Buka link yg dikasih ama om lucky bro...ada pic nya disity :D @om lucky...ga sabar buat megang htc one
On Mar 11, 11:29 am, rachmadi kurniawan <[email protected]> wrote: > mantaabb oom lucky,, makin ngiler ama htc one,, > > btw sampel foto yang di conclusion emang ga ada ya? atau ketinggalan > attachmentnya? > > 2013/3/11 lucky sebastian <[email protected]> > > > > > > > > > Hi Perkenalkan saya newbie disini > > anggota yang ke 13.000 > > :-) > > > Ijinkan saya berbagi artikel tentang teknologi kamera UltraPIxel di > > upcoming HTC One, yg semoga segera hadir di Indonesia. > > > Kemungkinan masih banyak yang bertanya, teknologi kamera baru yang > > diperkenalkan oleh HTC. Saya coba menjelaskannya, semoga bisa > > dimengerti. > > Untuk mendapat penjelasan yang lebih utuh, ada baiknya artikel ini > > dibuka disini: > > >http://goo.gl/5vYf2 > > > Karena dilengkapi gambar untuk mendukung penjelasannya, plus sample foto. > > > Semoga artikelnya berguna, enjoy... > > > --------------- > > > Prolog > > Tanggal 19 Pebruari 2013 kemarin, akhirnya hTC memperlihatkan flagship > > smartphone barunya, HTC One. Ada beberapa fitur baru yang diusung, dan > > yang paling membuat banyak orang bertanya-tanya adalah kameranya, > > karena mengusung istilah baru, UltraPixel. > > Apa itu UltraPixel? Berapa megapixel itu? Kenapa tidak pakai standard > > megapixel seperti kebanyakakan smartphone atau kamera lain > > menyebutnya? > > > Latar Belakang. > > Kita coba tarik sedikit ke belakang, kenapa semenjak HTC > > memperkenalkan seri one tahun lalu (HTC one x, one s dan one v) , tag > > nya selalu amazing camera dan berusaha menonjolkan kemampuan kamera > > pada smartphone. > > Sepertinya kalau kita melihat kondisi sekarang, smartphone sudah > > menjadi “pusat” hidup kita, yang dulunya hanya sebagai pelengkap, > > sudah bergeser menjadi kebutuhan primer, menjadikannya device yang > > selalu dibawa, dan didalamnya disesaki berbagai informasi data milik > > kita. > > > Katanya, sekarang orang mengakses informasi di Internet, 5 kali lebih > > banyak dilakukan di smartphone dibanding dari komputer pc atau > > notebook. Bisa dimengerti pertama-tama karena kemudahannya untuk > > senantiasa mobile dan dipakai dimana saja. > > Belum lagi aplikasi-aplikasi menarik yang bisa dibenamkan di > > smartphone, termasuk social medianya, membuat semakin banyak orang > > betah berlama-lama bermain dengan smartphone. > > Semua sekarang mudah dibagi atau di share di internet, bahkan sampai > > hal-hal yang dulu rasanya tidak dipikirkan untuk dibagi ke banyak > > orang, semisal hal pribadi atau remeh temeh sepertil kita sedang > > memikirkan apa, sedang dimana, sedang makan apa, sedang kesal dengan > > siapa, yang segera mendapat tempat di update status, bahkan lengkap > > dengan fotonya:-p > > > Nah bicara foto, semenjak kamera sudah format digital dan tidak lagi > > memakai cuci mencuci film, orang-orang ramai berkreasi dengan kamera. > > Semua hal mulai difoto, tidak hanya momen khusus ata liburan, tapi > > sudah peristiwa kehidupan sehari-hari, mulai urusan pekerjaan, > > belanja, aktivitas anak-anak, dll, bahkan sampai melahirkan kebiasaan > > “foto dulu sebelum makan”, menggantikan berdoa dulu sebelum makan. > > Aplikasi-aplikasi sharing foto pun bermunculan menjadi social media > > tersendiri, yang akhirnya bukan lagi hanya sekedar sharing foto, > > tetapi sharing foto yang bagus, yang lebih artistik. Tak bisa > > dipungkiri , aplikasi2 tersebut datang dengan kemudahan retouch foto > > instant, dimana dulu hanya jago2 photoshop yang bisa mengedit foto > > menjadi indah. Sekarang semua orang bisa dikatakan menjadi > > “fotografer”, yang bisa mengubah foto biasa menjadi lebih luar biasa. > > Siapa