2011/5/15 Yoshwar S <[email protected] bisa juga dgn cara ini, tapi sebaiknya tetap diambil nilai rata2nya (bukan > hanya dari sekali pengetesan). dan menurut saya itu hanya raw test saja, > tidak menggambarkan pemakaian real sehari2. > > maksud saya begini, kalo saya pantau konsumsi batere saya dalam kondisi > standby pun hanya memakan 1-2% per jam. tapi pola pemakaian saya jauh > berbeda dgn sampeyan. jadi kalo misalnya hh sampeyan saya yg pake (dgn pola > pemakaian normal saya sehari2), tentunya battery lifenya gak akan bisa > seirit sampeyan :) >
Betul sekali memang akan tergantung pemakaian. Karena itu kalau mau lihat seberapa irit sebuah HH, atau seberapa irit sebuah customization di HH, kita test-nya di kondisi yang sama. Yang paling mudah adalah saat si HH sedang standby. Kalau HH-nya bro saat standby memakan 1-2% per jam, berarti kita sama yang kalau ternyata baterai bro Yoshwar lebih cepat habis itu berarti disebabkan oleh pola pemakaian (voice call, sms, chatting, browsing, social network, video, musik, game, dkk.). Dan kalau kasusnya seperti ini, bro ngga akan mengeluhkan bahwa baterai android sangat boros, cuma sanggup nyala di bawah 10 jam, "HH tetap panas walaupun standby", apalagi membandingkan batre android dengan BB seperti yang pernah dituliskan oleh beberapa orang (mungkin bukan di sini). Jadi untuk yang lain kalau mau test, coba full charge HH-nya sebelom tidur, trus lihat halaman battery usage besok paginya. Lihat sudah berapa jam HH nyala, trus lihat berapa % batre terpakai. Kalau 1-2% per jam, berarti sama dengan saya. Masih akan tersisa 90-95% baterai yang kalau saya biasanya cukup untuk seharian sebelum perlu di-charge lagi. pernahkan oom Radia membandingkan pemakaian stock rom oom saat ini, dgn > pemakaian di hh yg sama dgn rooted custom rom? (perbandingannya kalo bisa > diambil rata2nya dgn Battery Monitor Widget). > kalo ada perbandingan seperti itu, saya rasa baru kita bisa lihat efek > baik/buruknya custom rom terhadap battery life. kalo nggak ada perbandingan > spt ini, berarti kita hanya melihat one side of the story jadinya. > Saya ngga pernah menyatakan bahwa stock ROM lebih irit, atau sebaliknya. Saya tahu bahwa custom ROM bisa lebih irit (atau sebaliknya). Saya nulis seperti itu cuma karena ingin "nyambungin" ke masalah* "kebebasan yang ngga efisien" *di thread *"alasan root" *di sebelah, bahwa HH bisa irit tanpa perlu root dan custom ROM. Custom ROM memungkinkan beberapa tweaks yang ga bisa dilakukan di stock ROM, tapi saya meragukan sebagian besar pengguna android akan bisa memanfaatkan root / custom rom dengan efisien. Trus sambungin dikit. Ngga ada salahnya "memboroskan" batre dengan hal-hal seperti launcher yang aneh-aneh (atau sebaliknya mengubah layar menjadi merah supaya batre jadi super irit), selama kita suka. Tapi kalau saya, kalau saya masang launcher full animation 3d, masang cuaca yang refresh tiap 30 menit, trus batre saya jadi boros, saya ngga akan lantas mengeluh atau membandingkan batre android dengan smartphone lain secara saya ngerti kalau boros tsb disebabkan oleh saya sendiri. Android *"bebas untuk dibuat boros"* . :D -- "Indonesian Android Community" Join: http://forum.android.or.id =============== Xperia arc with Mobile BRAVIA Engine http://www.sonyericsson.com/product/xperiaarc/video/mbe --------------------- Gunakan Paket Unlimited Data XL Mobile Broadband http://www.xl.co.id/XLInternet/BroadbandInternet -------------------- PING'S Mobile - Plaza Semanggi E-mail: [email protected] Ph. 021-96087100 -------------------- i-gadget Store - BEC Bandung E-mail: [email protected] Ph. 0812-21111191 -------------------- Toko EceranShop - BEC Bandung E-mail: [email protected] Ph. 0815-56599888 =============== Aturan Jualan dan Kloteran ID-Android http://goo.gl/YBN21
