TiPhone ingin berupaya untuk mengadakan ponsel Android dengan harga satu
juta ke bawah

http://teknologi.vivanews.com/news/read/128257-soal_android__tiphone_tunggu_respon_pasar

*VIVAnews* - Tak sedikit lembaga riset yang memprediksi ponsel berbasis
Android akan 
mengancam<http://teknologi.vivanews.com/news/read/124918-2013__android_bakal_lampaui_blackberry>ponsel-ponsel
dengan sistem operasi yang sudah ada. Misalnya seperti
Symbian, Windows Mobile, BlackBerry OS.

Tak terkecuali di tanah air. Sedikit demi sedikit ponsel-ponsel Android
mulai bermunculan di pasar dan menunjukkan taringnya. Mulai dari HTC,
Motorola, sampai ke ponsel lokal
IMO<http://teknologi.vivanews.com/news/read/107145-prospek_cerah_bikin_imo_pilih_android>
.

Satu lagi produsen ponsel merk lokal ingin mengikuti jejak IMO, Tiphone.
Namun, meskipun tertarik, Tiphone tidak sepercaya diri IMO. Ia lebih memilih
menunggu respon positif dari pasar, enggan menjadi pelopor.

“Memang saat ini kami sedang penjajakan untuk mulai bergelut di dunia
Android. Rencana untuk meluncurkan variannya ada, tetapi kami mau melihat
respon pasar dulu. Karena, sampai sekarang masih belum kelihatan,” kata
Hengky Setiawan, Presiden Komisaris TiPhone Mobile Indonesia saat ditemui di
Jakarta, 9 Februari 2010.

Pesimisme Hengky bukan tak beralasan. Menurut analisanya, ketika sebuah
ponsel lokal dibanderol dengan harga lebih dari 1 juta rupiah, maka pasar
besar kemungkinannya kehilangan gairah untuk membeli.

“Produksi sebuah ponsel Android sekarang ini masih terbilang mahal. Kami
tetap mengupayakan untuk mengadakan ponsel Android dengan harga satu juta ke
bawah,” ucap Hengky. “Hingga saat ini, kami masih dalam tahap negosiasi
harga. Kalau memang masih belum bisa, kami tidak mau produksi,” ucapnya.

Keberadaan ponsel IMO yang terlanjur beredar di pasar ternyata tak membuat
TiPhone latah. Seperti diketahui, IMO telah meluncurkan ponsel pintar
Android<http://teknologi.vivanews.com/news/read/106863-ponsel_android_lokal_hadir_di_pasaran>seri
S900. Ketika itu, IMO membanderolnya dengan harga Rp 2,25 juta per
unit, cukup terjangkau jika disejajarkan dengan Google Nexus
One<http://teknologi.vivanews.com/news/read/121939-nexus_one__besutan_pertama_google>atau
Motorola
Milestones<http://teknologi.vivanews.com/news/read/122015-milestone_dan_cliq__android_dari_motorola>
.
 • VIVAnews

-- 
Twitter  @id_android

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
id android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
id android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

Kirim email ke