Saya sependapat dg Yopie, android kedepannya akan menjadi gadget sempurna,
setidaknya mereka punya harapan yg sempurna.

Mengapa? Karena android menawarkan kebebasan dalam sistem. Buat saya sebuah
power itu harus ada di bawah & bukan di atas. Itu yg membedakan android dg
gadget lain. Gadget lain tuh kaya garis besar kisah-kisah manga kebanyakan,
beberapa orang/golongan yg ingin menciptakan dunia sempurna MENURUT
pandangan MEREKA. Yg ada akhirnya pemaksaan terhadap satu idiologi. Itu yg
sering kang Lucky katakan, satu hh & satu operator.

Tapi android mencoba mengembalikan power yg dari dulu diperebutkan oleh
tokoh-tokoh teknologi, kembali pada poros bawah, yaitu user. Saya rasa itu
arti demokrasi sesungguhnya.

Tapi apakah bebas sebebas-bebasnya? Enggak dong, makanya diatur dalam sebuah
sistem, yaitu android.

Tapi karena nasib poros bawah gak pernah menang melawan poros atas (karena
keuntungan masuk ke satu kelompok/golongan, jelas sumber dayanya lebih
banyak) & banyak orang lebih suka terpenjara dibanding jd manusia bebas,
maka memang android tidak akan pernah jadi nomor satu atau kalaupun iya,
tidak akan bertahan lama.

Tapi saya akan selalu memilih menjadi manusia bebas.

Ini kok jadi kaya jadi cerita sillat ya?

Ehm prahara Android....
On Nov 7, 2010 10:19 AM, "Deon @android" <[email protected]> wrote:

-- 
===============
"Indonesian Android Community [id-android]"

PING'S mobileā„¢ 
Email: [email protected]  Ph. (021) 96087100
---------------------
Yopie Ratjoen
Email: [email protected]  Ph. 08977726681
--------------------
Gila original
Email: [email protected]  Ph. (031) 91555898
--------------------

Aturan Jual/Kloteran ID-Android  http://goo.gl/azW7

Kirim email ke