http://goo.gl/w49ns

Jakarta - Berbagai gugatan melanda Android, seperti dari Apple, Oracle
dan Microsoft. Google selaku pembuat Android pun menuduh rivalnya
sengaja bersekutu dan memanfaatkan persoalan paten untuk menghalangi
kemajuan Android.

Chief Legal Officer Google, David Drummond, menuding mereka
memanfaatkan paten yang masih patut dipertanyakan. Dalam postingan
blog bertajuk "When patents attack Android", David menyatakan sukses
Android memicu rival bersatu dan melakukan kampanye terorganisir
melawannya.

Para rival ini memperkuat diri dengan membeli lebih banyak paten lagi
untuk menghentikan Google. Ini terkait dengan kegagalan Google membeli
paten milik Novell dan Nortel, yang sebagian terkait dengan teknologi
ponsel pintar.

Paten tersebut akhirnya jatuh ke tangan konsorsium yang antara lain
beranggotakan Microsoft, Apple dan Research in Motion (RIM). Google
pun merasa paten itu akan dimanfaatkan untuk menyerang mereka.

"Paten dimaksudkan untuk mendorong inovasi, namun belakangan malah
digunakan sebagai senjata untuk menghentikan inovasi," tulis David,
dikutip detikINET dari BBC, Jumat (5/8/2011).

"Sebuah smartphone mungkin melibatkan sekitar 250 ribu klaim paten
yang sebagian besar patut dipertanyakan, kompetitor kami ingin menarik
'pajak' dari paten meragukan itu untuk membuat perangkat Android lebih
mahal. Mereka ingin mempersulit manufaktur menjual perangkat Android,"
imbuhnya. "Microsoft dan Apple biasanya saling serang, ketika mereka
bersama-sama, Anda pun bertanya-tanya apa yang terjadi,"

Tuduhan Google ini mendapat reaksi dari pengacara Microsoft, Brad
Smith. Mereka menyatakan sejatinya Microsoft sudah mengajak Google
bergabung dengan konsorsium untuk membeli paten Nortell. Namun Google
menolak.

Di sisi lain, pakar paten, Florian Mueller menyatakan postingan blog
itu mengekspresikan rasa frustrasi Google. Faktanya, Google memang
cuma mengontrol sedikit paten di sektor teknologi mobile sehingga
posisi mereka agak rentan.

Android memang belakangan ini diserbu berbagai gugatan, bahkan sudah
ada manufaktur telah membayar lisensi paten. Seperti HTC yang mengaku
membayar sekitar USD 10 pada Microsoft per ponsel Android terjual.

HTC juga sedang menghadapi gugatan dari Apple. Di pihak lain, Oracle
saat ini menggugat Google terkait tuduhan Android melanggar hak cipta
di bidang bahasa pemrograman Java.




( fyk / wsh )


--
Salam,


Agus Hamonangan

Founder ID-ANDROID | Indonesian Android Community

Web/Forum  : http://forum.android.or.id
Groups/Milis : http://groups.google.com/group/id-android

Gtalk  : id.android
Follow : @agushamonangan
E-mail :  [email protected]

-- 
"Indonesian Android Community"  Join: http://forum.android.or.id

===============
Join ID-ANDROID Developers
http://groups.google.com/group/id-android-dev
---------------------
Gunakan Paket Unlimited Data XL Mobile Broadband  
http://www.xl.co.id/XLInternet/BroadbandInternet
--------------------
PING'S Mobile - Plaza Semanggi
E-mail: [email protected] Ph. 021-25536796
--------------------
i-gadget Store - BEC Bandung
E-mail: [email protected] Ph. 0812-21111191
--------------------
Toko EceranShop - BEC  Bandung
E-mail: [email protected]  Ph. 0815-56599888
===============

Aturan Jualan dan Kloteran ID-Android http://goo.gl/YBN21

Kirim email ke