EEE Pad Transformer, tablet 10.1 inci dengan sistem operasi Android 3.0.

http://goo.gl/SYjkm

Tablet atau netbook? Ini yang menjadi pembeda Asus Eee Pad Transformer
dibandingkan tablet lainnya. Dengan banyaknya produk tablet di pasaran,
vendor mulai menciptakan keunikan sendiri.

Popularitas komputer tablet terbukti melebihi tren netbook yang sempat
meledak beberapa tahun silam.Tablet dianggap sebagai alat paling ideal untuk
menemani konsumen bepergian. Selain ringan, berlayar sentuh, juga memiliki
daya tahan baterai tinggi. Meski demikian, tablet juga memiliki
keterbatasan. Alat ini lebih menonjolkan aktivitas untuk mengonsumsi konten
dibandingkan berproduksi atau bekerja. Keterbatasan itu karena ketiadaan
keyboard alias papan ketik.

Maklum mengetik lama menggunakan layar sentuh rasanya mustahil dilakukan.
iPad maupun Samsung Galaxy Tab sebenarnya sudah menyediakan aksesori
keyboard dock secara terpisah. Namun AsusTek rupanya ingin membawa aksesori
ini ke level baru. Bukan sekadar aksesori, namun menjadi bagian yang tidak
terpisahkan dari tabletnya. Inilah yang mereka lakukan di EEE Pad
Transformer, tablet 10.1 inci dengan sistem operasi Android 3.0.

Nama Transformer ada kaitannya dengan bagaimana produk tablet ini kemudian
bisa menjadi 'laptop' saat dikoneksikan dengan docking keyboard-nya.

"Kami ingin menawarkan kepada pengguna lebih banyak pilihan," ujar CEO
AsusTek Jerry Shen kepada Associated Press.

"Pengguna bisa melakukan berbagai fungsi.Mulai sentuhan 10 jari, dukungan
video flash, e-book reading, dan kibor fisik untuk memangkas keterbatasan
komputer tablet," paparnya.

Di Taiwan versi Eee Pad Transformer 16 GB tanpa keyboard dipasarkan sekitar
USD500 atau Rp4,7 jutaan. Sementara, harga dengan keyboard Rp5,7 juta.

Transformer ini akan berdampingan dengan tablet keluaran Asus lainnya,
e-Slate, tablet 12 inci yang ditenagai oleh sistem operasi Microsoft
Windows. Dengan spesifikasi laiknya sebuah notebook, kelemahan e-Slate
selain ukuran yang berat adalah daya tahan baterai yang tak lebih dari 4
jam. Sekadar perbandingan, tablet seperti iPad mampu bertahan hingga 9 jam.
e- Slate telah dipasarkan sejak Januari silam. Sementara dua varian
Transformer paling tidak meluncur pada bulan ini.

Asus berharap keseluruhan varian tabletnya mampu terjual hingga 2 juta unit
di seluruh dunia pada 2011. Memang, tablet adalah milik siapa saja. Selain
Asus, perusahaan Taiwan lainnya, Acer Inc, sudah merilis empat model tablet,
plus smartphone berukuran 4,8 inci yang akan dipasarkan pada bulan ini. Acer
adalah vendor komputer ketiga terbesar dunia.

Salah satu alasan mengapa vendor beramai-ramai masuk ke pasar tablet karena
market share PC dan laptop terus menurun. Dan, mereka percaya diri bahwa
dominasi Apple di komputer tablet nantinya bisa digeser hingga 50 persen
pada 2012 karena lebih banyak gadget yang menggunakan Android dan sistem
operasi Microsoft. *(Koran SI/ Danang Aradian)* (srn)

-- 
Salam,


Agus Hamonangan

Founder Indonesian Android Community
http://forum.android.or.id

Indonesian Android Community
http://groups.google.com/group/id-android

Gtalk  : id.android
Follow : @agushamonangan
E-mail :  [email protected]

-- 
===============
Indonesian Android Community,  join:  http://forum.android.or.id

Join ID-Android FB Groups:
http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729
---------------------
Unlimited Data XL Mobile Broadband  
http://www.xl.co.id/XLInternet/BroadbandInternet
--------------------
PING'S Mobile - Plaza Semanggi
E-mail: [email protected] Ph. 021-96087100
--------------------
i-gadget Store - BEC Bandung
E-mail: [email protected] Ph. 0812-21111191
--------------------
Toko EceranShop - BEC  Bandung
E-mail: [email protected]  Ph. 0815-56599888
--------------------

Aturan Jual/Kloteran ID-Android  http://goo.gl/azW7

Kirim email ke