BANDUNG, KOMPAS.com- Makin canggihnya teknologi mobile broadband
menyebabkan pula tumbuhnya pasar program aplikasi. Para pengembang
program aplikasi biasanya bukanlah perusahaan, namun perorangan.
Sayangnya, ketika berjuang sendirian, mereka tak bisa maksimal meraup
keuntungan.

Padahal, potensi lapangan kerja di bidang ini tak boleh dianggap
sepele. Inovasi applications store, seperti Apple Apps Store, Google
Android Market dan Nokia Ovi Store, sebenarnya bisa membantu mereka.

Dalam perkembangannya, Head of VAS dan SDP Solutions Ericsson
Indonesia Hindra Irawan mengatakan, toko online aplikasi macam itu
mampu mendongkrak penghasilan pengembang aplikasi berkali lipat.

"Misalnya saja, dia (pengembang aplikasi) pasang sendiri di webnya.
Paling banyak hanya 100 download per hari. Kalau satu download sama
dengan USD 1 maka dia dapat USD 100. Kalau bergabung dengan
application store, sehari bisa sampai 700 download!" tuturnya di
Technology Corner Ericsson Indonesia di Hotel Sheraton Bandung, Jumat
(5/3/2010) malam.

Apple sendiri menerapkan sistem 30-70 dalam pembagian hasil penjualan
aplikasi di Aps Store-nya. Angka maksimal diberikan kepada pengembang
program. Dengan demikian, area ini bisa menjadi lapangan kerja yang
menjanjikan. Pengembang aplikasi benar-benar diberi kemudahan. "It's a
big economy," tegas Hindra.

Di Indonesia, bahkan Asia, hal ini belum menjadi perhatian serius.
Pengembang aplikasi masih harus berjuang sendiri memikirkan
pengembangan program, pemasaran hingga server untuk menjamin pasar
mengunduh dengan lancar. Kalaupun ada toko aplikasi yang berkembang
cuma memberikan porsi 20-30 persen bagi pengembangnya.

Merespon ini, Hindra mengatakan Ericsson sedang berupaya membangun
toko aplikasi online semacam Apps Store. Tak tanggung-tanggung, Asia
akan menjadi perhatian khusus. Peluncuran perdananya sendiri sudah
dilakukan dalam ajang GSMA Mobile World Congress di Barcelona.

Tak hanya aplikasi tentunya, Hindra mengatakan bisnis bisa meluas
hingga penjualan suvenir, seperti kaus dan topi yang berkaitan dengan
aplikasi terkenal.

Caroline Damanik


Editor: msh

http://tekno.kompas.com/read/xml/2010/03/06/07165370/para.programmer.bergabunglah.ke.apps.store

-- 

http://groups.google.com/group/id-android

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
id android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
id android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

Kirim email ke