http://goo.gl/esxK
HTC mengawali era superphone Android dengan merilis Evo 4G. Setelah Samsung mengejar dengan Galaxy S, HTC pun kembali melesat dengan Desire HD. Persaingan akan memanas karena LG pun turut bertarung. Para pendukung sistem operasi Android, produksi Google Inc, rupanya tidak puas hanya memproduksi smartphone. Karena itu, mereka pun kini berlomba mengembangkan superphone, alias smartphone yang memiliki layar lebih besar dari 4 inci dan dilengkapi prosesor berkecepatan lebih dari 1 GHz. Pendukung Android yang paling agresif membangun superphone adalah HTC Corp, yang juga menjadi produsen pertama smartphone bersistem operasi Android. Pada Juni 2010, HTC mengawali era superphone Android dengan merilis Evo 4G. Sesuai namanya,Evo 4G dilengkapi konektivitas seluler generasi keempat (4G).Evo 4G tergolong superphone karena dilengkapi layar berukuran 4,3 inci.Pada Juni 2010 pula, pendukung lain Android, yaitu Samsung Electronics Co Ltd, turut terjun ke pasar superphone. Di pasar superphone, Samsung mengandalkan Galaxy S, yang dilengkapi layar berukuran 4,0 inci. Samsung menyebutkan, Galaxy S mendapatkan sambutan antusias dari konsumen.Terbukti,Samsung menegaskan, volume penjualan global Galaxy S mampu menembus angka satu juta unit dalam satu bulan setelah peluncuran perdana. Mengendus ancaman Samsung dengan Galaxy S, HTC pun segera menyegarkan portofolio. Pada September 2010, HTC pun kembali memperkenalkan superphone Android terbaru.Bernama Desire HD, superphone termutakhir dari HTC itu dilengkapi layar berukuran 4,3 inci,sama seperti Evo 4G. Melihat gebrakan HTC dan Samsung,LG tidak ingin tertinggal. Karena itu, LG pun membangun superphone yang dilengkapi prosesor Tegra 2 produksi NVIDIA Corp. Tegra 2 adalah prosesor istimewa karena menjadi prosesor smartphone pertama di dunia yang memiliki dua inti komputasi (dual-core). LG menjelaskan, pengguna akan mampu membuka halaman web dengan kecepatan dua kali lebih tinggi ketika menggunakan prosesor Tegra 2. Sedangkan ketika digunakan untuk bermain game, Tegra 2 mampu menyajikan kinerja lima kali lebih tinggi daripada Tegra single-core ( satu inti komputasi). “Kami memilih NVIDIA karena NVIDIA adalah pemimpin teknologi komputasi visual,”ujar Vice President Marketing Strategy Team LG Mobile Communications Co Chang Ma.LG mengaku siap memasarkan superphone berprosesor Tegra 2 mulai kuartal keempat (Oktober- Desember) 2010.Dengan dukungan superphone,posisi Android di pasar sistem operasi smartphone global akan semakin kuat. Sebab, superphone akan menjadi produk yang tidak kalah laris daripada smartphonedi pasar global. Firma riset Strategy Analytics Inc memperkirakan, volume penjualan global superphone pada 2010 memang hanya akan mencapai sekitar 15 juta unit.Akan tetapi,karena produsen akan semakin banyak menawarkan superphone, Strategy Analytics meyakini, volume penjualan global superphone akan melonjak menjadi sekitar 100 juta unit pada 2015.“Superphone akan menjadi garda komputasi terdepan di pasar ponsel. Sebab, superphone mampu menyajikan fitur jauh lebih lengkap dan memiliki tenaga komputasi jauh lebih besar daripada smartphone,” tandas Director Strategy Analytics Inc Neil Mawston. Dengan kedatangan superphone Android, dominasi sistem operasi Symbian, produksi Nokia Corp, di pasar smartphone global juga menjadi semakin terancam. Firma riset Gartner Inc mencatat, Android baru menguasai pangsa pasar global 3,9% pada 2009.Pada saat yang sama,Symbian menguasai pangsa pasar global 46,9%. Berkat lonjakan volume penjualan smartphonependukungnya, Gartner memperkirakan, pangsa pasar global sistemoperasi Androidakanmembengkak menjadi 17,7% pada akhir 2010. Kendati pada 2010 Android sudah mampu meraih predikat terbesar kedua,dengan menumbangkan sistem operasi BlackBerry OS dari Research In Motion (RIM) Ltd,Android masih jauh tertinggal dari Symbian, yang menempati posisi pertama, dengan pangsa pasar global 40,1%. Namun demikian, Gartner memperingatkan, Android akan mampu menempel ketat Symbian pada 2014.Penyebabnya,pangsa pasar global Symbian terus melemah mulai 2009 hingga 2014,akibat pelemahan pertumbuhan volume penjualan smartphoneNokia. Gartner memperkirakan, volume penjualan global smartphone Android pada 2014 akan mencapai 259,3 juta unit, sedangkan smartphone Symbian produksi Nokia mencapai 264,3 juta unit. Alhasil, Gartner memprediksi, pangsa pasar global Android pada 2014 akan melonjak menjadi 29,6%, sedangkan pangsa pasar global Symbian anjlok menjadi 30,2%. Dengan demikian,pangsa pasar global Symbian hanya akan unggul 0,6 poin persentase atas Android pada 2014. Karena Android hadir pada berbagai macam smartphone dari serangkaian produsen,sedangkan Symbian hanya hadir pada smartphone Nokia, maka Android pun diperkirakan mampu menumbangkan Symbian pada 2015. (srn) -- Salam, Agus Hamonangan http://groups.google.com/group/id-android http://groups.google.com/group/id-gtug Gtalk : id.android Follow : @agushamonangan E-mail : [email protected] -- "Indonesian Android Community [id-android]" Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB Moderator: [email protected] Peraturan Jual dan Kloteran ID-Android http://goo.gl/azW7 ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729
