Saya kurang tahu mengetahui target terkini jurnalis media online. Tahun lalu, reporter dari beberapa media online berbeda saya ketahui minimal harus membuat satu lusin berita per hari. Ada yang targetnya malahan sampai 20 berita per hari. Di atas reporter ada redaktur yang membawahkan beberapa reporter sekaligus.
Dari situ bisa dilihat, betapa mereka harus kejar setoran. Akurasi menjadi kadang terlewatkan. Terima kasih. Salam, Herry SW On Tue, 13 Aug 2013 10:46:37 +0700 ??? (Ryo Saeba) <[email protected]> wrote: > 2013/8/13 Aji <[email protected]> > > > ** > > Sepertinya media online terkadang kurang cermat dalam publish berita ya... > > > > > "jurnalis" media online itu saya dengar sudah gak ada beda dengan supir > kendaraan umum (kecuali transjakarta): kejar setoran. duit didapat > berdasarkan kuantitas berita, bukan kualitasnya. ada berita yang jelas2 > ngawur seperti kompor induksi merupakan inovasi mahasiswa indonesia (dan > ini ditayangkan di kompas.com!), yang bikin mikir ini sebenarnya ada > editornya gak sih. atau mungkin editornya ada tapi magabut. -- ========== INDOSAT SUPER 3G plus http://www.indosat.com/Personal/Internet/INDOSAT_SUPER_3G_plus --------------------- ID-Android on YouTube https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A -------------------- Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi : http://www.hostune.com -------------------- Aturan Umum ID-Android: http://goo.gl/MpVq8 Join Forum ID-ANDROID: http://forum.android.or.id ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community " dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke id-android+berhenti [email protected] .