yang menjadi pemain utamanya? Tentu saja Smartphone. Smartphone > > sudah menjadi kamera utama yang dipakai setiap orang. > > > Jutaan foto dan video yang setiap hari diupload dan di dowload, dan > > kamera menjadi fitur yang penting bagi bagi para pemilik smartphone. > > Berangkat dari sini, sekarang banyak vendor smartphone membuat > > teknologi kamera semakin serius, bahkan bisa dikatakan, compact camera > > sekarang fungsinya sudah mulai tergantikan oleh smartphone. > > HTC adalah salah satu vendor yang berusaha menjadikan kamera pada > > smartphone, bukan lagi fitur pelengkap saja, tetapi berusaha > > menjadikan teknologi kamera pada smartphone menjadi unggulan. Ketika > > mengangkat tema ini dalam amazing camera di seri HTC One (X, S, V) > > terdahulu, HTC bahkan sudah yakin kalau kamera pada smartphonenya > > sudah bisa diandalkan dengan membuat test ini > > >http://blog.htc.com/best-camera-phone/. Test tersebut meminta orang > > membedakan, mana foto yang diambil dari HTC one X , dan mana yang dari > > kamera > > > profesional. You can try it. > > > Boldly Go.. > > Tahun lalu kita menganggap tahun kamera 8 MP, MegaPixel, karena > > kebanyakan semua kamera di smartphone hi-end berkekuatan 8MP. Tahun > > 2013 kita berharap teknologi kamera smartphone yang baru adalah 13MP. > > Mencengangkan dan langkah berani, kata banyak kritikus IT, ketika HTC > > meperkenalkan teknologi kamera yang berbeda dengan arus kamera > > smartphone kebanyakan, bukan 13MP seperti diperkirakan orang, tapi > > hanya 4 MP. > > (What? bahkan kamera smartphone paling low end HTC yg beredar sekarang > > sudah 5MP). > > > Pada saat launching HTC One, terpampang quote besar di layar: > > “The more megapixels a camera has, the better the pictures.” It’s a > > big fat lie. > > -David Pogue- New York Times. > > Semakin besar megapixel kamera, semakin bagus fotonya, adalah bohong > > besar.. . sepertinya bukan pernyataan sembarangan. Bukankah pengertian > > itu yang kita yakini sampai sekarang, bahwa kamera dengan megapixel > > lebih besar tentu lebih baik?. > > Jarang sekali pemilik smartphone 8MP, akan menset kameranya cukup di > > 3MP, tapi pasti di 8MP dengan maksud menangkap momen terbaik. > > > Saya bertemu banyak orang yang ketika memilih membeli smartphone > > kebanyakan menanyakan besaran megapixel kameranya. Dan hampir semua > > menganggap kamera smartphone 8MP akan lebih bagus dari 5MP, walaupun > > terpaut 1 tahun releasenya. > > > David Pogue yang diceritakan di atas, termasuk salah satu orang dan > > banyak fotografer lain yang tidak percaya akan mitos, semakin besar > > megapixel kamera, maka akan semakin bagus hasil fotonya. > > Selain seorang fotografer, kolumnis di NY Times, David juga dipercaya > > membuat film untuk Discovery network. Saat proyek film untuk Discovery > > ini David membuat percobaan tentang mitos megapixel. > > David memfoto seorang bayi dengan resolusi 13MP, 8MP dan 5MP, kemudian > > mencetaknya masing-masing menjadi foto dengan ukuran kurang lebih > > 40×60 cm. > > Foto tersebut dipasang berjejer di Union Square, Manhattan. > > Kepada orang yang lewat , David meminta mereka untuk menunjukkan mana > > foto yang 13MP, 8MP dan 5MP. > > Hasilnya hampir semua voluntir salah menentukan mana foto yg 13MP, 8MP > > dan 5MP. Hanya 1 orang yang berhasil menebak dengan benar, dan orang > > yang berhasil ternyata seorang profesor fotografi dan itupun karena > > beruntung menebak. Jadi tidak ada perbedaan di cetakan foto tersebut > > walau ukuran megapixelnya berbeda. > > > Jadi sebenarnya apa yang penting untuk menghasilkan foto yang bagus? > > Besarnya mega pixel ternyata sedikit sekali pengaruhnya terhadap > > ketajaman gambar. Faktor terpenting selain “man behind