribe from this group, send email to
[email protected]

Indonesian Android Community on Facebook

http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

=========================

Kirim email ke