Pada beberapa hal, saya sepakat dengan bro AH..

Kuncinya saat ini ada pada kepala pemerintahan yang tegas,
Kita perlu presiden yang tegas - jika perlu bertangan besi (saya jadi ingat
karakter Ali Sadikin dan pak Harto dg basic militeristiknya yg kental).
Selama masih ada budaya "ewuh pekewuh", curhat sana-sini, politik tebar
pesona...kondisi perekonomian akan tetap carut marut gak jelas tanpa ada
kepastian hukum.

Kita pernah belajar saat era Sukarno dg jargon "politik adalah panglima",
berakhir dengan pemiskinan kaum miskin-kota --> hanya berjarak 1 km dari
istana negara, ada orang yang karena lapar sampai-sampai makan kulit buah
mangga (baca : Soe Hok Gie; Catatan Harian Seorang Demonstran)

Pada era Suharto; jargon berubah menjadi "ekonomi adalah panglima", dan itu
terbukti dengan baik secara kasat mata jika kesejahteraan masyarakat
meningkat drastis.  Tak ada kabar gizi buruk ataupun atap sekolah ambruk
saat pemerintahan Suharto.
Tetapi semua kesejahteraan yg didapat masyarakat ternyata adalah HASIL
HUTANG.
Dan kita semua tahu itu tidak sehat dalam jangka panjang.

Mukhtar Pakpahan (pendiri SBSI : Serikat Buruh Sejahtera Indonesia) pernah
bilang; mending gak usah hutang & hidup susah bareng-bareng daripada hidup
dari hasil utang dan menyusahkan anak cucu nantinya.

Terkait dg aksi buruh; Dita Indah Sari (saat itu masih aktif di FNPBI dan
PRD) saat aksi massa di pabrik Great River Indonesia -  Bogor (1996) dg
lantang berorasi,"...kita punya 2 tangan, 2 kaki dan 1 kepala dg otak untuk
berpikir...kita harus bergerak memperjuangkan hak-hak kita!"

Tetapi era perjuangan buruh era  90an sudah sangat berbeda dengan era
sekarang.
Era 90an, sedikit saja gerakan aksi massa buruh akan berujung penculikan
aktivis (ingat kasus marsinah)  dan "aksi gebuk" oleh aparat - tanpa perlu
takut media akan memberitakan hal-hal miring krn momok bredel masih melekat
kuat saat itu.

Era saat ini; media koran maupun online akan dengan sigap memberitakan
seluruh aksi demo buruh...atas nama demokrasi, hingga aksi pembakaran
kantor dan perusakan aset perusahaan dianggap sebagai bagian dari aksi
demokratik.

SBY sepertinya ditekan para penyokong dana dari partai Demokrat, sehingga
terkesan ragu-ragu untuk bertindak tegas (bukan represif) terhadap aksi
buruh yang anarkis,
Juga ragu-ragu untuk menekan Menakertrans Cak Imin menerbitkan Permen yg
baru ttg Parameter Standard Hidup Layak untuk buruh - yang saya sangat
yakin, keragu-raguan tsb berkaitan dg event 2014.

Jadi, ketika kepentingan perekonomian masyarakat banyak di kebiri untuk
kepentingan sesaat...selalu akan ada tumbal.  Saat ini buruh.  Esok
pengusaha. Entah nanti siapa lagi.

Tak ada lagi saat ini figur yang bisa dipercaya.
Budiman Sudjatmiko yg pada jamannya sangat radikal, saat ini duduk sangat
nyaman menjadi oportunis di Senayan dan sepertinya sudah enggan lagi bicara
ttg nasib kaum buruh.
Dita Indah Sari tak terdengar lagi.
Andi Arif; Pius Lustrilanang...Yenni Rosa Damayanti apalagi.

Sekali lagi; dicari figur tegas (dan sedikit  otoriter) untuk membenahi
negeri ini yang sudah sangat carut marut...

Apa yang bisa kita perbuat sekarang???

Hanya Kerja...kerja dan kerja..untuk kehidupan anak cucu kita yang lebih
baik (...syukur2 nggak di outsource kan sebagai wni...hehehe...).

*mohon maaf jadi curcol...hanya di milis tercinta ini kita bisa ngeluarin
uneg-uneg se-mau2nya...hahaha...*

best regards,
alam handriyo

sent from dell streak 5" with GB
never update to JB :(
On Nov 6, 2012 1:39 AM, "Agus Hamonangan" <[email protected]> wrote:

