http://teknologi.vivanews.com/news/read/127730-penemu_linux_kesengsem_google_nexus_one


VIVAnews - Penemu kernel Linux, Linus Torvalds, mengaku sering
dikecewakan oleh ponsel-ponsel yang ia beli. Namun kekecewaan itu kini
telah terobati dengan kemunculan ponsel Google Nexus One, yang ia beli
pekan lalu.

Menurut Torvalds dalam blog pribadinya, pada dasarnya, ia membenci
ponsel. Kenapa? Karena biasanya ponsel dirasanya selalu
menginterupsinya saat bekerja atau saat membaca. "Bagi saya ponsel
cuma memberi peluang untuk keki dimanapun Anda berada. Ini adalah
sesuatu hal yang tidak baik," kata Torvalds.

Walaupun tak suka ponsel, tapi Torvalds sangat tertarik bila sebuah
ponsel menjalankan sistem operasi Linux. Akibatnya, Torvalds,
seringnya cuma menggunakan ponsel-ponselnya untuk main game Galaga
atau Solitaire saat melakukan perjalanan jauh.

Tapi hal itu berubah, setelah kemunculan Google Nexus One. "Ini
sesuatu yang berbeda! Kini saya tak lagi merasa membawa ponsel sebagai
gadget yang sekadar dibawa 'untuk jaga-jaga'. Kini saya memerlukan
ponsel ini untuk tetap terhubung dengan orang-orang dan saya merasakan
manfaat dari ponsel yang tampilannya juga saya akui, cukup bagus,"
kata Torvalds.

Awalnya, ia mengaku tidak antusias membeli Nexus One. Tapi, setelah
mengetahui ponsel ini punya fitur sentuh untuk melakukan zoom pada
layarnya, Torvalds tertarik. Setelah itu, Torvalds juga melengkapi
ponsel ini dengan aplikasi navigasi dari Google. "Saya menginginkannya
sebagai GPS unit di mobil saya," kata dia.

Sebelum menjatuhkan pilihan pada Nexus, Torvalds pernah mencoba
beberapa ponsel. Antara lain G1  Google Phone, atau ponsel Motorola
China yang bersistem operasi Linux. "Tapi, kini harus saya akui, Nexus
One adalah juaranya," kata Torvalds setengah berpromosi.

Nexus One sendiri adalah ponsel andalan Google yang dijagokan sebagai
pesaing iPhone. Prosesor yang disandangnya adalah prosesor Snapdragon
yang bisa 'digenjot' sampai 1 GHz - kecepatan prosesornya bahkan sama
dengan prosesor komputer tablet Apple iPad. Namun sayang, kapasitas
internalnya cuma muat 4 GB.

Untuk ponsel ini, Google juga tak mau memasang target penjualan
muluk-muluk, cuma 150 ribu unit untuk tahun ini. Setidaknya di antara
150 ribu orang yang memiliki ponsel ini, salah satunya adalah salah
seorang programmer sekaligus penemu yang sangat berpengaruh.

• VIVAnews

-- 
Twitter  @id_android

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
id android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
id android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

Kirim email ke