Kayanya IMO serius nih nggarap androidnya.  Bisa leading ntr dia di antara 
ponsel lokal laen yg palingan ngusung andro2an.
Saya rasa kalo emang konten dah bagus pasti banyak org pake walopun ga 
ngerti/mau oprek2
-----Original Message-----
From: Agus Hamonangan <[email protected]>
Date: Fri, 26 Mar 2010 05:32:26 
To: <[email protected]>; <[email protected]>; 
<[email protected]>; <[email protected]>
Subject: [id-android] WTI: IMO Yakin Masa Depan Android Tidak Pahit

VIVAnews - Sebagian besar produsen ponsel merk lokal pesimis dengan
masa depan sistem operasi Android di Tanah Air. Pasalnya, selain
pasarnya belum terlihat, investasi untuk ponsel-ponsel berbasis
Android relatif lebih mahal ketimbang ponsel non-Android.

Namun, pandangan demikian tidak berlaku bagi Sarwo Wargono, Presiden
Direktur Ponsel IMO. Menurutnya, Android memiliki masa depan yang
cerah di Indonesia, tak terkecuali yang tersematkan pada ponsel-ponsel
lokal, seperti IMO contohnya.

"Kami terinsipirasi dengan Steve Jobs. Dia mampu membuktikan bahwa
konten dan aplikasi bisa lebih profitable dibandingkan handset.
Artinya, di masa depan, konten memang punya pengaruh dan value kuat,"
kata Sarwo usai Peluncuran Paket Bundling IMO B199-Kartu AS di
Jakarta, Kamis 25 Maret 2010.

Karena itu, tambah dia, vendor-vendor ponsel merk lokal di Tanah Air
perlu inisiatif menciptakan pasar untuk Android, tak hanya sekedar
menunggu respons baik dari pasar saja.

"Pasar atau tren itu tidak datang sendiri. Itu berhubungan dengan
elemen-elemen di dalam ekosistem pasar. Kalau OEM, operator sebagai
penyelenggara jaringan, pengembang konten, dan regulator sudah saling
mendukung, pasar Android akan tercipta dengan sendirinya," jelas
Sarwo.

Sebagai pelopor di ranah produsen ponsel merk lokal yang memboyong
Android ke dalam portofolio produknya, saat ini, IMO terus agresif
mengedukasi pasar terhadap Androd.

"Dibantu dengan operator, kami akan menciptakan penetrasi Android
baru. Kami juga ingin membuka ruang seluas-luasnya untuk para
pengembang di Indonesia melalui IMO-Droid App Store," ucapnya.

"Ini kesempatan baik karena dengan Google Android mereka tak perlu
terlibat dengan isu lisensi lagi. Sehingga, ini bisa menjadi salah
satu wadah kreativitas mereka sebebas-bebasnya," tandas Sarwo.

Jika saat ini para pengembang mulai menciptakan konten-konten baru
khusus Android, Sarwo yakin ke depannya masyarakat mulai melirik
keberadaan Android. "Yang memakainya hari ini developer, tapi ketika
kontennya sudah beragam nanti, pengguna Android akan meluas,"
paparnya.

"BlackBerry pun membutuhkan waktu untuk menjadi besar seperti
sekarang. Maka dari itu, saya rasa pelan-pelan Android akan membesar
sendiri pasarnya," jelas Sarwo.

November silam, IMO bersama IM2 meluncurkan IMO S900, diklaim sebagai
ponsel dual-band GSM900/DCS1800 atau GSM850/DCS1900 yang mengadopsi
sistem operasi Android pertama di Indonesia.

Dipersenjatai oleh prosesor Samsung S3C2448 dengan clock speed 400MHz,
dan dibantu oleh 128MB ROM dan 128MB RAM, ponsel berdimensi 5,7 x
10,65 x 1,44 cm ini menyediakan sejumlah fitur menarik.

Kamera berkemampuan 2 megapiksel, pemutar musik dan video, aplikasi
dan launcher seperi Google Search, I Tweet, Instant Messaging
Yahoo!Messenger, MSN, Google Talk, MSN Messenger, Jabber, ICQ,
MySpace, dan lainnya sudah ada.

Unutk aplikasi bisnis, pada IMO S900 juga disematkan layanan pushmail,
Doc Viewer, dan PDF Viewer. Sementara di sisi konektivitas, selain
Bluetooth 2.0 dan USB 1.1, IMO S900 menyematkan kemampuan Wi-Fi 802.11
b/g dan GPRS.

Ketika itu, IMO S900 mulai dipasarkan dengan banderol harga Rp 2,25
juta per unit.
• VIVAnews

http://teknologi.vivanews.com/news/read/139211-imo_yakin_masa_depan_android_tidak_pahit

-- 
Salam,


Agus Hamonangan

Japri:  [email protected]

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

To unsubscribe from this group, send email to 
id-android+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

To unsubscribe from this group, send email to 
id-android+unsubscribegooglegroups.com or reply to this email with the words 
"REMOVE ME" as the subject.

Kirim email ke