http://m.detik.com/inet/read/2013/05/30/082432/2259857/317/curhat-htc-soal-dominannya-samsung

Selain sebagai produsen smartphone
terbesar di dunia, Samsung juga mempunyai
posisi strategis sebagai pemasok komponen
ponsel. Nah, posisinya inilah yang dituding HTC
dimanfaatkan Samsung untuk menjegal pesaing.
Presiden HTC Asia Utara Jack Tong mengatakan,
Samsung telah menggunakan kekuasaannya
dalam bisnis komponen ponsel untuk lebih gesit
di pasar dan melawan para kompetitor.
Tuduhan Tong diklaim bukan tanpa dasar. Sebab
HTC punya pengalaman buruk saat bekerja sama
dengan Samsung. Dimana perusahaan asal Korea
Selatan itu menolak memasok layar Amoled untuk
handset HTC Desire pada tahun 2010.
Menurut laporan Focus Taiwan dan dikutip
detikINET , Kamis (30/5/2013), Tong menuduh
Samsung menggunakan komponen sebagai
'senjata kompetitif' untuk menekan perusahaan
yang dilihat sebagai ancaman terhadap posisi
mereka yang memimpin pasar di perangkat
Android.
"Kami menemukan bahwa pasokan komponen
kunci dapat digunakan sebagai senjata
kompetitif," tukas Tong.
HTC sendiri menyadari hal ini, apalagi vendor asal
Taiwan seperti Asus dan Acer pun mulai bergeliat
di pasar ponsel cerdas. Tak ingin bergantung
pada Samsung, HTC pun berusaha menjaga
kearifan lokal.
Maksudnya, mereka tengah berusaha untuk
menggunakan komponen yang berbasis di Taiwan.
Termasuk membujuk perusahaan asing membuat
komponennya di Taiwan agar lebih murah.

-- 
==========

INDOSAT SUPER 3G plus
http://www.indosat.com/Personal/Internet/INDOSAT_SUPER_3G_plus
---------------------
ID-Android on YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A 
--------------------
Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi : 
http://www.hostune.com
--------------------
Aturan Umum  ID-Android: http://goo.gl/MpVq8
Join Forum  ID-ANDROID: http://forum.android.or.id
==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community " dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke id-android+berhenti [email protected] .


Kirim email ke