*INILAH.COM, Jakarta - Setelah fitur TV pudar, ponsel China sukses menangkap
fenomena Facebook. Untuk 2010 sekarang, ponsel China siap menawarkan
Android, dengan harga tetap di bawah Rp2 juta. *

President Director Taxco Indonesia Djong Surianda mengatakan, pasar ponsel
QWERTY yang cocok untuk jejaring sosial masih akan sangat dominan di 2010.
Namun begitu pihaknya juga menyiapkan ponsel berbasis sistem operasi
Android.

“Ponsel Android itu untuk lebih menerobos pangsa pasarnya,” katanya di
Jakarta, kemarin. Menurut Surianda, pihaknya siap mengeluarkan produk dengan
harga tidak lebih dari Rp2 juta.

Ia menyebut hasil pengamatan internal terhadap tiga produk yang diluncurkan
di 2009 terjadi fenomena menarik, karena yang lebih laku ternyata yang
berharga lebih mahal. “Ini berarti ponsel China bukan dari segi harga saja
yang diinginkan konsumen, melainkan juga kualitas dan fitur,” jelasnya.

Manager Marketing Byon Indonesia Tan Bunarta mengatakan persaingan ponsel
China di 2010 akan semakin ketat. Hal itu karena jumlah vendor yang masuk
akan bertambah, apalagi dengan dibukanya kerjasama perdagangan bebas dengan
China. “Kami menargetkan pertumbuhan penjualan 30% di 2010,” kata Abun
panggilan Tan Bunarta.

Senada dengan Taxco, Byon mengeluarkan produk dengan kisaran harga di bawah
Rp2 juta. Harga rendah itu untuk mendorong penjualan produk ponsel QWERTY
low end dan mid end.

“Kompetitor ponsel lokal lain di 2010 ini akan banyak mengeluarkan ponsel
low end, sehingga arah Byon akan menggarap lebih serius di pasar low end dan
mid end,” imbuhnya.

Selain Android, ponsel China juga memantapkan messenger antar sesama ponsel
mirip dengan BlackBerry. Lokal Messenger berbasis Java itu akan lebih
dikembangkan pada 2010 dan saat ini sudah tahap persiapan teknis dari
beberapa merek.

Surianda mengatakan messenger ponsel China diharapkan bisa meluncurkan
layanannya paling lambat pada Maret 2010. Konsorsium pun telah dibentuk
bertujuan memperluas pangsa pasar ponsel lokal di Indonesia. “Ada beberapa
merek ponsel China yang masih belum sepakat karena masih memonopoli server
messenger,” tandasnya.

Ia menambahkan messenger lokal ini bisa digunakan seluruh vendor ponsel
China, sehingga penggunanya bisa mencapai di atas 100 ribu. “Lokal Messenger
itu memang kesepakatan antara sesama ponsel China untuk dikembangkan dengan
tujuan menyaingi BlackBerry Messenger,” tambah Surianda.

Namun begitu operator bergeming dengan langkah ponsel China itu. Head of
Marketing Indosat Teguh Prasetya mengatakan perkembangan BlackBerry di 2010
akan terus tinggi. Indosat menargetkan pengguna BlackBerry bisa mencapai 500
ribu atau tumbuh minimal 100% dari saat ini yang sudah lebih dari 250 ribu
pelanggan.

“Untuk layanan data mobile, Indosat berusaha mempertahankan posisinya
sebagai market leader terutama pelanggan BlackBerry diharapkan ada
pertambahan,” katanya. Teguh mengatakan meskipun kuat di layanan data,
layanan voice Indosat masih menyumbang revenue terbesar sebanyak 60%.
Sementara 40% dari layanan data dan SMS. [mdr]
http://inilah.com/news/teknologi/2010/01/07/264641/2010-ponsel-china-beralih-ke-android/

-- 
Salam,

Agus Hamonangan
[email protected]
-- 
=========================
Google Groups "Indonesian Android Community [id-android]" group.

To post to this group, send email to [email protected]

To request to subscribe to this group:

Click  http://groups.google.com/group/id-android/  
          Choice Apply for Group Membership

or 

 Please visit the following page:
 http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  

To send a message to the owner, visit the following page:

 http://groups.google.com/group/id-android/post?sendowner=1&hl=en-GB    or  
 
    [email protected]

For more options, visit this group at
http://groups.google.com/group/id-android?hl=en?hl=en-GB

To unsubscribe from this group, send email to
[email protected]

Indonesian Android Community on Facebook

http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

=========================

Kirim email ke