Benar Om BTel kembali ke single brand (one brand), Esia, AHA di lebur menjadi Esia Max-D
Bakrie Telecom Gelar RUPS dan RUPS-LB[image: Bakrie Telecom Gelar RUPS dan RUPS-LB] *Revitalisasi BTEL Berhasil Kembalikan Kekuatan Brand Esia* - Pendapatan data melonjak lebih dari dua kali lipat, atau 147%, - Jumlah pelanggan data naik 99,3%, - ARPU meningkat 5% Jakarta, 11 Juni 2013 - Program revitalisasi yang dicanangkan manajemen PT. Bakrie Telecom, Tbk (BTEL) di pertengahan tahun 2012 semakin menunjukkan hasil positif, khususnya setelah perusahaan mengintegrasikan semua produk dan layanan di bawah satu brand - Esia - dan menghilangkan variasi harga antara beragam layanan. Hasilnya, pendapatan perusahaan dari segmen data meningkat lebih dari dua kali lipat dan jumlah pelanggan meningkat hampir dua kali lipat. "Di tengah menurunnya kinerja industri telekomunikasi yang disebabkan oleh persaingan sangat ketat dan kejenuhan pasar, kami bangga BTEL mampu bergerak positif. Jumlah pelanggan dan pendapatan data melonjak tajam, padahal beban marketing perusahaan di tahun 2012 justru jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Semua ini dikarenakan kekuatan brand Esia terbukti masih sangat digemari dan dipercaya masyarakat khususnya di wilayah JBJB," kata Presiden Direktur PT. Bakrie Telecom, Tbk (BTEL) Jastiro Abi, yang akrab disapa Abi di hadapan Rapat Umum Pemegang Saham BTEL hari ini. Lebih jauh Abi berharap hasil ini bisa diartikan bahwa revitalisasi telah berdampak positif terhadap kondisi internal dan eksternal perusahaan. "Program revitalisasi mulai mengembalikan kekuatan intrinsik BTEL yang pernah membawa perusahaan mencapai kinerja puncak di awal tahun 2008 - akhir 2009, yaitu filosofi bisnis yang mengutamakan kemudahan dan kesederhanaan (convenience and simplicity), kultur perusahaan yang dinamis, dan kekuatan brand Esia yang mengutamakan kualitas, inovasi dan unique customer experience," tambah Abi. Selain itu Abi meyakini bahwa secara eksternal, hasil yang sangat menggembirakan ini menandakan bahwa program revitalisasi mulai berhasil menciptakan momentum pertumbuhan baru bagi perusahaan, mengikuti dinamika konsumen yang terus berubah dengan cepat. Di saat yang bersamaan dengan RUPS Tahunan Perseroan, BTEL juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS- LB) untuk melakukan pergantian struktur Dewan Direksi dan Dewan Komisaris perseroan. Anindya Bakrie yang sebelumnya menjabat Presiden Direktur diangkat menjadi Komisaris Utama Perseroan menggantikan Bobby Gafur Umar yang menjadi Wakil Komisaris Utama. Saat ini jajaran direksi terbaru BTEL adalah Anindya N. Bakrie sebagai Komisaris Utama, Jastiro Abi sebagai Presiden Direktur, Imanuddin K. Putra sebagai Direktur Human Resources, serta Eka Anwar sebagai Direktur Marketing. Adapun jabatan Direktur Keuangan dijabat oleh Bachder Bachtarudin, Direktur Legal &Compliance dijabat oleh Harya Mitra Hidayat. "Kami sangat bersyukur bahwa keputusan tegas yang diambil manajemen di tahun 2012 membuahkan hasil yang lebih baik dan lebih cepat dari perkiraan semula.Yang lebih menggembirakan hasil positif tersebut justru berhasil kami bukukan di saat kondisi industri telekomunikasi nasional sedang mengalami penurunan kinerja yang signifikan," kata Komisaris Utama BTEL yang baru Anindya Novyan Bakrie. *Seluruh Ukuran Operasional Menguat* Menurut Anin, hampir seluruh ukuran menunjukkan bahwa kinerja operasional BTEL semakin kuat di keseluruhan lima pilar yang difokuskan dalam program revitalisasi BTEL yaitu: program restrukturisasi keuangan, program penguatan fungsi organisasi khususnya tata kelola dan budaya perusahaan, program penguatan konsep one brand - one price untuk mengembalikan kekuatan brand Esia, program meningkatkan pendapatan data, serta program meningkatkan kualitas produk dan layanan. "Manajemen kami rampingkan dan orang-orang terbaik di bidangnya kami rekrut, kekuatan ESIA sebagai brand kami kembalikan, data kami genjot, dan kualitas produk-layanan BTEL secara signifikan kami tingkatkan dengan fokus inovasi sesuai kebutuhan pelanggan. Langkah-langkah jelas dan tepat telah kami jalankan, ke depan tentu kondisi dan semangat ini harus terus kami tingkatkan,” tambah Anin. Di aspek keuangan, walaupun total pendapatan perusahaan menurun tipis dari Rp.3,195 triliun menjadi Rp.2,974 triliun yang disebabkan oleh menurunnya pendapatan dari segmen voice, pendapatan BTEL dari segmen data justru meningkat lebih dari dua kali lipat atau 147% menjadi Rp.253 milyar di akhir tahun 2012 dari Rp.102 milyar di tahun 2011. Lonjakan pendapatan dari segmen data tersebut sejalan dengan peningkatan total pelanggan EVDO Bakrie Telecom yang naik menjadi 606.000 di akhir tahun 2012, atau tumbuh 99,3% dibandingkan tahun sebelumnya yang masih di kisaran 