Melihat banyak bangt yang mulai ngreview tablet, saya ikutan kasih yang
singkat aja, mumpung optimus pad 3d bentar lagi dipasarin di Indonesia.

1. Bentuk fisik
Bentuk merupakan kekuatan utama dari opad 3d, dengan layar 8,9" diagonal,
namun memanjang. Terus terang saya udah bandingin antara bentuk xoom, ipad2,
semuanya terlalu lebar dan jadi kurang nyaman digenggam apalagi untuk nulis
text dengan jempol. Saya juga bandingin ama yang 7" an, gtab dan flyer,
terlalu kecil kayarnya untuk jadi tablet yang ok. Jadi menurut saya, bentuk
opad 3d ini pas banget. Lebih berat sedikit ketimbang ipad2 tapi masih pas
ditangan, bahkan masuk ke saku dalam jas yang saya pakai sehari2, pokoknya
pas tenan. Speakernya ada di samping kiri dan kanan, stereo kayaknya tapi
kualitasnya wajar. Di bagian bawahnya ada mini hdmi port dan micro usb.
Kayaknya juga ada slot kecil untuk docking, tapi belum kebukti beneran buat
docking atau tidak. Tombol volume ada disebelah atas, power ada disamping
kiri. Sepertinya didisain untuk dipegang dalam mode vertikal untuk akses
kedua tombol tersebut. Di bagian belakangnya terdapat dua buah kamera yang
bisa dipakai untuk mengambil video 3d. Emblem "with google" yang sepertinya
sekarang menjadi ciri khas lg android berbalutkan warna chrome tampil juga
dibelakangnya. Bagian kiri belakang terdapat slot untuk memasukkan sim card.
Tablet ini mendukung hspa+ 4G 42Mbps untuk datanya.

2. Performa
Untuk performa, saya bandingkan dengan beberapa tablet honeycomb yg pernah
saya pakai. Dalam hal ini, baik untuk kelancaran menu, browsing, flash, dan
lain sebagainya masih terasa lebih baik ketmbang xoom dan iconia.
Kepatah-patahan masih kadang berasa namun kesalahan terletak pada honeycomb
(kata banyak orang). Jika diperbandingkan dengan ipad2 berasa sekali
perbedaannya, bahkan playbook terasa lebih halus dibandingkan opad 3d. Di
lain pihak, main game berasa sangat halus sekali saya belum pernah menemukan
kepatahan pada game-game yang pernah saya cobakan. Video pun demikian,
khususnya untuk video yg codecnya sudah disesuaikan. Untuk format avi, wmv,
dengan player pihak ketiga, hingga sekarang saya masih belom mampu
memainkannya dengan benar. Dual tegra prosesornya terasa berguna disini.

3. Multmedia
Hampir 3d. Itu yang bisa saya gambarkan untuk multmedia 3dnya. Hasil rekaman
model anaglyph yg perlu kacamata anaglyph masih kurang menonjolkan unsur 3d
nya, namun ada opsi untuk dikonversi menjadi moda steroskopi yang bisa
ditampilkan ke layar tv led 3d, nah ini yang beneran berasa 3d nya. Namun
demikian, opad 3d sudah cukup bisa membuat anak kecil berseru "wuaaaah
gambarnya hidup" bahkan anak saya sampai mencoba memegang2 mobil hasil
rekamann3d yang saya rekam. Ini cukup bukti bahwa 3d nya opad 3d sudah cukup
bagus untuk kalangan awam. Multimedia non 3d standar, namun kemampuan rekam
video true hd 1080p merupakan plus bagi opad 3d karena hasil rekamannya
diatas rata-rata tablet manapun. Hasil kameranya yang 5 mp pun jelas sekali
mengungguli semua tablet yang pernah saya coba bahkan ponsel2 yang ber mp
sama. Sayang sekali opad 3d tidak ada ekspansi memory nya sehingga kapasitas
32 mb dirasa kurang jika dipakai untuk mengambil film true hd dimana mana.

4. Daya tahan baterai
Ini merupakan aspek terpenting bagi saya. Sayangnya saya tidak dapat
membandingkan dengan obyektif karena xoom, ipad2, iconia, dan playbook yang
pernah saya pakai semuanya wifi only. Opad 3d cukup ok daya tahan
baterainya, karena dengan 3g menyala, push mail on arrival, implus pro
aktif, tablet ini bisa bertahan hingga sehari. Ini melebihi semua alat
android dengan jaringan data yang pernah saya pakai. Jika saya abuse lebih
parah, masih bisa bertahan dari jam 7 pagi hingga jam 7 malam. Salut
banget!!!

5. Simpulan
Saya membeli tablet ini plus ongkir seharga 860 usd. Harga tanpa ongkir
sekitar 769-790 usd yang unlocked. Jika dirupiahkan mungkin sekitar 7-8
jutaan. Honeycomb, 4G, fitur 3D, kamera yang ok, bentuk fisik yang nyaman
dipakai sekaligus lega, daya tahan baterai yang luar biasa, membuat tablet
ini menjadi pilihan yang cukup bagus jika dibandingkan tablet lainnya saat
ini. Terus terang sudah lama sekali saya tidak memegang alat android seperti
saya memegang opad 3d saat ini karena masalah daya tahan baterai. Hal ini
berubah sejak saya pakai opad sekitar sebulanan ini. Jika rilis di Indonesia
dengan harga di bawah 8 juta, saya pikir opad 3d merupakan pilihan terbaik
dengan fitur-fitur plus plus yang dimilikinya. Apalagi jika 4g dikomersilkan
di kalangan awam. Sebagai catatan, saya akhirnya bisa mencoba 4G nya indosat
yang 42 Mbps di kantor indosat yogyakarta. Kecepatan unduhnya cukup
mencengangkan, 3-4 MB/s. Sudah saya confirm layanannya belum dikomersilkan
hingga waktu yang belum ditetapkan.

Utang saya ke mas SA lunas sudah ;) semoga puas ya mas hehehehe....

sent from "the" optimus pad 3d

-- 
"Indonesian Android Community"  Join: http://forum.android.or.id

===============
Xperia arc with Mobile BRAVIA Engine
http://www.sonyericsson.com/product/xperiaarc/video/mbe
---------------------
Gunakan Paket Unlimited Data XL Mobile Broadband  
http://www.xl.co.id/XLInternet/BroadbandInternet
--------------------
PING'S Mobile - Plaza Semanggi
E-mail: [email protected] Ph. 021-25536796
--------------------
i-gadget Store - BEC Bandung
E-mail: [email protected] Ph. 0812-21111191
--------------------
Toko EceranShop - BEC  Bandung
E-mail: [email protected]  Ph. 0815-56599888
===============

Aturan Jualan dan Kloteran ID-Android http://goo.gl/YBN21

Kirim email ke