http://goo.gl/oP6uY

Jakarta - Tidak banyak ponsel Android yang memadukan keyboard qwerty
seperti pada HTC Desire Z. Selain manambah fungsional, ponsel ini juga
memiliki tampilan yang cukup memposona.

Beberapa bulan lalu, HTC merilis Desire yang diposisikan sebagai
ponsel Android paling canggih besutan vendor asal Taiwan tersebut.
Namun belum genap setahun, HTC resmi memperkenalkan penggantinya
Desire HD dan Desire Z.

Perbedaan utama kedua ponsel tersebut adalah, Desire HD memiliki
bentang layar seluas 4,3 inchi dengan dapur pacu paling canggih
sedangkan Desire Z hadir dengan layar lebih kecil 3,7 inchi dan sebuah
keybord fisik qwerty.

Pesona HTC Desire Z

Tidak dipungkiri jika Desire Z memiliki tampilan yang menggoda.
Berbalut metal, dengan sebuah optical track pad di bawah layar, seakan
menambah citra elegan pada produk ini. Dan tinggal sliding, maka
sebuah keyboard qwerty mungil akan terlihat.

Meski tiap tuts berukuran kecil, namun tetap cukup nyaman digunakan
untuk mengetik sms, email, terlebih lagi pengguna bisa memadukannya
dengan navigasi sentuhan. Pastinya membuat proses membuat pesan atau
dokumen akan lebih cepat.

Karena berwujud ponsel slide, Desire Z memiliki ketebalan yang cukup
tinggi yakni, 14,2 mm. Hal tersebut masih harus ditambah dengan
beratnya yang mencapai 180 g. Bobot yang cukup menggangu ketika
diletakkan di dalam saku.

Selain bobot dan ketebalan yang cukup menggangu, engsel penopang layar
Desire Z juga terlihat agak ringkih. Meski tak dipungkiri jika
sebenarnya tata letak kedua engsel tersebut cukup kokoh karena ada
sebuah pengait yang menyatukan.

Ketika ditutup, kedua bagian ponsel terliat betumpu dengan rapih dan
tidak ada celah sedikit pun. Sehingga pengguna bisa dengan percaya
diri menggenggam Desire Z tanpa dibayangi bagian yang terasa goyang.

Beralih ke S-LCD

Berbeda dengan Desire generasi awal yang menggunakan layar AMOLED.
Desire Z atau pun Desire HD sama-sama menggunakan layar S-LCD.
Perbedaannya? Tentu saja kedalaman warna sedikit berkurang. Meski
demikian, ponsel yang menggunakan layar ini justru lebih nyaman ketika
digunakan untuk membaca buku digital.

Ketika disentuh, layar Desire Z cukup responsif, mulus tanpa ada
kendala seperti terdahulunya. Hal dikarenakan ponsel ini tetap
mengusung layar capacitive dengan dukungan multitouch.

Untuk resolusi masih tidak ada bedanya dengan Desire pertama,
sama-sama mengusung 800 X 480 pixel dengan kedalaman 16 juta warna.
Selain itu, HTC juga mempertahankan khas Sense UI yang sudah sedikit
dimodifikasi.

Perubahan kecil terletak pada bagian home sceen. Pengguna kini
menjumpai shorcut khusus --di sebelah tombol phone-- yang berfungi
untuk mengubah tampilan. Mulai dari scene, wallpaper, skin, widget,
atau pun suara bisa dirubah melalui fitur ini.

Tampilan Desire Z boleh saja cukup mempesona dengan sebuah keyboard
qwerty fisik yang nyaman, lantas bagaimana performanya? Simak ulasan
selanjutnya di detikINET.        (      eno     / wsh   )

-- 
Salam,


Agus Hamonangan


Founder Indonesian Android Community
http://groups.google.com/group/id-android
Gtalk  : id.android
Follow : @agushamonangan
E-mail :  [email protected]

-- 
===============
"Indonesian Android Community [id-android]"

HTC Android Phone with HTC Sense and HTCsense.com 
http://www.htc.com/DesireHD/
---------------------
ID Android Developer
http://groups.google.com/group/id-android-dev
---------------------
Toko Gila Original  Surabaya
Email: [email protected]  Ph. (031) 91555898
--------------------
i-gadget Store - BEC Bandung
E-mail: [email protected] Ph. 0812-21111191
-------------------
Toko EceranShop - BEC  Bandung
E-mail: [email protected]  Ph. 0815-56599888
------------------

Aturan Jual/Kloteran ID-Android  http://goo.gl/azW7

Kirim email ke