304.000. Selain itu, per akhir 2012, Bakrie Telecom berhasil mencatatkan kenaikan average revenue per user (ARPU) blended hingga Rp. 21.000, atau meningkat 5% dibandingkan Rp. 20.000 di periode tahun sebelumnya. Di saat yang sama, langkah penyehatan keuangan perusahaan juga tercermin dari penurunan beban pemasaran (marketing cost) hingga 35%, menjadi sebesar Rp. 302 Milyar, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp. 468 Milyar. Selain pendapatan operasional yang semakin tumbuh, manajemen BTEL juga bersyukur program revitalisasi telah meningkatkan posisi keuangan perusahaan secara menyeluruh.Beban keuangan perusahaan semakin ringan karena tidak lagi dibebani aset yang tidak produktif atau bunga hutang yang tinggi. "Perusahaan bisa tumbuh lebih cepat, lebih sehat, dan lebih memberikan nilai bagi pelanggan, karyawan dan pemegang saham.Bukti konkritnya sudah terlihat di kinerja perusahaan awal tahun 2013 ini," tegas Abi sambil menunjukkan keberhasilan BTEL membukukan perolehan laba usaha senilai Rp.50 milyar di kwartal 1 tahun 2013. Abi mengatakan bahwa setelah melunasi utang obligasi senilai Rp.650 milyar, perusahaan terus melakukan penguatan organisasi dan SDM dari level manajemen sampai ke tingkatan paling bawah dibarengi dengan program pelatihan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kemampuan inovasi setiap karyawan. "Brand Esia sangat kuat dan unik karena lima faktor utama yaitu: quality (kualitas), simplicity (kemudahan), affordability (keterjangkauan), customer experience (pengalaman unik pelanggan) dantechnology innovation (inovasi teknologi). Kami akan terus fokus mengembalikan dan menguatkan brand Esia di semua layanan dan produk baru yang akan kami luncurkan," tegas Abi. - See more at: http://bakrietelecom.com/artikel-bakrie_telecom_gelar_rups_dan_rupslb.html#sthash.ieOmJc1t.dpuf http://bakrietelecom.com/artikel-bakrie_telecom_gelar_rups_dan_rupslb.html 2013/7/31 Yudha HS <[email protected]> > mesti dipertahanin no nya nih, meski hanya utk data aja. hehehe dgr" di > gerai nya pun model ruim aha ini dh jarang. > > > > ____________________ > sent thru hybrid M7 > On Jul 31, 2013 8:20 PM, "Herry SW" <[email protected]> wrote: > >> Pengalaman pribadi saya: >> >> Kalau buat berinternet, mending pakai yang kartu AHA, Pak. Di tempat >> yang sama lebih stabil (dan kadang lebih cepat) daripada kartu Esia. >> >> >> >> Salam, >> >> >> Herry SW >> >> On Wed, 31 Jul 2013 08:39:36 +0700 >> Yudha HS <[email protected]> wrote: >> >> > RR tanya dong utk simcard/ruimcard kluaran aha/esia sepengalaman rr >> > better/lbh bagus yg mana yah. >> > selama ini lom pernah ganti" model sim nya masih pakai yg model aha (as >> > attach) tanpa set apn pun lgsg naik evdo nya. >> > >> > nah kalo dibanding dg yg model" esia maxd gitu/klo ada yg model lainnya, >> > better mana? plus minus nya yg pernah ditemuin apa? >> >> -- >> ========== >> >> INDOSAT SUPER 3G plus >> http://www.indosat.com/Personal/Internet/INDOSAT_SUPER_3G_plus >> --------------------- >> ID-Android on YouTube >> https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A >> -------------------- >> Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi : >> http://www.hostune.com >> -------------------- >> Aturan Umum ID-Android: http://goo.gl/MpVq8 >> Join Forum ID-ANDROID: http://forum.android.or.id >> ========== >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] >> Indonesian Android Community " dari Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke id-android+berhenti [email protected] . >> >> >> -- > ========== > > INDOSAT SUPER 3G plus > http://www.indosat.com/Personal/Internet/INDOSAT_SUPER_3G_plus > --------------------- > ID-Android on YouTube > https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A > -------------------- > Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi : > http://www.hostune.com > -------------------- > Aturan Umum ID-Android: http://goo.gl/MpVq8 > Join Forum ID-ANDROID: http://forum.android.or.id > ========== > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] > Indonesian Android Community " dari Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke id-android+berhenti [email protected] . > > > -- ========== INDOSAT SUPER 3G plus http://www.indosat.com/Personal/Internet/INDOSAT_SUPER_3G_plus --------------------- ID-Android on YouTube https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A -------------------- Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi : http://www.hostune.com -------------------- Aturan Umum ID-Android: http://goo.gl/MpVq8 Join Forum ID-ANDROID: http://forum.android.or.id ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community " dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke id-android+berhenti [email protected] .