the gun” adalah > > lensa kamera , image sensor, dan algoritma di belakangnya. > > Jadi apakah pixel besar sama sekali tidak berguna? Tentu saja ada > > keuntungan di pixel yg besar, yaitu jika kita butuh foto yang akan > > kita cetak dengan ukuran super besar, seperti foto keluarga diatas 1 > > meter yg digantung dengan bingkai emas di ruang keluarga. > > Atau ketika kita foto bersama puluhan teman, kemudian anda merasa wah > > saya tampil cantik disana dan ingin meng-crop wajah anda sendiri.. > > pixel yang besar memungkinkan foto muka anda masih dikenali. > > Tapi untuk kasus pertama, biasanya kita tidak akan menggunakan > > smartphone, tapi foto di studio, untuk mendapatkan foto keluarga > > dengan background dan muka2 yang tampil bagus:-) > > Untuk kasus ke-2, rasanya 13MP kamera-pun untuk meng-crop wajah dari > > sekian puluh orang, tentu saja tidak bisa benar2 halus, tapi sekedar > > untuk menjadi profil picture..mungkin boleh lah:-) > > > HTC merasa perlombaan megapixel pada smartphone akhirnya hanya > > melahirkan angka2 yang semakin besar tapi hanya sedikit membawa > > perubahan pada kualitas foto. Untuk itu HTC mencoba menggali kembali > > teknologi fotografi secara dasar, dan memutuskan untuk berbeda arah > > dengan vendor lain, berani mengabaikan urusan megapixel, dan memilih > > untuk menghasilkan kualitas foto yang lebih baik. > > Bisa dibilang ini menjadi langkah berani, karena menentang arus dimana > > asumsi kebanyakan orang sudah terpatri pedoman seperti mitos diatas, > > semakin besar megapixel, semakin bagus foto yang dihasilkan. > > Mengeluarkan teknologi yang berbeda dan melawan arus, berarti butuh > > usaha extra untuk mengedukasi lagi masyarakat tentang “kebenaran” > > fotografi di smartphone. > > > UltraPixel > > Foto-foto yang sekarang ada di layar smartphone kita, yg tampil di > > layar entah 4 inci , 5inci atau 6 inci, sebenarnya adalah hasil > > penangkapan cahaya di sebuah image sensor. > > Pada saat kita menekan tombol shutter kamera, cahaya masuk melalui > > lensa kamera dan diterima oleh image sensor, direkam sebagai hasil > > foto. Begitu kira-kira gambaran simplenya bagaimana sebuah proses foto > > terjadi. > > > Image sensor ini sebenarnya untuk smartphone ukurannya sangat kecil. > > Smartphone sekelas hTC One X, Samsung S3 atau iPhone 4s, kira-kira > > ukuran image sensornya hanya 4.54mm x 3.42mm, ukuran ini kira2 hanya > > sebesar ¼ kuku jari jempol tangan kita. > > Bandingkan ukurannya dengan kamera profesional DSLR, misal Canon EOS > > 5D MarkII. Ukuran image sensornya 36mm x 24mm, yang berarti luasnya > > lebih dari 20x image sensor smartphone. > > Membesarkan ukuran image sensor pada smartphone bukan perkara mudah, > > karena ini beruntun nanti hubungannya dengan ukuran lensa, bukaan, > > filter dll, sehingga akan mengorbankan > > ... > > read more » -- ========== Download Aplikasi Kompas versi Digital dan Keren https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kompas.android.kec -------------------------- Download Aplikasi AR "MONSTAR" dari Indosat https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ar.monstarunity --------------------- Galaxy Note 2 Best Deal Rp. 6,499rb hanya di Multiply.com! Garansi resmi. Dapatkan segera! http://bit.ly/gaddrotor -------------------- Akses cepat Android Online Cloud Storage milik sendiri, Rp 1000 / 1GB, server lokal, domain istimewa : http://your-name.android.my.id -------------------- Aturan Umum ID-Android: http://goo.gl/MpVq8 Join Forum ID-ANDROID: http://forum.android.or.id ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community " dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke id-android+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
