OOT: Menangkal Virus Gadget?

Pertanyaan ini kembali terngiang di dalam hati saat begitu banyak informasi 
gadget terbaru yang memenuhi setiap sudut hari. Hampir setiap hari milis 
membawa kita menerawang gadget terbaru yang masih fresh dan 
memperbincangkannya. Kadangkala kadar racunnya menelisik masuk kedalam jiwa 
yang pada akhirnya benda berbentuk segi empat itu tergesek yang berdampak 
berkurangnya tabungan kita atau bertambahnya utang kartu kredit kita.

Untuk sebagian orang yang memiliki tingkatan ekonomi mapan, ritual gesek 
menggesek tersebut bukankah hal yang sulit. Namun, bagi beberapa orang lainnya, 
menyaksikan unboxing sebuah gadget baru adalah sebuah pemandangan yang 
kadangkala mengguncang iman. Untunglah banyak hal yang dapat mengontrol 
terkikisnya ketebalan dompet ini, salah satunya adalah adanya 'menkeu' yang tak 
jarang mengingatkan dan menawar racun racun gadget tersebut.

Salahkah para early adopter itu? salahkah para juragan lapak yang menjual 
gadget yang fresh from the oven itu? Tentu saja tidak. Setiap orang memiliki 
hak untuk membelanjakan setiap rupiah hasil jerih payahnya untuk hal yang 
dianggapnya penting. Seperti sebuah peribahasa lokal yang saya dapat dari milis 
sebelah 'gejet gejet aing, duit duit aing jadi kumaha aing!' 

Yang ingin saya utarakan disini adalah sebuah introspeksi pribadi tentang makna 
sebuah gadget. Terus terang, dalam skala 1-100, mungkin saya hanya 
memaksimalkan gadget saya sekitar 10 %. Masih banyak fitur dan kemampuan 
smartphone yang  tidak saya gunakan dengan baik. Sayangnya, ketika keluar 
gadget yang lebih tinggi maka fokus perhatian saya bukanlah bagaimana 
memaksimalkan gadget yang saya punyai sekarang (sehingga produktivitas lebih 
tinggi, target tercapai dan bonus didapat buat beli gadget baru tersebut) 
tetapi langsung tergesa menjual gadget yang ada ditangan dengan harga gila 
karena tidak sabar untuk mencicipi gadget yang lebih baru.

Jadi, bilamana Anda sedang teracuni gadget terbaru, berikut ini langkah 
langkahnya:
1. Tataplah gadgetmu sekarang dengan baik dan buat komunikasi virtual 
dengannya. ingatlah bagaimana kebersamaanmu dengan gadget tersebut selama ini. 
Bagaimana sang gadget telah mengantarkanmu meraih kesuksesan kesuksesanmu.
2. Bila racun masih menyebar, kunjungi gsmarena.com. Bukalah spesifikasi gadget 
kepunyaanmu dan bandingkanlah dengan gadget idaman yang meracuni. perhatikan 
hal yang unggul dalam gadget idaman itu. Do you really  need that? Kalau memang 
Ya, siapkan penangkal virus ketiga. Kalau tidak, maka tidak ada alasan lagi 
untuk ganti gadget.
3. Bila racun masih menyebar, penangkal ketiga adalah berdiskusi dengan menkeu 
tentang prioritas pengeluaran. Apakah pos pos pengeluaran yang urgent dan 
important sudah tertutupi. Kalau belum, First Think First. Dahulukan yang utama.
4. Bila racun masih juga merasuk setelah formula 1-2-3, carilah jalan untuk 
meminimalisir pengeluaran untuk membeli gadget tersebut. Carilah informasi 
tentang promosi Special discount untuk pembelian perdana. Atau cari yang bisa 
digesek dengan kartu kredit dengan termin cicilan 6-12 bulan tanpa bunga (0%) 
sehingga cash flow tidak terganggu.

Demikian hasil renungan diawal malam. Semiga tips diatas mujarab dalam mencegah 
diri 'kalap' karens virus Android yang kian hari kian menyebar.

Salam,

Andri Fitriyadi


Sent from my iPad

-- 
"Indonesian Android Community"  Join: http://forum.android.or.id

===============
Download Aplikasi Kompas  versi Digital dan Keren
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kompas.android.kec
--------------------------
Follow Official Twitter Indosat:  
http://twitter.com/indosatmania
---------------------
Lex-ON  http://www.Lex-ON.com - Plaza Semanggi
E-mail: [email protected]  Tlp: 021-70952539
---------------------
GSM-AKU  http://www.gsmaku.com - BEC Bandung
E-mail: [email protected]  Hp: 0881-1515151 
---------------------
EceranShop  http://eceranshop.com - BEC  Bandung
E-mail: [email protected]  Hp: 0815-56599888
===============

Aturan Umum dan Jualan/Kloteran ID-Android  http://goo.gl/arJ5x

Kirim email ke