http://goo.gl/9Vbb2

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Makin banyak saja pemain lokal atau ponsel merek
lokal yang masuk pasar Android. PT Cahaya Citra Infocomm (CCI), misalnya.
Pemegang merek Noxx ini mencoba peruntungan dengan menggandeng Telkomsel.


Telkomsel sendiri juga mulai serius menggarap pasar Android. ''Noxx
merupakan ponsel bundling ke-200,'' kata GM Mobile Device Bundling,
Telkomsel, Heru Sukendro. Heru menambahkan Telkomsel merupakan operator yang
merintis ponsel berbasis Android sejak tiga tahun lalu.

Selain ponsel branded, Telkomsel juga menggandeng merek lokal maupun produk
lokal. '' Harapan kami adalah semakin banyak masyarakat yang mengenal
layanan Android dengan mengeksplorasi dan menikmati pengalaman menggunakan
smartphone Android, serta tentunya didukung jaringan Telkomsel," papar
Heru.

Banyak analis memprediksi bakal terjadi booming Android di pasar global.
Android diprediksi bakal menggeser para pemain eksisting, seperti Symbian (
Nokia), Apple hingga Blackberrty.

Bagaimana dengan pasar Indonesia? Hingga akhir tahun 2010l, pengguna Android
masih berkisar pada angka 100 ribuan. Pengguna ponsel ini umumnya adalah
kalangan gadget freak. Seiring dengan makin populernya Android, muncul
harapan besar ponsel ini akan meluas penggunanya.

CCI tampaknya melihat prospek yang besar di segmen Android ." Saya rasa
ponsel ini akan diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Untuk
perangkat yang cukup canggih ini harga yang kami berikan sangat terjangkau,"

CCI mematok  target penjualan hingga 50 ribu unit di wilayah Jabodetabek dan
20 ribu unit di wilayah Jawa Barat. Albert mengaku pihaknya fokus di wilayah
Jabodetabek dan Jawa Barat. Pertimbangannya, ponsel Android tidak seperti
ponsel-ponsel lokal saat ini yang hanya berbasis fitur. '' Android berbeda,
karena terus menghadirkan update,'' ujarnya.

Ia tidak menampik pandangan bahwa ponsel Android lokal membidik para
pengguna ponsel Cina. ''Kita ini berpikir, setelah mereka menggunakan ponsel
lokal dengan berbagai fitur, mereka butuh ponsel yang lebih lagi, makanya
kita tawarkan Android,'' katanya.

Tahap awal, dirilis dua varian, Noxx Terminator dan Noxx in Black. Keduanya
mengusung sistem operasi Android 2.2 Froyo, yang bisa diupgrade secara
cuma-cuma ke versi 2.3 atau Gingerbread. Noxx Terminator memiliki layar
sentuh HVGA berukuran 3.2 inci serta dilengkapi trackball sebagai alat bantu
navigasi. Sementara Noxx in Black menampilkan layar sentuh HVGA 3.5 inci.
Noxx Terminator dilepas dengan harga Rp 1,3 juta, sementara Noxx in Black,
Rp 1,7 juta.

Dari ujicoba sepintas, dua ponsel ini biasa saja. Ada kesan prosesor yang
diusung tidak mampu mengimbangi sistem operasi yang dibenamkan, sehingga
kinerjanya belum bisa optimal.

Hal ini, tampaknya, akan menjadi sebuah tantangan baru.  Mengingat Android
terlanjur diklaim sebagai terobosan bagi smartphone terkini, yang mampu
menghadirkan kinerja mumpuni di berbagai aspek.

*Redaktur:* taufik rachman

-- 
Salam,


Agus Hamonangan

Founder Indonesian Android Community
http://forum.android.or.id

Indonesian Android Community
http://groups.google.com/group/id-android

Gtalk  : id.android
Follow : @agushamonangan
E-mail :  [email protected]

-- 
"Indonesian Android Community"  Join: http://forum.android.or.id

===============
Xperia arc with Mobile BRAVIA Engine
http://www.sonyericsson.com/product/xperiaarc/video/mbe
---------------------
Unlimited Data XL Mobile Broadband  
http://www.xl.co.id/XLInternet/BroadbandInternet
--------------------
PING'S Mobile - Plaza Semanggi
E-mail: [email protected] Ph. 021-96087100
--------------------
i-gadget Store - BEC Bandung
E-mail: [email protected] Ph. 0812-21111191
--------------------
Toko EceranShop - BEC  Bandung
E-mail: [email protected]  Ph. 0815-56599888
===============

Aturan Jual/Kloteran ID-Android  http://goo.gl/azW7

Kirim email ke