Kosmetik mah Oriflame bos Jo bukan oracle :)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: jo juda <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 22 Sep 2010 00:05:52 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [id-android] WTI: Oracle vs Google: Kekayaan Intelektual atau 
Kekuasaan?

Dulu malah gw kira oracle itu produsen kosmetik… >,<

EO & AM 3bs.me
Sent from my android device.
> Oracle Oracle... lupa ama neo apa? perlu di panggilin Morpheus kah?
>
> sent from HD2 with Froyo inside..
>> Penulis: Ahmad Saiful Muhajir
>>
>> http://goo.gl/PYxS
>>
>> Jakarta - Pertengahan Agustus lalu, tiba-tiba terjadi keributan di
>> dunia Open Source. Dan lagi-lagi, ini soal lisensi. Masalah ini
>> terbilang cukup besar karena digelontorkan oleh pemain besar, Oracle.
>> Ya, Oracle menuntut Google atas Android.
>>
>> Gambaran globalnya adalah Oracle menuntut Google karena dituduh telah
>> melanggar hak atas kekayaan intelektual milik Java. Java adalah
>> platform dengan hak paten yang sebelumnya dipegang oleh Sun
>> Microsystems. Karena Sun Microsystems telah diakuisisi oleh Oracle
>> pada Januari lalu, maka sekarang Java menjadi hak milik dan tanggung
>> jawab Oracle.
>>
>> Nah, dalam tuntutan Oracle yang disampaikan juru bicaranya Karen
>> Tillman, Oracle menuding bahwa dalam pengembangan Android, Google
>> telah secara langsung dan berulang kali melakukan pelanggaran hak atas
>> kekayaan intelektual. Pelanggaran yang dimaksud adalah Google
>> disebut-sebut telah ‘mencuri’ ide dan kode dari Java untuk digunakan
>> dalam Android yang sekarang sedang menjadi tren di pasar telepon
>> pintar.
>>
>> Ada enam paten yang digunakan oleh Oracle untuk menuntut Google, yaitu
>> (1) proteksi domain dan akses control, (2) metode dan alat untuk
>> proses dan packaging, (3) model proses dalam runtime, (4) referensi
>> data dan kode, (5) fungsi dan cara pemanfaatan mesin, dan terakhir
>> adalah (6) metode inisialisasi.
>>
>> Pertanyaan yang muncul adalah ada apa sih sebenarnya? Mengapa Oracle
>> ‘tiba-tiba’ menuntut Google ke pengadilan?
>>
>> Jika ditilik, memang tidak ada yang baru dari kasus ini. James
>> Gosling, bapak pembuat Java ini mengatakan ‘tidak ada yang
>> mengejutkan’ ketika dimintai tanggapan tentang kasus ini.
>>
>> Awalnya
>>
>> Ini semua berawal saat Sun menjadikan Java sebagai open source pada
>> tahun 2006 lalu untuk mengembangkan sayap dan membesarkan Java. Sejak
>> saat itu, Java dikembangkan oleh para developer dan teknologi Java
>> digunakan di berbagai perusahaan hingga pusat-pusat data. Salah satu
>> perusahaan besar yang turut mengembangkan Java adalah Google. Dalam
>> kolaborasinya dengan perusahaan lain yang juga menggunakan dan
>> mengembangkan Java, Google kemudian menjadi bagian dari Java Community
>> Process (JCP). JCP adalah sebuah badan yang bertugas membuat
>> standar-standar untuk Java.
>>
>> Setelah beberapa tahun berjalan, muncullah Java Micro Edition atau
>> lebih dikenal dengan Java ME. Sama seperti sebelumnya, Sun juga
>> membebaskan Java ME untuk para pengembang. Namun karena pasar yang
>> bagus, Sun membujuk perusahaan besar yang ingin mengembangkan Java ME
>> untuk membeli lisensi dan masing-masing perusahaan bebas untuk membuat
>> produk apapun dari Java ME. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain
>> adalah Nokia, Research In Motion (RIM), Motorola, LG, Samsung,
>> Vodafone dan juga T-Mobile.
>>
>> Melihat pasar ponsel pintar ke depan cukup bagus, Google tidak mau
>> kalah sehingga pada tahun 2007 Google membeli Android dan mendirikan
>> Open Handset Alliance bersama perusahaan besar lain seperti NVidia,
>> Sony Ericsson, Samsung dan lain sebagainya untuk menaungi Android.
>> Jalan yang ditempuh Google ini terbilang halus karena meskipun
