Nice share om Arianto Cuma saya sih ga setuju sama isi artikel tsb. Cuma saya ga bisa mengungkapkan yg bener gimana sih. Cuma ke 3 hal tsb menurut saya positifnya banyak Masih inget jaman ada tsunami dimana org Jepang ngantri walau semua sama2 susah. Di amerika aja ga bisa begitu. Di korsel saya yakin ga akan setertib itu. salam, Yosa
-----Original Message----- From: Arianto C Nugroho <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 5 Sep 2012 17:11:57 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [id-android] WTShare : Fwd: Robohnya Sony, Panasonic, Sharp, Toshiba dan Sanyo... Dari sebuah millist agak-agak mirip budaya Indonesia gak sih ? ---------------------------------------------------------------------------------------------------------- Hari-hari ini, langit diatas kota Tokyo terasa begitu kelabu. Ada kegetiran yang mencekam dibalik gedung-gedung raksasa yang menjulang disana. Industri elektronika mereka yang begitu digdaya 20 tahun silam, pelan-pelan memasuki lorong kegelapan yang terasa begitu perih. Bulan lalu, Sony diikuti Panasonic dan Sharp mengumumkan angka kerugian trilyunan rupiah. Harga-harga saham mereka roboh berkeping-keping. Sanyo bahkan harus rela menjual dirinya ke perusahaan China. Sharp berencana menutup divisi AC dan TV Aquos-nya. Sony dan Panasonic akan mem-PHK ribuan karyawan mereka. Dan Toshiba? Sebentar lagi divisi notebook-nya mungkin akan bangkrut (setelah produk televisi mereka juga mati). Adakah ini pertanda salam sayonara harus dikumandangkan? Mengapa kegagalan demi kegagalan terus menghujam industri elektronika raksasa Jepang itu? Di Senin pagi ini, kita akan coba menelisiknya. Serbuan Samsung dan LG itu mungkin terasa begitu telak. Di mata orang Jepang, kedua produk Korea itu tampak seperti predator yang telah meremuk-redamkan mereka di mana-mana. Di sisi lain, produk-produk elektronika dari China dan produk domestik dengan harga yang amat murah juga terus menggerus pasar produk Jepang. Lalu, dalam kategori digital gadgets, Apple telah membuat Sony tampak seperti robot yang bodoh dan tolol. What went wrong? Kenapa perusahaan-perusahaan top Jepang itu jadi seperti pecundang? Ada tiga faktor penyebab fundamental yang bisa kita petik sebagai pelajaran. Faktor 1 : Harmony Culture Error. Dalam era digital seperti saat ini, kecepatan adalah kunci. Speed in decision making. Speed in product development. Speed in product launch. Dan persis di titik vital ini, perusahaan Jepang termehek-mehek lantaran budaya mereka yang mengangungkan harmoni dan konsensus. Datanglah ke perusahaan Jepang, dan Anda pasti akan melihat kultur kerja yang sangat mementingkan konsensus. Top manajemen Jepang bisa rapat berminggu-minggu sekedar untuk menemukan konsensus mengenai produk apa yang akan diluncurkan. Dan begitu rapat mereka selesai, Samsung atau LG sudah keluar dengan produk baru, dan para senior manajer Jepang itu hanya bisa melongo. Budaya yang mementingkan konsensus membuat perusahaan-perusahaan Jepang lamban mengambil keputusan (dan dalam era digital ini artinya tragedi). Budaya yang menjaga harmoni juga membuat ide-ide kreatif yang radikal nyaris tidak pernah bisa mekar. Sebab mereka keburu mati : dijadikan tumbal demi menjaga “keindahan budaya harmoni”. Ouch. Faktor 2 : Seniority Error. Dalam era digital, inovasi adalah oksigen. Inovasi adalah nafas yang terus mengalir. Sayangnya, budaya inovasi ini tidak kompatibel dengan budaya kerja yang mementingkan senioritas serta budaya sungkan pada atasan. Sialnya, nyaris semua perusahaan-perusahaan Jepang memelihara budaya senioritas. Datanglah ke perusahaan Jepang, dan hampir pasti Anda tidak akan menemukan Senior Managers dalam usia 30-an tahun. Never. Istilah Rising Stars dan Young Creative Guy adalah keanehan. Promosi di hampir semua perusahaan Jepang menggunakan metode urut kacang. Yang tua pasti didahulukan, no matter what. Dan ini dia : di perusahaan Jepang, loyalitas pasti akan sampai pensiun. Jadi terus bekerja