> Problem semua ini adalah ketidak mampuan pemerintah dalam menciptakan
> "ekonomi yang efisien di era demokrasi".
> Terkadang ada kesan "ekonomi yang efisien" hanya dapat diciptakan
> pemerintahan otoriter (China, Vietnam? dll).
>
> Namun benarkan demikian? sampai saat ini, saya masih belum bisa menjawab.
>
> Saya pribadi termasuk yang mengecam aksi perusakan pabrik, karena ini
> termasuk anarkis.
>
> Btw, bicara faktor produksi al:
>
> -Modal
> -Lahan
> -Tenaga kerja
> -Teknologi
>
>
> Dulu perekonomian Indonesia mayoritas ditopang sektor
> pertanian/agraris, memasuki  tahun (mungkin) 70 an  mulai muncul
> sektor Jasa dan  Manufaktur walau dalam porsi kecil. Sampai saat ini
> sektor pertanian masih sangat besar dalam mata pencarian penduduk.
> Pengusaha dan buruh adalah partner yang saling menguntungkan!
>
> Hemat saya Buruh dan pengusaha sama-sama "korban"
>
> Buruh menuntut kenaikan upah juga dilandasi alasan yang logis, karena
> naiknya kebutuhan biaya hidup juga naiknya inflasi.  (salah
> pemerintah)
>
> Pengusaha juga punya alasan yang logis dalam menyampaikan
> keberatannya, naiknya biaya produksi, bunga pinjaman serta utang yg
> harus dibayar, plus biaya-biaya "siluman" yang wajib dikeluarkan
> (salah pemerintah).
>
>
> Dikatakan pendapatn perkapita orang Indonesia  hampir 30 juta/tahun,
> menurut saya pribadi, masalahnya adalah soal distribusi pendapatan
> yang sangat tidak merata/timpang. Mungkin  banyak yang pendapatannya
> hanya 10 juta/tahun.
>
>
> Nah, sisi pemerintah juga pusing, misalnya  belanja 1 tahun  butuh
> dana 1500 triliun, sementara pendapatan pemerintah hanya 1000 Triliun,
> artinya  pemerintah minus 500 triliun. Lalu pemerintah mencoba
> menjual aset BUMN (privatisasi) dan mencabut subsidi BBM senilai 300
> Triliun demi memenuhi kebutuhan belanja.  Akibat dicabutnya subsidi
> BBM (hampir 300 Triliun), lagi-lagi mengakibatkan inflasi
> dimasyarakat, menuntut upah naik, terjadi PHK dll.
>
> Ekonom di pemerintahan juga ahli dan jago ekonomi, tapi memang
> sepertinya  kita masuk dalam lingkaran "setan"  ya?
>
> Semoga Indonesia lekas keluar dari masalah ini, demi terwujudnya
> "efisiensi". semoga
>
>
> Hidup Buruh dan Pengusaha (Partner saling menguntungkan)
>
>
>
> --
> Salam,
>
>
> Agus Hamonangan
>
> Founder ID-ANDROID | Indonesian Android Community
>
> Web/Forum  : http://forum.android.or.id
> Groups/Milis : http://groups.google.com/group/id-android
>
> Gtalk  : id.android
> Follow : @agushamonangan
> E-mail :  [email protected]
>
>
> 2012/11/5 Goutama Bachtiar <[email protected]>:
> > Kepingin tahu sebenarnya formulasi UMR tiap propinsi itu kayak apa
> sehingga
> > bisa muncul angka sekian juta rupiah
> >
> > Benarkah UMR di Indonesia tinggi? Kalau iya, sudah benchmark dengan
> negara
> > mana yang "setara"?
> > Kalau pendapat pribadi sih dengan 1.5jt rupiah, apa bisa hidup layak
> dengan
> > skala minimum sementara makan di warteg buat sendiri saja dgn lauk pauk
> > lengkap sudah hampir 10 ribu rupiah? Nggak punya data upah minimum di
> > Vietnam dan India, yang kata investor murah, cuma yang jelas di kedua
> negara
> > itu cost of living lebih rendah dibandingin disini.
> >
> > Bukan bermaksud ngebela buruh, lepas bahwa mereka malas dsb. Tapi skill
> > setinggi apa yang diharapkan dari pekerja formal/kerah biru? Sangat
> > spesifik, sangat rutin dan bahkan over spesialisasi.
> >
> > Soal pengamen, itu "tabiat" pengamen di Jakarta. Kalau kebetulan ke kota
> > lain, iseng amatin perilaku pengamen di kota tersebut deh. Vastly
> different.
> > Dan Indonesia is not (only) Jakarta.
> >
> > 11:42:48 PM
> > Transmitted wirelessly from mobile device
>
> --
> ==========
> Download Aplikasi Kompas  versi Digital dan Keren
> https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kompas.android.kec
> --------------------------
> Download Aplikasi AR "MONSTAR" dari Indosat
> https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ar.monstarunity
> ---------------------
> Samsung GALAXY SIII hanya Rp 5.965.000 di Multiply.com
> Super Sale! Click http://bit.ly/drogadtor
> ----------------------
> GSM-AKU  http://www.gsmaku.com - BEC Bandung
> E-mail: [email protected]  Hp: 0881-1515151
> ---------------------
> EceranShop  http://eceranshop.com - BEC  Bandung
> E-mail: [email protected]  Hp: 0815-56599888
> --------------------
> Web + email + domain .web.id: 75rb / TAHUN - http://www.hostune.com
> --------------------
> Aturan Umum  ID-Android: http://goo.gl/MpVq8
> Join Forum  ID-ANDROID: http://forum.android.or.id
> ==========
>
>
>

-- 
==========
Download Aplikasi Kompas  versi Digital dan Keren
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kompas.android.kec
--------------------------
Download Aplikasi AR "MONSTAR" dari Indosat 
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ar.monstarunity
---------------------
Samsung GALAXY SIII hanya Rp 5.965.000 di Multiply.com
Super Sale! Click http://bit.ly/drogadtor
----------------------
GSM-AKU  http://www.gsmaku.com - BEC Bandung
E-mail: [email protected]  Hp: 0881-1515151 
---------------------
EceranShop  http://eceranshop.com - BEC  Bandung
E-mail: [email protected]  Hp: 0815-56599888
--------------------
Web + email + domain .web.id: 75rb / TAHUN - http://www.hostune.com
--------------------
Aturan Umum  ID-Android: http://goo.gl/MpVq8
Join Forum  ID-ANDROID: http://forum.android.or.id
==========


Kirim email ke