>> memanfaatkan teknologi Java, Google tidak berkewajiban untuk membayar
>> lisensi atau berurusan dengan itu.
>>
>> Mulai dari sinilah permasalahan timbul dan sejak saat itu Sun-Google
>> berusaha membuat kesepakatan bersama namun tak juga mendapatkan jalan
>> keluar walau berlangsung selama lebih dari 3 tahun.
>>
>> Masalah Sebenarnya
>>
>> Sebenarnya masalahnya bukanlah pada Android, melainkan pada Dalvik
>> Virtual Machine (Dalvik). Dalvik adalah sebuah mesin virtual
>> independen, baru dan dibuat khusus untuk Android. Dalvik ini adalah
>> produk hasil ‘turunan’ dari Apache Harmony yang notabene berasal dari
>> Java. Nah, meskipun Dalvik adalah mesin virtual yang sama sekali baru
>> sekaligus berbeda dengan Java Virtual Machine, namun hampir sebagian
>> besar (kalau tidak bisa dikatakan semuanya) library dalam Dalvik
>> diambil dari Java.
>>
>> Ini adalah jalan berbeda yang menguntungkan bagi Google, ditambah
>> kelak Android menjadi sistem operasi telepon pintar yang mendunia dan
>> hampir mengalahkan iOS. Hal ini pula yang membuat Sun sakit hati
>> karena Android membuat produk hasil Java ME tidak laku. Keuntungan
>> dari penjualan lisensi Java ME pun merosot.
>>
>> Sayangnya, membawa perkara ke pengadilan untuk menang bukan sifat Sun.
>> Sun adalah perusahaan yang memfokuskan diri pada pengembangan dan
>> tidak (terlalu) berorientasi pada bisnis. Nah, ketika akhirnya Sun
>> diakuisisi oleh Oracle, masalah inipun mendapatkan dukungan dan angin
>> segar. Karena Oracle adalah perusahaan yang mementingkan bisnis maka
>> Oracle mengangkat kembali isu ini dan dibawalah ke pengadilan.
>>
>> Melihat dari sejarah, maka ada dua kemungkinan motif tuntutan Oracle
>> atas Google. Pertama adalah menegakkan lisensi Java dan kedua adalah
>> kekuasaan dan uang. Namun jika melihat dari sejarah dan perjalanan
>> kasus ini, motif terakhir nampak lebih kuat ditambah latar belakang
>> Oracle. Dengan kekuasaan Google atas Open Handset Alliance dan
>> pesatnya penjualan atas Android, maka wajar jika akhirnya Oracle
>> merasa iri dan menginginkan keduanya.
>>
>> Selain itu, keluarnya James Gosling dan Jonathan Schwartz juga bisa
>> jadi sebuah pertanda. Kedua sesepuh Sun ini memutuskan keluar dari
>> Oracle sesaat setelah Sun dibeli. Dalam sebuah kesempatan,
>> masing-masing juga mengakui saat proses negosiasi akusisi Oracle
>> membicarakan tentang kasus ini.
>>
>> Nah, andai kata Oracle berhasil memenangkan kasus ini maka mereka akan
>> mendapatkan dua hal sekaligus yaitu kekuasaan dan uang. Siapa sih yang
>> tidak menginginkan kedua hal tersebut?
>>
>> --
>> Salam,
>>
>>
>> Agus Hamonangan
>>
>> http://groups.google.com/group/id-android
>> http://groups.google.com/group/id-gtug
>> Gtalk : id.android
>> Follow : @agushamonangan
>> E-mail : [email protected]
>>
>> --
>> "Indonesian Android Community [id-android]"
>>
>> Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB
>> Moderator: [email protected]
>> Peraturan Jual dan Kloteran ID-Android http://goo.gl/azW7
>> ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
>> ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
>> ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729
>
> --
> "Indonesian Android Community [id-android]"
>
> Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB
> Moderator: [email protected]
> Peraturan Jual dan Kloteran ID-Android http://goo.gl/azW7
> ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
> ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
> ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
Peraturan Jual dan Kloteran ID-Android  http://goo.gl/azW7
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
Peraturan Jual dan Kloteran ID-Android  http://goo.gl/azW7
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

Kirim email ke