di satu tempat sampai pensiun adalah kelaziman. Lalu apa artinya semua itu bagi inovasi ? Kematian dini. Ya, dalam budaya senioritas dan loyalitas permanen, benih-benih inovasi akan mudah layu, dan kemudian semaput. Masuk ICU lalu mati. Faktor 3 : Old Nation Error. Faktor terakhir ini mungkin ada kaitannya dengan faktor kedua. Dan juga dengan aspek demografi. Jepang adalah negeri yang menua. Maksudnya, lebih dari separo penduduk Jepang berusia diatas 50 tahun. Implikasinya : mayoritas Senior Manager di beragam perusahaan Jepang masuk dalam kategori itu. Kategori karyawan yang sudah menua. Di sini hukum alam berlaku. Karyawan yang sudah menua, dan bertahun-tahun bekerja pada lingkungan yang sama, biasanya kurang peka dengan perubahan yang berlangsung cepat. Ada comfort zone yang bersemayam dalam raga manajer-manajer senior dan tua itu. Dan sekali lagi, apa artinya itu bagi nafas inovasi? Sama : nafas inovasi akan selalu berjalan dengan tersengal-sengal. Demikianlah, tiga faktor fundamental yang menjadi penyebab utama mengapa raksasa-raksasa elektronika Jepang limbung. Tanpa ada perubahan radikal pada tiga elemen di atas, masa depan Japan Co mungkin akan selalu berada dalam bayang-bayang kematian. http://strategimanajemen.net/2012/09/03/the-death-of-samurai-robohnya-sony-panasonic-sharp-dan-sanyo/ Sent from my Blewah Berry® ------------------------------------ >>>> MILIS LINTAS ANGKATAN DI SMA NEGERI 8 JAKARTA <<<< ====================================================================== NO PROFIT, NO CHATTING, NO SPAM, NO SARA, NO CORUPPTION, NO TERORIST, NO ALCOHOL, NO STALGIA...SMA KITAAA... SMAN 8 ========================================================== Mengirim Pesan: [email protected] Menjadi Anggota Baru: [email protected] Mengundurkan Diri: [email protected] ====================================================================== Milis ini khusus di persembahkan dari kita dan bagi kita alumni SMANDEL Jakarta =============================================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Media_Smandel/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Media_Smandel/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/ -- Go Gulf Indonesia Group | Stay Hungry Stay Foolish! Follow us on Twitter @gogulfindonesia Register to the group : http://database.gogulfindonesia.com -- -- Best Regards Arianto C Nugroho http://id.linkedin.com/in/ariantonugroho skype-id : nugroho.arianto -- "Indonesian Android Community" Join: http://forum.android.or.id =============== Download Aplikasi Kompas versi Digital dan Keren https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kompas.android.kec -------------------------- Download Aplikasi AR "MONSTAR" dari Indosat https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ar.monstarunity --------------------- Sale Gadget Android paling heboh hanya di Multiply! Klik http://bit.ly/mpgaiddro --------------------- GSM-AKU http://www.gsmaku.com - BEC Bandung E-mail: [email protected] Hp: 0881-1515151 --------------------- EceranShop http://eceranshop.com - BEC Bandung E-mail: [email protected] Hp: 0815-56599888 =============== Aturan Umum, Beli dan Jualan/Kloteran ID-Android http://goo.gl/MpVq8 -- "Indonesian Android Community" Join: http://forum.android.or.id =============== Download Aplikasi Kompas versi Digital dan Keren https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kompas.android.kec -------------------------- Download Aplikasi AR "MONSTAR" dari Indosat https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ar.monstarunity --------------------- Sale Gadget Android paling heboh hanya di Multiply! Klik http://bit.ly/mpgaiddro --------------------- GSM-AKU http://www.gsmaku.com - BEC Bandung E-mail: [email protected] Hp: 0881-1515151 --------------------- EceranShop http://eceranshop.com - BEC Bandung E-mail: [email protected] Hp: 0815-56599888 =============== Aturan Umum, Beli dan Jualan/Kloteran ID-Android http://goo.gl/MpVq8
